Gerhana Matahari Terlama Abad Ini, Cek Lokasinya !!!

Berita451 Dilihat

Jakarta, Berita Nusantara 89. Fenomena langit langka akan terjadi pada 2 Agustus 2027, ketika gerhana Matahari total dengan durasi panjang akan terjadi. Peristiwa ini akan tercatat sebagai gerhana Matahari total terlama di abad ini. Lebih jauh, perkiraan fase totalnya berlangsung lebih dari enam menit. Durasi tersebut tergolong sangat jarang dalam catatan astronomi modern.

Gerhana Matahari bukan hal yang jarang terjadi, namun durasi fenomena ini biasanya hanya sebentar. Menurut NASA, Gerhana Matahari ini akan melintasi Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya dan Mesir. Selanjutnya akan menuju Arab Saudi dan Yaman. Lebih jauh, perkiraan pemandangan langka ini akan berlangsung enam jam 26 detik.

NASA : Gerhana Matahari Langka

Terakhir kali muncul, Gerhana Matahari total berlangsung lama pada 2009. Melansir dari NASA, kejadian serupa hanya akan terjadi kembali pada 2114. Selanjutnya NASA mengonfirmasi bahwa Gerhana Matahari ini bukan hanya yang terpanjang abad ini. Lebih jauh, akan ada fase totalitas saat bulan menutupi matahari sepenuhnya. Kemudian mengubah siang menjadi seperti malam.

Pada momen itu, wilayah dengan bayangan Umbra akan mengalami gelap seperti malam. Udara biasanya berubah lebih dingin, hewan-hewan menjadi gelisah, dan langit menampilkan cahaya korona Matahari yang biasanya tak kasatmata. Fenomena inilah yang membuat para pengamat langit menantikan gerhana total di berbagai belahan dunia.

Pada 2027 mendatang, jalur totalitas akan melintasi sejumlah negara di Afrika Utara dan Timur Tengah, termasuk Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya, Mesir, hingga memasuki wilayah Arab Saudi dan Yaman. Daerah-daerah yang berada di jalur tersebut akan merasakan kegelapan total selama beberapa menit. Sementara itu, wilayah di luar jalur totalitas hanya akan menyaksikan gerhana sebagian, di mana piringan Matahari tertutup sebagian oleh Bulan namun tidak menyebabkan gelap total.

Momen Seratusan Tahun Sekali

Keistimewaan gerhana 2027 terletak pada durasi totalitasnya. Fase gelap akan berlangsung sekitar enam menit lebih, menjadikannya salah satu gerhana terpanjang dalam seratus tahun terakhir. Gerhana total umumnya hanya berlangsung dua hingga tiga menit, sehingga waktu observasi yang lebih lama akan menjadi kesempatan emas bagi para peneliti. Mereka dapat melakukan analisis lebih mendalam terhadap korona Matahari, aktivitas magnetik, serta perubahan radiasi selama fase totalitas.

Komunitas astronomi internasional mulai menyiapkan berbagai agenda pengamatan sejak jauh hari. Banyak peneliti akan menetap sementara di negara-negara tersebut untuk mendapatkan posisi terbaik. Turisme astronomi juga akan meningkat signifikan menjelang fenomena tersebut, mengingat gerhana total dengan durasi panjang sangat menarik untuk fotografer, ilmuwan, dan pemburu fenomena langit.

Bagi masyarakat yang tinggal di wilayah yang gerhana, pengamat mengingatkan pentingnya prosedur keselamatan. Melihat Matahari secara langsung tanpa perlindungan dapat menyebabkan kerusakan mata permanen. Karena itu, masyarakat agar menggunakan kacamata khusus gerhana atau alat observasi aman lainnya. Hanya saat fase totalitas penuh, pengamatan tanpa alat bantu bisa terjadi, tetapi harus segera berhenti ketika sinar Matahari kembali muncul.

Fenomena ini bukan hanya memberikan pengalaman visual yang luar biasa, tetapi juga menjadi pengingat bahwa alam semesta menyimpan banyak kejadian besar. Gerhana Matahari total 2027 akan menjadi salah satu peristiwa astronomi paling spektakuler dan paling ada setiap 100 tahun. Momen langka ini akan memberikan kesan mendalam bagi siapa pun yang berkesempatan menyaksikannya.

Baca Juga :

Baca Juga :

Tinggalkan Balasan