Madiun, Berita Nusantara 89. Pemkab Madiun kembali menggelar Bakti Sosial Terpadu (BST). Selanjutnya, kali ini kegiatan tersebut menyasar warga Desa Muneng, Kecamatan Pilangkenceng pada Rabu-Kamis (26-27/11/2025).
Hadir dalam kegiatan, Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Purnomo Hadi. Kemudian hadir juga kepala OPD, Camat se-Kabupaten Madiun, Kepala Desa se-Kecamatan Pilangkenceng, tokoh dan masyarakat Desa Muneng.
Hari pertama, dengan upacara pembukaan BST oleh Bupati Madiun. Yang dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah di masyarakat.
Wujud Nyata Kehadiran Pemkab Madiun
“Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini merupakan wujud nyata kehadiran Pemkab Madiun di masyarakat. Sekaligus sebagai upaya untuk menyerap aspirasi serta memberikan pelayanan yang terbaik. Karena itu kami mohon kepada seluruh warga penduduk Desa Muneng hendaknya memanfaatkan momen ini”, ujar Bupati.
Setelah pembukaan, berlanjutdengan pertandingan Bola volley antara tim Kabupaten Madiun melawan tim Desa Muneng. Selain itu, ada pasar murah untuk warga dan pada malam harinya dan sarasehan guna serap aspirasi dari masyarakat Desa Muneng.
Sarasehan, bertempat di SDN Muneng. Dalam kesempatan itu Pemkab Madiun menyalurkan berbagai bantuan kepada warga. Bantuan meliputi paket sembako, bibit tanaman mangga serta kursi roda dari BAZNAS dan beasiswa dari yayasan Nurul Hayat. Tidak ketinggalan Abah Kirun CS, pelawak legendaris ikut memeriahkan suasana.
Bupati : Bukan Sekedar Bakti Sosial, Tetapi Juga Forum Interaktif
Dalam acara itu, Hari Wuryanto Bupati Madiun, menegaskan bahwa BST bukan sekedar kegiatan sosial. BST ini juga sebagai forum komunikasi interaktif antara Pemerintah dengan masyarakat.
“Kegiatan BST ini menjadi wadah bagi kami untuk menyerap aspirasi masyarakat. Sehingga semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengetahui sebenarnya kondisi wilayah, serta melestarikan dan memupuk jiwa gotong royong dalam masyarakat”, tegasnya.

Hari kedua, kamis ( 27/11/2025 ), kegiatan berlanjut dengan apel kerja bakti bersama dengan Bupati Madiun memimpin. Turut hadir Wakil Bupati, Forkopimda, Kepala OPD, Camat dan Linmas.
Selanjutnya kegiatan peletakan batu pertama secara simbolis pembangunan Sanitasi untuk 15 penerima manfaat. Rombongan kemudian meninjau pembangunan Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH ).
Berbagai layanan juga tersedia dari seluruh jajaran OPD. Lebih jauh, mulai dari Pelayanan Kesehatan, Administrasi Umum, Adminduk, Pasar Murah, Perpustakaan. Bupati dan rombongan menyempatkan untuk meninjau pelayanan tersebut.
“Melalui kegiatan BST ini, Pemkab Madiun berharap pelayanan publik semakin mendekat ke masyarakat. Sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat untuk mewujudkan pembangunan yang lebih merata.”, kata Bupati di akhir kegiatan.













