Kemenimipas : Pelayanan Pulih Bertahap di Sibolga-Tapteng

Berita670 Dilihat

Jakarta, Berita Nusantara 89. Menanggapi situasi darurat bencana di Sumatera, Kemenimipas bergerak cepat untuk mengamankan fasilitas dan asetnya. Lebih jauh juga menjamin keselamatan seluruh pegawai, warga binaan pemasyarakatan, dan masyarakat pengguna layanan.

Selanjutnya, Kemenimipas melalui Kantor Wilayah Sumatera Utara, memastikan bahwa upaya penanggulangan dampak bencana. Lebih jauh di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dan Imigrasi telah menjadi prioritas utama.

Selanjutnya, Kantor Imigrasi Sibolga, sebagai salah satu UPT yang berada di lokasi terdampak, menjadi fokus utama dalam upaya pemulihan layanan.

Fokus Utama KemenImipas : Keselamatan dan Mitigasi Bencana

Langkah cepat Kemenimipas berdasarkan pada prinsip keselamatan. Kemudian dengan prioritas utama adalah menjamin keamanan para warga binaan. Warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) atau Rumah Tahanan Negara (Rutan) di wilayah tersebut, serta keselamatan petugas yang bertugas.

Dalam situasi bencana seperti ini, Kemenimipas wajib menjalankan protokol mitigasi yang ketat. Protokol ini mencakup pemutusan seluruh aliran listrik di fasilitas yang terendam air untuk mencegah bahaya korsleting dan kebakaran.

Selanjutnya pengamanan dokumen penting, serta memastikan kesiapan personel untuk melakukan evakuasi. Pemulihan fasilitas Pemasyarakatan dan Imigrasi akan menjadi prioritas. Termasuk pembersihan hunian, pemeriksaan instalasi listrik, dan langkah-langkah pencegahan penyakit pascabanjir.

Penghentian dan Pemulihan Layanan Publik KemenImipas

Dampak bencana yang parah mengakibatkan gangguan pada jaringan komunikasi, akses jalan, dan infrastruktur pendukung lainnya. Oleh karena itu, layanan publik di UPT Imigrasi, seperti pengurusan paspor, sementara berhenti hingga kondisi wilayah benar-benar pulih. Penutupan layanan ini merupakan langkah kehati-hatian untuk menghindari risiko bagi masyarakat dan petugas, serta memberikan waktu bagi staf untuk fokus pada penanganan darurat.

Kemenimipas memastikan bahwa pemulihan layanan secara bertahap setelah kondisi jaringan, akses publik, dan infrastruktur pendukung di kantor-kantor terkait pulih sepenuhnya. Masyarakat untuk terus memantau informasi resmi dari Kemenimipas atau Kantor Imigrasi Sibolga mengenai jadwal pembukaan kembali layanan.

Koordinasi Lintas Instansi dan Arahan Pimpinan

Dalam penanganan bencana ini, Kemenimipas memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), BASARNAS, serta pemerintah daerah setempat. Koordinasi lintas instansi ini penting untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat, tepat, dan terpadu.

Langkah cepat Kemenimipas ini juga merupakan tindak lanjut langsung atas arahan dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia yang meminta percepatan respons bencana dengan fokus utama pada keselamatan seluruh pihak yang berada di bawah tanggung jawab kementerian.

Secara keseluruhan, meskipun layanan publik terganggu, fokus Kemenimipas saat ini adalah pada pemulihan infrastruktur, penjagaan keselamatan pegawai dan WBP, serta memastikan layanan publik dapat kembali beroperasi secara normal dan aman bagi masyarakat Sibolga dan Tapanuli Tengah.

Tinggalkan Balasan