Profil Wali Kota Sibolga, Sempat Hilang 4 Hari di Tengah Longsor

Berita139 Dilihat

Sibolga, Berita Nusantara 89. Nama Akhmad Syukri Nazri, Wali Kota Sibolga, Sumatera Utara, kini menjadi perbincangan hangat. Namanya mencuat setelah terungkap bahwa ia berjuang selama empat hari berjalan kaki menembus lokasi longsor.

Kisah ini mempertegas citra kepemimpinan yang ia jalankan selama menjabat. Artikel ini merangkum latar belakang dan rekam jejak di balik aksi heroik yang menunjukkan dedikasi tinggi terhadap masyarakat Sibolga.

Wali Kota Terpilih Sibolga 2025 – 2030

Syukri sebagai figur yang memiliki akar kuat di Sibolga. Sebelum menjabat sebagai Wali Kota, perjalanan karier dan pengabdiannya di legislatif.

Politisi Partai NasDem ini merupakan Wali Kota terpilih dalam kontestasi Pilkada Serentak 2024. Syukri berpasangan dengan Wakil Wali Kota petahana, Pantas Maruba Lumbantobing. Pasangan ini menang 52,46%, mengantongi 26.551 suara pada saat Pilkada 2024 kemarin.

Sebelumnya ia merupakan anggota DPRD Sibolga sejak Pemilu 2019. Selanjutnya dalam periode di legislatif, Syukri menjabat sebagai Ketua DPRD Sibolga 2019/2024. Lebih jauh, Syukri sebelumnya pernah menjadi ajudan Bupati Tapanuli Tengah periode 2017-2022, Bakhtiar Ahmad Sibarani.

Hilang 4 Hari

Sebelumnya Wali Kota Sibolga hilang selama empat hari. Ketua NasDem Sumatera Utara, Iskandar ST, menegaskan bahwa hilang komunikasi sejak Kamis (27/11/2025). “Memang belum bisa menghubungi, bukan dia saja, semua kader NasDem nggak bisa juga,” ujar Iskandar. Kemudian ia menjelaskan bahwa komunikasi terputus di wilayah terdampak.

Menurut Iskandar, Syukri berangkat dari Medan pada hari Senin (24/11/2025). Syukri memutuskan berangkat setelah menerima laporan meningkatnya curah hujan di Sibolga. Sejak saat itu tidak ada bisa komunikasi lagi dengan Wali Kota.

Politisi NasDem ini berjuang sendirian berjalan kaki selama tiga hari menembus jalur yang tertutup longsoran tanah dan lumpur. Ia melewati rute longsor antara Tarutung dan Sibolga.

Kepala BNPB, Suharyanto menjelaskan kondisi Wali Kota Sibolga selamat dan baik-baik saja. Selama hilang kontak, walikota harus berjalan empat hari menembus longsor.”Terjebak di rute longsor Sibolga Tarutung. Sekarang masih proses, target besok sudah tembus,” ujarnya. “Ngomong jalan kaki empat hari, terjebak di longsoran,” tambahnya.

Wali Kota Sibolga mengabarkan terjebak di daerah Sitahuis, Tapanuli Tengah. Terjadi longsor saat berusaha menuju Sibolga.

Tinggalkan Balasan