Agus Andrianto Raih Detikcom Awards 2025

Sukses Membawa Kementerian Imipas Dalam Transformasi Digital Layanan Publik

Berita452 Dilihat

Jakarta, Berita Nusantara 89. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menerima penghargaan bergengsi dalam ajang Detikcom Awards 2025. Penghargaan ini sebagai pengakuan atas keberhasilan Transformasi Digital Layanan Publik di Kemenimipas. Lebih jauh, Agus Andrianto meluncurkan serangkaian inovasi pelayanan. Hasilnya, pelayanan imigrasi dan pemasyarakatan lebih cepat, transparan, dan berdampak positif bagi masyarakat.

Menteri Agus Andrianto menerima penghargaan ini di The Westin Jakarta, Selasa (25/11/2025). Kemudian penghargaan ini untuk menegaskan kiprah KemenImipas dalam transformasi layanan publik.

Dalam sambutannya usai menerima penghargaan, Agus menegaskan bahwa penghargaan ini bukanlah miliknya pribadi saja, melainkan buah kerja keras seluruh jajaran di kementerian — dari pejabat eselon tinggi hingga petugas lapangan. Ia menyampaikan apresiasi khusus kepada seluruh pegawai yang telah bekerja siang malam untuk mewujudkan layanan publik yang layak dan humanis.

“Ini bukan capaian pribadi saya. Melainkan kerja keras lebih dari 6.500 insan Kemenimipas seluruh di Indonesia. Kami hadir sebagai motor untuk mendorong Indonesia menjadi bangsa yang maju, sekarang dan di masa depan,” ujar Menteri Agus Andrianto.

Detikcom Awards 2025 untuk Menteri Agus Andrianto
Detikcom Awards 2025 untuk Menteri Agus Andrianto

Setahun Agus Andrianto Menahkodai KemenImipas

Setahun menjabat, Agus memimpin upaya transformasi besar di lingkungan kementerian. Merombak layanan di bidang keimigrasian dan pemasyarakatan. Selanjutnya menteri Agus juga mengedepankan layanan berbasis digital dan mekanisme administratif yang lebih efisien. Hal ini juga mencerminkan upaya memperbaiki citra birokrasi, serta meningkatkan akuntabilitas dan profesionalisme di tubuh administrasi publik.

Agus menekankan bahwa transformasi layanan tidak boleh berhenti pada penghargaan. Menurutnya, penghargaan ini semestinya menjadi momentum untuk terus meningkatkan pelayanan, memperluas akses, dan menjaga konsistensi agar seluruh masyarakat, di mana pun berada, bisa merasakan manfaat konkret dari reformasi birokrasi ini.

Lebih jauh, kebijakan inovatif di Kemenimipas juga mencakup penyederhanaan prosedur imigrasi dan pemasyarakatan, percepatan pengurusan dokumen, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk mempermudah pelayanan. Langkah ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, khususnya bagi warga yang membutuhkan layanan cepat dan transparan tanpa birokrasi berbelit.

Kemenimipas melakukan reformasi yang tidak hanya membangun sistem modern, tetapi juga memberikan dampak bagi masyarakat. Akses keimigrasian kini lebih mudah, antrean layanan berkurang signifikan, dan penggunaan autogate semakin meluas.

Program pembinaan pemasyarakatan juga berdampak pada peningkatan keterampilan kerja Warga Binaan sehingga peluang reintegrasi sosial dan kontribusi ekonomi mereka semakin kuat. Peningkatan penerimaan negara melalui PNBP turut menjadi bukti keberhasilan reformasi yang memberikan nilai balik nyata bagi negara.

Meski demikian, masih ada tantangan ke depan. Agar transformasi ini berkelanjutan, Kemenimipas perlu memastikan bahwa digitalisasi dan penyederhanaan prosedur tetap menjangkau seluruh daerah — termasuk wilayah terpencil. Serta petugas selalu menjalankan layanan dengan profesional dan tanpa diskriminasi. Selain itu, adanya upaya reguler untuk mengevaluasi kepuasan masyarakat dan memperbaiki layanan secara responsif terhadap masukan publik.

Ke depan, Agus berharap inovasi pelayanan tidak hanya berhenti pada kemudahan administratif. Ia ingin layanan imigrasi dan pemasyarakatan bisa menjadi contoh layanan publik modern, humanis, dan inklusif, yang benar-benar memudahkan masyarakat dan menegakkan prinsip keadilan serta akses yang setara.

Dengan penghargaan ini, semangat reformasi birokrasi dan layanan publik di Kemenimipas diperkuat. Masyarakat dapat menaruh harapan bahwa layanan publik ke depan akan lebih cepat, transparan, dan mendukung kebutuhan warga dengan lebih optimal.

Tinggalkan Balasan