Jakarta, Berita Nusantara 89. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan apresiasi tinggi terhadap penerapan standar keamanan pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri. Penilaian ini menunjukkan komitmen kuat Polri dalam memastikan makanan dan penyaluran memenuhi kualitas terbaik serta aman untuk konsumsi.
Apresiasi BPOM pada saat peninjauan langsung terhadap proses pengolahan makanan di dapur SPPG Polri. Dalam peninjauan itu, BPOM menilai seluruh tahapan produksi telah sistematis, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, hingga proses akhir sebelum distribusi. Standar bahkan setara dengan pengujian makanan untuk tamu VIP.
Kepala BPOM, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., memberikan apresiasi tinggi SPPG Polri. Selanjutnya ia menegaskan bahwa penilaian objektif, termasuk menilai aspek kebersihan dan tahapan produksi makanan. “Penilaian kami objektif. Kita saksikan secara objektif, dan teman-teman juga melihat kebersihannya,” ujarnya di SPPG Polri Cipinang, Rabu (21/01/2026).
Poin Uji Keamanan Sebelum Distribusi Setara VIP
Salah satu poin penting yang mendapat perhatian BPOM adalah adanya tahap pengujian tambahan terhadap makanan sebelum distribusi. Pemeriksaan ini mencakup uji keamanan pangan untuk memastikan tidak adanya kandungan zat berbahaya, sekaligus menjamin makanan berada dalam kondisi layak konsumsi. Langkah ini melampaui ketentuan standar minimum dalam layanan penyediaan makanan massal.
“Ada pengecekan, arsen, formalin, dan sebagainya. Itu nilai plus,” jelas Prof. Taruna.
BPOM menilai penerapan pengujian setara hidangan VIP tersebut sebagai bentuk tanggung jawab dan keseriusan SPPG Polri dalam melindungi kesehatan masyarakat. Dengan standar tinggi yang konsisten, risiko gangguan kesehatan akibat konsumsi makanan dapat turun secara signifikan, khususnya bagi kelompok penerima manfaat yang membutuhkan asupan gizi seimbang.
BPOM : Peran Strategis Dukung Program Pemerintah
SPPG Polri memiliki peran strategis dalam mendukung program pemenuhan gizi bagi masyarakat. Melalui dapur profesional, makanan bergizi dengan memperhatikan aspek kebersihan, nilai gizi, serta keamanan pangan. Hal ini sejalan dengan upaya nasional dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan mencegah permasalahan gizi.
Pihak Polri menyambut positif apresiasi BPOM. Pengakuan tersebut menjadi motivasi untuk terus mempertahankan bahkan meningkatkan standar pelayanan yang ada. SPPG Polri berkomitmen menjalankan setiap proses sesuai prosedur operasional yang ketat agar kualitas makanan tetap terjaga dari waktu ke waktu.
Kolaborasi antara BPOM dan Polri dalam pengawasan keamanan pangan ini juga penting sebagai bentuk sinergi antar lembaga negara. Dengan pengawasan yang berlapis dan berkelanjutan, penyediaan makanan untuk masyarakat secara aman, higienis, dan bertanggung jawab.
BPOM berharap standar tinggi SPPG Polri dapat menjadi contoh bagi institusi lain yang bergerak di bidang layanan pangan. Pendekatan pengujian menyeluruh dan setara hidangan VIP membuktikan bahwa makanan untuk masyarakat luas dengan kualitas terbaik.
Melalui penerapan standar keamanan pangan yang ketat, SPPG Polri agar terus berkontribusi dalam mendukung program kesehatan nasional serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap kualitas layanan pangan oleh negara.












