Lapas Cipinang : Warga Binaan Meriahkan Peresmian Fasilitas Baru

Berita115 Dilihat

Jakarta, Berita Nusantara 89. Peresmian fasilitas baru di Lapas Cipinang berlangsung meriah dan penuh warna, Rabu (26/11/2025). Tidak hanya acara seremonial resmi, kegiatan tersebut juga meriah dengan pentas seni oleh warga binaan. Momen ini menjadi simbol kuat bahwa pembinaan di dalam lapas kini semakin mengarah pada pendekatan humanis, kreatif, dan berorientasi pada rehabilitasi.

Dalam acara tersebut, empat fasilitas baru, yakni Blok Restoratif, Aula Bina Insan, Latucip Sport Center, dan 5PM Café. Keempat fasilitas tersebut merupakan wujud upaya penguatan program pembinaan, mulai dari konseling, ruang restoratif, pelatihan keterampilan, hingga sarana olahraga dan pengembangan minat. Dengan hadirnya fasilitas tersebut, Lapas Cipinang ingin memastikan bahwa warga binaan mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas hidup mereka selama menjalani masa pidana.

Pentas Seni Warga Binaan Lapas Cipinang

Pentas seni yang menampilkan kreasi warga binaan menjadi salah satu sorotan utama. Para peserta membawakan berbagai penampilan mulai dari musik, tari, hingga seni pertunjukan modern. Bagi mereka, kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang ekspresi, tetapi juga sarana membangun kepercayaan diri, kedisiplinan, serta kemampuan berkolaborasi. Banyak dari warga binaan yang mengaku bangga dapat menunjukkan karya di depan tamu undangan dan jajaran petugas.

Direktur Jendeal Pemasyarakatan, Mashudi, memberikan apresiasi atas keberhasilan warga binaan dalam pentas seni. “Pemasyarakatan tidak hanya fokus pada penegakan aturan, tapi juga menyentuh sisi humanis dan harapan,” ujar Mashudi.

Melalui unjuk karya ini, KemenImipas menegaskan komitmen membangkitkan potensi warga binaan. “Karya ini adalah bentuk perubahan, mereka tidak hanya menjalani hukuman. Mereka sedang membangun kembali jati diri sebagai manusia yang bermartabat,” tambahnya.

Warga binaan sukses membawakan penampilan drama yang bertajuk “Terjerumus Bahaya Narkoba”. Drama ini menyajikan pesan kuat tentang bahaya narkotika. Selanjutnya juga menyoroti bagaimana pengaruh orang terdekat yang dapat menarik seseorang ke arah yang tidak baik.

Warga Binaan terorisme juga tak ketinggalan menampilkan karyanya. Puisi bertema kebangsaan berhasil mendapatkan apresiasi dari hadirin dalam acara tersebut. Lapas Cipinang menegaskan diri dalam keberhasilan dalam deradikalisasi kontra terorisme.

Pentas seni dalam peresmian fasilitas baru ini menjadi gambaran nyata bahwa pembinaan dapat berjalan dengan pendekatan positif dan berkelanjutan. Melalui kreativitas dan pembinaan terarah, warga binaan diberi ruang untuk berkembang serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah menjalani masa hukuman.

Tinggalkan Balasan