Magetan, Berita Nusantara 89. Bencana tanah longsor kembali mengguncang Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Kali ini, seorang petani bernama Pardi, warga Dusun Dagung, Desa Bedagung, Kecamatan Panekan, nyaris kehilangan nyawa setelah tertimbun material longsor di area kebun milik warga, Selasa (11/11/2025) sore.
Peristiwa nahas itu terjadi saat Pardi hendak menuju sawah di tengah gerimis pascahujan deras. Saat melintas di kebun milik Purwanto, tanah lereng setinggi sekitar 15 meter tiba-tiba ambles dan langsung menimpa tubuhnya.
Kapolsek Panekan, AKP Haryono, membenarkan insiden maut tersebut. “Korban terpeleset di area kebun yang miring. Tanah di lokasi labil akibat hujan deras sebelumnya, sehingga longsor menimpa korban. Akibatnya, tangan kiri korban patah dan kini dirawat di RSUD dr Sayidiman Magetan,” ungkap AKP Haryono, Selasa malam (11/11/2025).
Beruntung, nyawa Pardi terselamatkan berkat teriakannya yang didengar Sarmin, warga setempat yang sedang mengecek aliran air sawah. “Saksi langsung menolong korban dan menghubungi anaknya, Sukir. Korban kemudian evakuasi ke rumah Sarmin untuk pertolongan pertama,” tambah Haryono.
Polsek Panekan bersama perangkat desa mengimbau warga ekstra waspada saat beraktivitas di area kebun miring dan perbukitan, terutama saat hujan deras.
“Kami minta warga waspada, karena kondisi tanah di beberapa titik Desa Bedagung rawan longsor,” tegas AKP Haryono.
Sehari sebelumnya, Senin (10/11/2025), longsor tebing setinggi 30 meter menimpa dua pengendara motor di Desa Gonggang, Kecamatan Poncol. Satu orang tewas tertimbun material tanah.
Rangkaian bencana ini jadi peringatan keras bagi warga Magetan. Intensitas hujan tinggi beberapa hari terakhir membuat wilayah lereng dan perbukitan dalam status siaga longsor. Warga diminta tingkatkan kewaspadaan! Agus













