Arsenal Sempura Di Liga Champions !

Berita, Olahraga101 Dilihat

Jakarta, Berita Nusantara 89. Arsenal tampil sebagai tim paling dominan di Liga Champions musim 2025/2026 setelah mencatat lima kemenangan beruntun di fase grup. Hasil ini menegaskan mereka sebagai satu-satunya klub yang berhasil mempertahankan rekor 100 persen kemenangan, sebuah pencapaian yang membuat mereka melesat sebagai kandidat kuat juara musim ini.

Sebelum laga melawan Bayern Munchen, keduanya sama-sama menorehkan rekor 4 kemenangan. Namun akhirnya Harry Kane harus takluk di kandang lawan membiarkan the Gunners nyaman di puncak klasemen. Dalam laga tersebut, Arsenal menumbangkan Bayern Munich dengan skor meyakinkan 3–1 di Emirates Stadium.

Arsenal vs Bayern Munchen

Pertandingan berlangsung intens sejak awal, namun tim tuan rumah menunjukkan stabilitas permainan dan efektivitas penyelesaian akhir yang menjadi ciri khas mereka sepanjang musim. Gol pembuka olej Jurrien Timber melalui sundulan presisi setelah memanfaatkan umpan silang terukur. Bayern sempat bangkit 10 menit berselang melalui gol Lennart Karl.

Babak kedua, kontrol penuh di tangan Arsenal. Masuknya Noni Madueke memberikan perubahan signifikan. Winger muda itu berhasil mencetak gol kedua lewat aksi individu di menit 69. Selanjutnya Gabriel Martinelli memastikan kemenangan lewat penyelesaian cepat di menit 77 yang menutup laga. Hasil ini tidak hanya menambah tiga poin bagi Arsenal, tetapi juga memperkuat posisi mereka di puncak klasemen grup tanpa satu pun kekalahan atau hasil imbang.

Rekor 100 Persen Kemenangan

Sebelum laga, Arsenal, Inter Milan dan Bayern Munchen menjadi tim yang belum terkalahkan. Lebih jauh, kemenangan melawan Bayern dan Inter Milan yang takluk di Atletico Madrid mematahkan kompetitornya.

Rekor kemenangan beruntun ini membawa Arsenal ke puncak klasemen sementara Liga Champions 2025/2026.

Arsenal Yang Lebih Dewasa

Di bawah arahan Mikel Arteta, The Gunners terlihat jauh lebih dewasa dalam mengelola ritme permainan, bertahan dengan rapat, serta memaksimalkan setiap peluang yang tercipta. Kedalaman skuad mereka juga terbukti berperan besar, mengingat rotasi yang dilakukan Arteta tetap menjaga kualitas permainan.

Di sisi lain, keberhasilan menyapu bersih seluruh laga tentu memberikan keunggulan mental. Tim mana pun yang menjadi lawan Arsenal di fase gugur harus menghadapi fakta bahwa klub London ini sedang berada dalam performa terbaiknya. Momentum seperti ini tak hanya membangun rasa percaya diri pemain, tetapi juga memberikan sinyal kuat bahwa Arsenal tidak lagi sekadar menjadi pesaing, melainkan benar-benar siap bersaing di level paling tinggi.

Kendati demikian, Arteta menegaskan pentingnya tetap fokus dan tidak terbawa euforia. Kompetisi masih panjang dan tekanan di fase gugur akan berbeda. The Gunners harus menjaga stabilitas, terutama saat menghadapi tim-tim besar Eropa yang memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi pertandingan krusial.

Para analis menilai bahwa keberhasilan Arsenal mempertahankan rekor sempurna hingga lima laga bukanlah kebetulan. Kombinasi taktik modern, intensitas tinggi, dan kekompakan skuad membuat mereka unggul atas banyak pesaing. Bahkan, jika tren ini mampu dipertahankan hingga akhir fase grup, Arsenal berpeluang mengukir catatan sejarah baru di kompetisi elit Eropa tersebut.

Dengan satu pertandingan tersisa di fase grup, Arsenal berada dalam posisi ideal untuk menutup babak ini dengan hasil sempurna. Apapun hasil pertandingan terakhir nanti, performa mereka sejauh ini sudah cukup mencuri perhatian dan menempatkan Arsenal sebagai salah satu tim paling berbahaya musim ini.

Tinggalkan Balasan