Black Box ATR 42-500 Ketemu !!!

Berita, Daerah, Makassar95 Dilihat

Makassar, Berita Nusantara 89. Tim pencarian dan pertolongan gabungan berhasil menemukan black box pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di wilayah pegunungan Sulawesi Selatan. Perangkat perekam data penerbangan tersebut dalam kondisi relatif utuh, meski berada di medan yang sangat terjal dan sulit.

Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bangun, menyampaikan bahwa penemuan Black box sekitar 11 Wita. Lokasi di lereng Gunung Bulusarang dan baru tiba sore di posko SAR. “Ketemu jam 11 baru sampai sekarang 17.30 Wita,” ujar Bangun, Rabu (21/1/2026).

Black box di area ekor pesawat yang terperosok ke jurang dengan kedalaman ratusan meter dari puncak gunung. Lokasi penemuan berada di kawasan berbatu dengan kemiringan ekstrem, sehingga proses evakuasi perangkat tersebut memerlukan kehati-hatian tinggi serta peralatan khusus dari tim SAR.

Secara visual, black box tampak masih lengkap dengan warna oranye khas dan bagian luarnya tidak mengalami kerusakan berat. Kondisi ini menjadi kabar positif bagi proses investigasi, harapan data penerbangan dan rekaman suara kokpit masih dapat terbaca optimal oleh tim penyelidik.

Black Box Utuh

Black box pesawat terdiri dari dua komponen utama, yakni Flight Data Recorder (FDR) yang merekam data teknis penerbangan, serta Cockpit Voice Recorder (CVR) yang menyimpan percakapan pilot di dalam kokpit. Kedua perangkat tersebut berperan penting dalam mengungkap kronologi serta penyebab kecelakaan pesawat.

Penemuan black box setelah tim SAR lebih dulu mengidentifikasi sejumlah bagian badan pesawat, termasuk serpihan dan ekor pesawat. Medan yang curam, cuaca yang berubah-ubah, serta keterbatasan akses menjadi tantangan utama selama operasi pencarian berlangsung.

Setelah berhasil, kemudian penyerahan black box ke posko untuk kemudian kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Selanjutnya, perangkat tersebut akan menjalani proses analisis mendalam guna mengetahui kondisi pesawat, manuver terakhir, hingga komunikasi kru sebelum kecelakaan terjadi.

Pihak berwenang menegaskan bahwa hasil analisis black box akan menjadi dasar utama dalam menentukan faktor penyebab kecelakaan, apakah berasal dari aspek teknis, cuaca, navigasi, atau faktor manusia. Namun demikian, proses investigasi memerlukan waktu dan secara menyeluruh serta profesional.

Sementara itu, operasi pencarian dan evakuasi korban masih terus berlanjut. Tim SAR gabungan dari berbagai instansi tetap siaga untuk menyisir area sekitar lokasi jatuhnya pesawat. Prioritas utama saat ini adalah menemukan seluruh korban serta memastikan tidak ada bagian penting pesawat yang terlewat.

Penemuan black box ini menjadi titik terang dalam rangkaian investigasi kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang menyita perhatian publik. Masyarakat berharap hasil penyelidikan nantinya dapat memberikan kejelasan sekaligus menjadi bahan evaluasi penting bagi peningkatan keselamatan penerbangan nasional.

Tinggalkan Balasan