PSHT Kukuhkan Moerdjoko Ketua Umum hingga 2031

Berita, Jatim4 Dilihat

MADIUN, Berita Nusantara 89. Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) secara resmi kembali mengukuhkan Moerdjoko sebagai Ketua Umum PSHT untuk masa bakti 2026–2031. Pengukuhan tersebut melalui forum tertinggi organisasi, Parapatan Luhur yang suasana khidmat dan penuh makna, Sabtu (7/2/2026).

Keputusan ini menegaskan kesinambungan kepemimpinan PSHT dalam menjaga nilai persaudaraan serta arah perjuangan organisasi.

Pengukuhan Moerdjoko sebagai Ketua Umum PSHT menjadi hasil kesepakatan bersama seluruh unsur organisasi yang hadir. Forum tersebut menilai kepemimpinan Moerdjoko masih perlu untuk menjaga stabilitas, persatuan, dan penguatan kelembagaan PSHT di tingkat nasional.

Dalam sambutannya, Moerdjoko menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kepercayaan kepadanya. Selanjutnya ia menegaskan komitmen untuk tetap menjaga soliditas dan amanah dengan dukungan seluruh jajaran warga PSHT.

” Saya ucapkan terimakasih atas mandat ini. Amanah yang tidak ringan dan hanya bisa berjalan dengan dukungan, bimbingan dan arahan seluruh pengurus dan Dewan Pusat, ujar Moerdjoko.

Penetapan Ketua Umum dalam Parapatan Luhur PSHT 2026

Parapatan Luhur merupakan forum tertinggi dalam struktur organisasi PSHT yang memiliki kewenangan strategis, termasuk menetapkan kepemimpinan pusat. Dalam forum tersebut, peserta menyepakati kembali Moerdjoko untuk memimpin organisasi selama lima tahun ke depan.

Proses penetapan berlangsung melalui mekanisme organisasi yang mengedepankan musyawarah dan mufakat. Seluruh peserta forum menyampaikan pandangan serta evaluasi terhadap kepemimpinan sebelumnya sebelum keputusan akhir. Hasilnya, Moerdjoko layak melanjutkan amanah sebagai Ketua Umum PSHT hingga tahun 2031.

Komitmen Menjaga Nilai Persaudaraan

Dalam pernyataannya, Moerdjoko menegaskan komitmennya untuk terus menjaga nilai luhur PSHT, terutama semangat persaudaraan, kebersamaan, dan ajaran budi pekerti. Ia menekankan bahwa PSHT bukan sekadar organisasi pencak silat, tetapi juga wadah pembinaan karakter dan moral anggotanya.

Moerdjoko juga mengajak seluruh warga PSHT untuk memperkuat persatuan dan menghindari perpecahan. Menurutnya, soliditas internal menjadi kunci utama agar PSHT tetap kokoh dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai dasar organisasi.

Arah Kepemimpinan PSHT Lima Tahun ke Depan

Dalam masa kepemimpinan periode 2026–2031, PSHT agar semakin fokus pada penguatan organisasi, penataan administrasi, serta peningkatan kualitas pembinaan anggota. Kepemimpinan Moerdjoko untuk memastikan PSHT tetap berjalan sesuai garis organisasi dan konstitusi yang berlaku.

Selain itu, PSHT juga akan mampu berperan aktif dalam menjaga ketertiban sosial dan memperkuat citra positif pencak silat sebagai warisan budaya bangsa. Peran PSHT di tengah masyarakat yang strategis, baik dalam pembinaan generasi muda maupun dalam menjaga harmoni sosial.

Pengukuhan kembali Moerdjoko sebagai Ketua Umum PSHT mendapat respons positif dari berbagai kalangan internal organisasi. Banyak pihak berharap kepemimpinan yang berkelanjutan dapat menciptakan stabilitas dan mempercepat program-program pembinaan sebelumnya.

Warga PSHT juga semakin aktif mendukung kebijakan organisasi dan menjaga marwah persaudaraan. Dukungan kolektif menjadi faktor penting agar visi dan misi organisasi dapat terwujudkan secara optimal.

Pengukuhan Moerdjoko sebagai Ketua Umum PSHT hingga 2031 menandai kesinambungan kepemimpinan dalam tubuh Persaudaraan Setia Hati Terate. Keputusan ini mencerminkan kepercayaan organisasi terhadap kepemimpinan yang mampu menjaga persatuan, nilai luhur, dan arah perjuangan PSHT. Ke depan, kepemimpinan ini akan membawa PSHT semakin solid, berdaya, dan bermanfaat bagi anggotanya serta masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan