Brigadir Tri Gugur di Sumatera Barat, Kapolri Naikkan Pangkat

Berita43 Dilihat

Pekanbaru, Berita Nusantara 89. Kapolri memberikan penghargaan tertinggi kepada Brigadir Tri Irwansyah yang gugur saat bencana alam melanda Sumatera Barat. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi (anumerta). Brigadir Tri Irwansyah, anggota Polda Riau yang meninggal dunia akibat bencana longsor di Jembatan Kembar, Padang.

Kabar duka ini langsung oleh Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan. Beliau menyatakan bahwa penghargaan tersebut karena almarhum gugur saat sedang menjalankan tugas kedinasan.

“Yang gugur Brigadir Tri Irwansyah, saya sudah laporkan ke Pak Kapolri. Insyaallah akan mendapat penghargaan pemberian pangkat setingkat lebih tinggi,” ujar Irjen Herry Heryawan di Mapolda Riau, Sabtu (29/11/2025).

Gugur Saat Tugas Ke Sumatera Barat

Brigadir Tri Irwansyah, yang merupakan anggota Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau. Ia berangkat menuju Padang, Sumbar, pada Rabu (26/11) malam. Kepergiannya bukan untuk operasi SAR, melainkan untuk melaksanakan tugas pemeriksaan terhadap seorang tersangka. Pemeriksaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Padang, atas perintah Direktur Reskrimum Polda Riau.

Pada Kamis (27/11) pagi, Tri sempat berkomunikasi dengan atasannya. Melaporkan bahwa perjalanan di Padang Panjang mengalami kemacetan parah akibat adanya longsoran. Setelah komunikasi terakhir tersebut, kontak terputus.

Pada Jumat (28/11) sore, Polda Riau menerima kabar duka. Melalui proses identifikasi oleh DVI Polda Sumbar, salah satu jenazah korban longsor di kawasan Jembatan Kembar adalah Tri Irwansyah. Mobil dinas (nopol BM-1370-AAJ) tertimbun material longsor dan lumpur.

Penghormatan Terakhir Untuk Brigadir Tri

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyempatkan diri melayat ke rumah duka dan menghadiri langsung prosesi pemakaman. Selanjutnya memberikan penghormatan terakhir atas dedikasi dan pengabdian almarhum.

Namun, duka masih menyelimuti karena dua orang lainnya masih hilang. Keduanya berada di dalam kendaraan yang sama—yakni rekan Tri, Ipda Angga Mufajar, dan seorang sopir sipil.

Kisah Brigadir Tri Irwansyah yang gugur dalam tugas kedinasan. Namun sayangnya bertepatan dengan tragedi longsor Sumbar, menjadi simbol pengabdian personel Polri. Kenaikan pangkat anumerta ini adalah bentuk apresiasi negara atas pengorbanan tertinggi almarhum saat menjalankan tugasnya.

Tinggalkan Balasan