Semeru Naik Level Awas !! Polres Malang Siagakan Personel dan Evakuasi

Berita, Daerah, Jatim614 Dilihat

Malang, Berita Nusantara 89. Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali meningkat signifikan pada Rabu sore, hingga statusnya menjadi Level IV (Awas). Peningkatan aktivitas ini dengan munculnya sejumlah awan panas guguran serta luncuran material vulkanik yang mencapai lebih dari lima kilometer. Sebagai langkah mitigasi cepat, Polres Malang langsung menyiagakan personel tambahan, melakukan penutupan jalur rawan, dan memperkuat koordinasi lintas wilayah.

Peningkatan aktivitas Semeru terdeteksi sekitar pukul 14.13 WIB dengan amplitudo awal 25 mm dan jarak luncur awan panas mencapai lima kilometer. Tidak lama kemudian, sekitar pukul 15.37 WIB, amplitudo meningkat hingga 38 mm dengan jarak luncur bertambah menjadi 5,5 kilometer. Kondisi tersebut membuat otoritas terkait menetapkan status tertinggi bagi gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang tersebut.

Respon Cepat Polres Malang, Antisipasi Erupsi Semeru

Sebagai respon cepat, Polres Malang mengerahkan dua peleton siaga yang terdiri dari sekitar 60 personel. Penempatan di titik-titik rawan di Kecamatan Ampelgading, wilayah Malang yang paling dekat dengan zona bahaya. Personel tersebut siap untuk membantu proses evakuasi, pengamanan jalur, hingga penyampaian imbauan kepada masyarakat. Polres Malang menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam situasi darurat ini.

“Menyiagakan dua peleton untuk antisipasi. Siap sewaktu-waktu terjun ke wilayah rawan, terutama di Ampelgading yang berbatasan langsung dengan Lumajang,” ujar Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar, Rabu (19/11).

Selain menyiagakan personel, Polres Malang memperketat koordinasi dengan Polres Lumajang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tim SAR, dan aparat kecamatan. Kolaborasi lintas sektor ini bertujuan mempercepat langkah mitigasi, terutama jika terjadi peningkatan aktivitas yang memerlukan evakuasi massal. Kapolres Malang juga memerintahkan jajaran untuk memaksimalkan patroli dan pemantauan di wilayah dekat aliran sungai yang berhulu di Semeru, mengingat potensi aliran lahar dingin dan material vulkanik yang bisa sewaktu-waktu terjadi.

Dalam upaya pengamanan jalur, Polres Malang menutup sementara akses dari Kecamatan Ampelgading menuju Kabupaten Lumajang. Pengendara yang melintas agar putar balik dan tidak memaksa melewati jalur tersebut karena risiko guguran atau debu vulkanik cukup tinggi. Penutupan ini berlaku hingga situasi aman oleh petugas di lapangan. Aparat juga mengingatkan pengendara untuk tetap waspada terhadap hujan abu yang dapat mengganggu jarak pandang dan keselamatan berkendara.

Dengan naiknya status menjadi Level Awas, warga di kawasan rawan bencana agar menjaga kewaspadaan tinggi. Masyarakat wajib mematuhi arahan relawan, BPBD, dan aparat keamanan, terutama yang tinggal di dekat aliran Sungai Besuk Kobokan. Polres Malang menegaskan bahwa langkah-langkah persiapan sudah menyeluruh agar proses evakuasi cepat bila situasi semakin memburuk. Pemantauan aktivitas Semeru secara intensif dan akan terus update oleh petugas di lapangan.

Tinggalkan Balasan