Kapolri Jamin Usut Tuntas Kasus Ojol Tewas Dilindas Rantis

Berita453 Dilihat
banner 468x60

Jakarta, Berita Nusantara 89. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara langsung menemui keluarga almarhum Affan Kurniawan, sopir ojek online yang tewas tertabrak kendaraan taktis (rantis) Brimob, di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Jumat dini hari. Pertemuan tersebut menjadi wujud nyata institusi Polri dalam menindaklanjuti insiden tragis yang memicu keprihatinan publik luas.

Di RSCM, Kapolri menyampaikan permohonan maaf serta belasungkawa mendalam kepada keluarga dan komunitas ojek online. Ia juga menginstruksikan Divisi Propam Polri dan Polda Metro Jaya untuk mengusut kecelakaan ini dengan cepat dan transparan. “Kami menyesali atas musibah yang menimpa Affan. Semua jajaran agar menindaklanjuti insiden ini secara profesional,” tegasnya.

Kapolri : Tindaklanjuti Kasus Hingga Tuntas

Kepada wartawan, Kapolri menekankan bahwa Kadiv Propam telah menerima perintah langsung untuk menindaklanjuti kasus ini. Sementara tim dari Polda Metro Jaya juga telah mengunjungi keluarga korban untuk menawarkan dukungan penuh, termasuk memfasilitasi proses pemakaman.

Menurut Kadiv Propam, Irjen Abdul Karim, investigasi akan berlangsung terbuka dan objektif, bahkan melibatkan pihak eksternal untuk memastikan keadilannya. “Prosesnya harus seadil mungkin dan transparan. Kami akan terus memberikan update kepada publik atas perkembangan kasus,” ungkapnya dalam konferensi pers.

Selain itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri secara pribadi menyampaikan dukacita kepada keluarga. Ia menyatakan kesiapan institusi untuk menanggung semua kebutuhan medis dan keluarganya. “Kami sudah berkomunikasi dengan keluarga dan menyusun rencana perawatan serta penanganan pasca-kejadian ini,” tambah Asep Edi.

Insiden terjadi pada Kamis malam saat demonstrasi berlangsung di Jakarta. Sebuah rantis Brimob menabrak Affan, menyebabkan luka parah dan akhirnya meninggal dunia di rumah sakit. Tujuh anggota Brimob yang terlibat sudah menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Masyarakat menyambut langkah cepat Kapolri dan jajarannya dengan harapan agar proses hukum berjalan adil serta penuh transparansi. “Langkah ini menumbuhkan kepercayaan bahwa Polri serius dalam penegakan hukum dan perlindungan warga,” komentar seorang warga yang menyaksikan.

Kasus ini menjadi perhatian nasional karena menyentuh isu keselamatan warga dan keterlibatan aparat dalam tragedi. Banyak pihak mendesak agar Penegakan hukum bukan hanya untuk menindak pelaku, tetapi sekaligus memperbaiki prosedur operasional di lapangan agar tragedi serupa tidak terulang.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan