Beasiswa LPDP 2026 Buka ! Cek Detailnya

Berita240 Dilihat

Jakarta, Berita Nusantara 89. Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) tahun 2026 resmi buka oleh pemerintah dan kembali menjadi peluang besar bagi putra-putri terbaik Indonesia untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister dan doktoral. Pada tahun ini, LPDP menyediakan total 5.750 kuota bagi pendaftar dari berbagai latar belakang, baik dalam maupun luar negeri.

Beasiswa LPDP 2026 mencakup beberapa skema, di antaranya Beasiswa Reguler, Beasiswa Afirmasi, Beasiswa Targeted, serta Beasiswa Kolaborasi. Masing-masing skema untuk menjangkau kelompok masyarakat yang beragam, termasuk penyandang disabilitas, putra-putri daerah tertinggal, serta aparatur sipil negara dan profesional tertentu.

Cek Syarat Beasiswa LPDP

Secara umum, syarat pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 meliputi status sebagai warga negara Indonesia, telah menyelesaikan pendidikan jenjang sebelumnya, serta memenuhi batas usia maksimal sesuai jenjang dan skema beasiswa. Selain itu, pelamar wajib memiliki Letter of Acceptance (LoA) atau sedang dalam proses pendaftaran ke perguruan tinggi tujuan LPDP.

Kemampuan bahasa asing juga menjadi salah satu persyaratan utama. Pelamar studi luar negeri wajib memiliki sertifikat bahasa Inggris seperti TOEFL atau IELTS dengan skor minimum tertentu. Sementara untuk studi dalam negeri, ketentuan kemampuan bahasa menyesuaikan dengan kebijakan program studi masing-masing.

Syarat Umum Pendaftaran

  • Wajib Warga Negara Indonesia (WNI).
  • S2 (Magister): maksimal 35 tahun saat pendaftaran.
  • S3 (Doktor): maksimal 40 tahun saat pendaftaran.

Persyaratan Akademik

  • Jenjang Magister (S2): Lulusan S1 atau D4 dari perguruan tinggi terakreditasi dengan IPK minimal 3,00 pada skala 4,00.
  • Jenjang Doktor (S3): Lulusan S2 dari perguruan tinggi terakreditasi dengan IPK minimal 3,25 pada skala 4,00.
  • TOEFL iBT minimum 80 (S2) / 94 (S3)
  • TOEFL ITP minimum 500 (untuk studi dalam negeri)
  • IELTS 6.0 – 6.5 (untuk studi luar negeri)

Dokumen Wajib Beasiswa LPDP 2026

  • KTP yang masih berlaku
  • Kartu Keluarga (KK)
  • Akta Kelahiran
  • Pas foto formal terbaru
  • Ijazah terakhir, yakni S1/D4 untuk pendaftaran S2 dan S2 untuk pendaftaran S3, atau Surat Keterangan Lulus (SKL) jika ijazah belum terbit
  • Transkrip nilai lengkap
  • Letter of Acceptance (LoA) dari universitas tujuan (opsional dulu, tetapi diperlukan untuk tahap lanjutan)
  • Sertifikat Bahasa Inggris (jika diperlukan)
  • Surat rekomendasi / dokumen lain sesuai jalur pendaftaran

Cara Daftar dan Fasilitas

Dari sisi jadwal, pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 buka dalam beberapa tahap. Tahap awal mulai dengan pembuatan akun dan pengisian formulir secara daring. Selanjutnya, peserta akan mengikuti seleksi administrasi, seleksi bakat skolastik, hingga seleksi substansi yang mencakup wawancara, penulisan esai, dan penilaian komitmen kebangsaan.

Cara pendaftaran dengan sepenuhnya secara online melalui sistem resmi LPDP. Pelamar wajib mengunggah sejumlah dokumen penting seperti KTP, ijazah, transkrip nilai, surat rekomendasi, sertifikat bahasa, serta proposal rencana studi atau riset. Kelengkapan dan keakuratan dokumen menjadi faktor penentu kelulusan pada tahap administrasi.

Jadwal dan Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026

  • Buat akun di portal resmi LPDP ( beasiswalpdp.kemenkeu.go.id )
  • Aktivasi akun melalui tautan yang dikirim ke email terdaftar.
  • Lengkapi data diri sesuai identitas kependudukan.
  • Pilih jalur dan skema beasiswa yang sesuai.
  • Unggah dokumen persyaratan yang telah ditentukan.
  • Isi esai sesuai ketentuan masing-masing program.
  • Submit pendaftaran secara online.
  • Ikuti seluruh tahapan seleksi Beasiswa LPDP.
  • Cek pengumuman hasil seleksi melalui akun LPDP.

Melihat penyelenggaraan seleksi sebelumnya, program ini buka dua tahap setiap tahun. Tahapan pertama periode Januari Februari. Kemudian Tahap Dua Juni Juli.

Beasiswa LPDP 2026 menawarkan cakupan pendanaan yang komprehensif. Fasilitas meliputi biaya pendidikan penuh, biaya hidup bulanan, dana buku, biaya penelitian, hingga tiket keberangkatan dan asuransi kesehatan. Dengan skema pembiayaan ini, penerima beasiswa agar dapat fokus sepenuhnya pada studi tanpa terbebani masalah finansial.

Pemerintah menegaskan bahwa penerima Beasiswa LPDP memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi bagi pembangunan Indonesia setelah menyelesaikan studi. Oleh karena itu, komitmen kebangsaan dan rencana kontribusi menjadi aspek penting dalam proses seleksi.

Dengan bukanya Beasiswa LPDP 2026, masyarakat agar mempersiapkan diri sejak dini, mulai dari kelengkapan dokumen, kemampuan bahasa, hingga rencana studi yang matang. Kesempatan ini agar mampu melahirkan sumber daya manusia unggul yang siap bersaing di tingkat global sekaligus berkontribusi nyata bagi bangsa.

Tinggalkan Balasan