Jakarta, Berita Nusantara 89. Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, secara tegas memerintahkan penertiban Atribut Gerindra yang masih terpasang. Langkah tersebut menegaskan komitmen Prabowo dalam menjaga ketertiban ruang publik serta disiplin internal partai.
Lebih jauh, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, menginstruksikan pencopotan seluruh atribut Gerindra tersebut. Atribut Gerindra terpasang di ruang publik setelah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 partai.
“Saya minta seluruh kader untuk membersihkan atribut-atribut partai yang terpasang,” ujar Sugiono di depan kediaman Prabowo Subianto, Kertanegara, Jakarta, Jumat (6/2/2026) malam. Ia menegaskan bahwa perayaan telah berakhir, sehingga tidak ada lagi alasan bagi atribut partai untuk tetap terpasang di fasilitas umum.

Permintaan Maaf Atas Ketidaknyamanan Dengan Adanya Atribut Gerindra
Selain mengeluarkan instruksi pencopotan, Sugiono juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia mengakui bahwa pemasangan atribut partai di beberapa titik berpotensi mengganggu kenyamanan pengguna jalan dan warga sekitar.
“Kami juga meminta maaf jika ada pihak-pihak yang merasa terganggu,” ujar Sugiono.
Menurut Sugiono, pemasangan atribut untuk mengekspresikan semangat kader dalam memperingati hari jadi partai. Namun, ia menyadari bahwa kepentingan publik harus tetap menjadi prioritas utama.
Sugiono menekankan bahwa Gerindra menghormati ruang publik sebagai milik bersama. Oleh karena itu, setiap kegiatan partai harus memperhatikan ketertiban, estetika, serta kenyamanan masyarakat luas.
“Ini hanya menunjukkan semangat kami yang begitu besar setelah berjuang sekian lama. Kemudian hari ini kami merayakan ulang tahun yang ke-18. Minta maaf jika ada yang merasa terganggu dengan atribut-atribut dan bendera-bendera, tapi malam ini kami perintahkan kepada seluruh jajaran untuk membersihkan. Terima kasih,” ujar Sugiono.
Instruksi Tegas ke Seluruh Jajaran
Instruksi copot atribut Gerindra tidak hanya berlaku di tingkat pusat. Sugiono memastikan perintah tersebut berlaku untuk seluruh struktur partai, mulai dari tingkat daerah hingga ranting.
Ia meminta seluruh pengurus dan kader bergerak cepat membersihkan bendera, spanduk, serta atribut lain yang masih terpasang. Pembersihan segera setelah acara peringatan HUT berakhir.
Langkah ini, menurut Sugiono, merupakan bagian dari kedisiplinan organisasi. Ia menilai kepatuhan terhadap instruksi pusat menjadi cerminan soliditas dan tanggung jawab kader di lapangan.
Sugiono menegaskan bahwa Gerindra terbuka terhadap kritik dan masukan. Ia menilai sikap responsif terhadap aspirasi masyarakat penting untuk menjaga kepercayaan publik.












