Pemain Indonesia Di Liga Eropa 2025/2026

Berita, Olahraga571 Dilihat

Jakarta, Berita Nusantara 89. Dalam Kompetisi Liga Europa musim 2025-2026, tercatat 3 pemain Indonesia yang membela klub masing-masing. Selanjutnya Matchday kelima Liga Eropa pada Jumat (28/11/2025) dini hari WIB, setidaknya satu pemain yang akan tampil. Sorotan khusus tertuju pada pemain berdarah Indonesia, Dean James di tim Go Ahead Eagles Belanda.

Selanjutnya ada Calvin Verdonk, yang membela Lile OSC, Prancis. Kemudian Miliano Jonathans dari Utrecht, Belanda. James dan Jonathans memiliki peluang tampil membela klubnya masing-masing di kancah Eropa malam ini. Sedangkan Verdonk harus menepi karena mengalami cedera.

Verdonk dan James khususnya, secara konsisten menjadi andalan utama klub mereka. Menegaskan bahwa talenta berdarah Indonesia mampu bersaing di level tertinggi Benua Biru. Keberadaan mereka di UEL tidak hanya membanggakan, tetapi juga memberikan harapan segar bagi masa depan Tim Nasional Indonesia.

Statistik Pemain Indonesia di UEFA European League

Secara keseluruhan, konsistensi Verdonk dan James sebagai pemain kunci dan starter di klub UEL. Mereka adalah bukti nyata peningkatan kualitas pemain Indonesia di Eropa. Mereka menjadi teladan bahwa pemain Indonesia mampu bersinar dan menjadi andalan klub Eropa di kompetisi besar. Keberadaan ketiga pemain ini di UEL musim 2025/2026 secara jelas meningkatkan reputasi sepak bola Indonesia di panggung global.

Calvin Verdonk Pemain Indonesia Yang Menjadi Pilar Pertahanan Lille

Calvin Verdonk, bek kiri yang membela klub Ligue 1 Prancis, LOSC Lille. Telah membuktikan diri sebagai pilar yang tidak tergantikan di awal musim Liga Europa. Kepercayaan oleh staf pelatih Lille terlihat jelas dari menit bermain yang ia kantongi:

  • Laga Pembuka UEL: Verdonk tampil sebagai starter penuh selama 90 menit saat Lille menghadapi SK Brann. Lille berhasil meraih kemenangan penting 2–1 atas Brann, menunjukkan ketahanan dan konsistensi fisiknya.
  • Rotasi Melawan AS Roma. Keluar pada menit ke-69 saat melawan raksasa Italia, AS Roma, Verdonk tetap turun sebagai starter.

Melansir situs resmi UEFA, Verdonk telah melakoni 4 laga dengan 335 menit bermain. Lebih jauh, Verdonk tampil apik dengan 1 assist. Selanjutnya ia juga mendapatkan 1 kartu kuning. Lebih jauh, di League 1 Prancis, Verdonk telah mengoleksi 5 penampilan.

Konsistensi Verdonk sebagai starter di ajang sekelas UEL menandakan bahwa ia telah mapan sebagai salah satu andalan pertahanan Lille. Pengalaman ini sangat vital dan akan menjadi aset berharga jika ia kelak memperkuat Skuad Garuda.

Dean James : Bek Sayap Rasa Penyerang, Pahlawan Assist

Sorotan paling besar tertuju pada Dean James, bek sayap Go Ahead Eagles dari Eredivisie Belanda. Dean James tidak hanya menjadi starter reguler, namun ia juga memberikan kontribusi nyata dalam bentuk angka.

  • Debut UEL Fase Grup: James mengawali kiprahnya sebagai bek kiri starter penuh saat Go Ahead Eagles melawan FCSB.
  • Mencetak Dua Assist: Puncak penampilannya terjadi saat melawan Panathinaikos. James kembali menjadi starter dan sukses mencetak dua assist yang krusial, membantu timnya meraih kemenangan dramatis 2–1. Kontribusi langsung ini menempatkannya sebagai salah satu bek paling efektif di timnya.
  • Performa Laga Tandang. Perannya kembali vital saat ia bermain penuh 90 menit sebagai bek kiri dalam pertandingan tandang melawan klub Inggris, Aston Villa.

Kesuksesan Dean James dalam mencetak assist menunjukkan kualitasnya yang multifungsi. Tidak hanya kokoh dalam bertahan, tetapi juga sangat agresif dan efektif dalam membantu serangan. Ini adalah profil pemain modern yang sangat penting.

James telah bermain selama 3 musim untuk Go Ahead Eagles di Eredivisie. Total hingga musim ini ia telah memainkan 44 pertandingan di Liga Belanda ini. Lebih jauh, ia juga berhasil mencetak 2 gol di musim sebelumnya, dan 1 gol di musim ini.

Pada Musim keduanya, 2024/2025, ia telah menjadi langganan starter dalam 25 pertandingan Go Ahead Eagles di Eredivisie.

Miliano Jonathans: Menanti Kesempatan di Utrecht

Sementara itu, pemain muda Miliano Jonathans yang memperkuat FC Utrecht juga tercatat dalam daftar pemain Indonesia di Liga Europa. Meski dengan menit bermain yang lebih terbatas di fase grup.

  • Kontribusi Playoff. Jonathans sempat mencatatkan 29 menit bermain dalam sebuah laga playoff UEL, membantu FC Utrecht mengamankan tempat mereka di fase grup.
  • Keterbatasan Menit. Sayangnya, di fase grup, Jonathans relatif sering menghangatkan bangku cadangan. Seperti saat FC Utrecht bermain imbang 1–1 melawan FC Porto.

Meski minim menit bermain Jonathans, keberadaannya di skuat Utrecht yang berlaga di UEL tetap menjadi indikasi potensi besarnya di masa depan.

Tinggalkan Balasan