Magetan, Berita Nusantara 89. Polres Magetan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Semeru 2025 pada Senin, 17 November 2025, sekitar pukul 07.30 WIB. Kegiatan ini berlangsung di halaman Mapolres Magetan dan menjadi langkah awal pelaksanaan operasi penertiban lalu lintas yang mengusung tema “Terwujudnya kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan selamat menjelang pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025.”
Operasi Zebra Semeru 2025 : Sinergi Dengan Instansi Terkait
Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo SH MH memimpin apel, jajaran pejabat utama Polres Magetan dan para Kapolsek di wilayah hukum Polres Magetan. Selain unsur kepolisian, perwakilan TNI juga tampak hadir, di antaranya Danramil Tipe B 0804/01 Magetan Kapten Caj Jemani dan Komandan Subdenpom 15 Magetan Kapten Cpm Agus.
Keikutsertaan instansi pemerintah daerah juga cukup lengkap. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Magetan Drs. Suwata M.Si. Selanjutnya Kasatpol PP Rudy Harsono S.Sos, perwakilan Dinas Perhubungan Magetan. Serta UPT P3 LLAJ Madiun, Jasa Raharja Magetan, Dinas Kesehatan, hingga Dinas PUPR. Kolaborasi lintas sektor ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung peningkatan keselamatan berlalu lintas di Magetan.
Wakapolres Magetan bertindak sebagai pimpinan apel dengan dukungan struktur lengkap, mulai dari ajudan, perwira apel, komandan apel, pembawa acara, hingga petugas penyematan pita tanda operasi.
Polres Magetan Gandeng Komunitas R2
Susunan pasukan yang mengikuti apel terdiri dari 1 SST personel dari berbagai satuan. Seperti Kodim 0804 Magetan, Sat Samapta, Sat Lantas, Sat Intelkam, gabungan Reskrim dan Narkoba. Juga hadir staf Polres, Provos, Polisi Militer, Satpol PP dan Dinas Perhubungan. Selain itu ada Dinas Kesehatan, hingga komunitas roda dua (R2).
Salah satu agenda penting adalah penyematan pita tanda Operasi Zebra Semeru 2025 mulai. Menandai mulai berlakunya operasi kewilayahan yang berlangsung selama 14 hari, terhitung dari 17–30 November 2025.
Dalam amanatnya, Wakapolres Magetan menyampaikan ucapan terima kasih kepada unsur TNI serta pemerintah daerah yang selama ini bekerja bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Jawa Timur. Ia memaparkan bahwa jumlah kendaraan di Jatim pada 2025 mencapai lebih dari 23 juta unit, terdiri dari 18 juta kendaraan roda dua dan 5 juta kendaraan roda empat. Perkembangan infrastruktur dan ekonomi, membuat lalu lintas semakin kompleks.
Menurutnya, apel gelar pasukan menjadi sarana pengecekan akhir terhadap kesiapan personel serta peralatan pendukung sebelum operasi resmi.













