Inara Rusli Syok Dengan Tuduhan Perselingkuhan

Berita, Entertainment817 Dilihat

Jakarta, Berita Nusantara 89. Selebgram Inara Rusli menjadi sorotan publik setelah seorang wanita bernama Wardatina Mawa resmi melaporkannya ke polisi. Laporan tersebut terkait dugaan perselingkuhan dan perzinahan yang melibatkan Inara dengan seorang pria bernama Insanul Fahmi. Lebih jauh, Fahmi merupakan suami dari Wardatina. Polda Metro Jaya kin tengah menangani kasus ini.

Karina Putri, manajer Inara Rusli, menungkapkan ia sedang dalam kondisi syok dengan kabar ini. Perlu waktu menenangkan diri sehingga belum bisa memberikan klarifikasi laporan tersebut. ” Ya kaget. Kita semua kaget. Kenapa bisa, kita agak shock juga,” ujarnya, Minggu (23/11/2025).

“Jadi belum ada jawaban dari dianya. Nah, belum ada jawaban itu,” imbuhnya.

Kemudian Karina menjelaskan bahwa manajemen memberikan waktu untuk memproses kejadian ini. Selanjutnya, Karina belum bisa memastikan jawaban Inara Rusli terkait laporan tuduhan itu. Lebih jauh, ia mengatakan bahwa Inara Rusli mengkhawatirkan dampaknya terhadap psikologis anak-anaknya.

Tuduhan Perselingkuhan Kepada Inara Rusli

Sebelumnya, Wardatina Mawa melaporkan Inara Rusli ke Polda Metro Jaya atas tuduhan perselingkuhan. Wardatina menjelaskan bahwa kecurigaannya terhadap hubungan suaminya dan Inara bermula sejak Agustus 2024. Ia mengaku melihat perubahan sikap suaminya dan menemukan sejumlah indikasi yang tidak wajar.

Dalam keterangannya, Wardatina menegaskan bahwa ia telah menyerahkan bukti berupa rekaman CCTV yang menurutnya memperlihatkan interaksi mencurigakan antara Inara dan Insanul. Rekaman itu menjadi bukti kuat adanya hubungan yang lebih dari sekadar profesional.

Menurut penuturan Wardatina, hubungan antara Inara Rusli dan suaminya awalnya hanya sebatas rekan bisnis. Keduanya mulai bekerja sama pada akhir Juli 2024 dan saling mengenal melalui kegiatan kajian keagamaan. Meski awalnya bersifat profesional, ia menuturkan bahwa intensitas pertemuan dan komunikasi antara keduanya semakin meningkat. Seiring waktu, ia menilai kedekatan tersebut berubah menjadi hubungan pribadi yang melewati batas.

Kasus ini memicu diskusi luas mengenai moralitas figur publik. Tidak sedikit warganet yang menilai bahwa dugaan tersebut menjadi pukulan balik bagi Inara, mengingat perannya sebelumnya sebagai korban perselingkuhan. Meski begitu, proses hukum yang sedang berjalan tetap berpegang pada asas praduga tak bersalah hingga semuanya terbukti di pengadilan.

Dengan laporan resmi yang telah ada di polisi, kasus ini kini memasuki tahap penyelidikan lanjutan. Aparat dapat mengusut dugaan perselingkuhan ini secara objektif. Sementara itu, tantangan reputasi dan citra publik kini menjadi beban besar bagi Inara di tengah menanti perkembangan penyidikan.

Tinggalkan Balasan