Jakarta, Berita Nusantara 89. Selebgram Inara Rusli kembali menjadi sorotan publik setelah seorang perempuan bernama Wardatina Mawa melaporkannya ke Polda Metro Jaya atas dugaan perselingkuhan dan perzinaan. Laporan tersebut pada 22 November 2025 dan langsung menarik perhatian karena melibatkan figur publik yang selama ini memiliki citra positif.
Wardatina Mawa, istri sah dari Insanul Fahmi, mengungkapkan bahwa laporan itu setelah ia menemukan indikasi kuat adanya hubungan terlarang antara suaminya dan seseorang berinisial “IR”. Ia kemudian memastikan bahwa inisial tersebut merujuk pada Inara Rusli.
“Maaf belum bisa banyak statement, mohon doanya agar proses lancar. Saya baru melaporkan dugaan perselingkuhan dan perzinaan suami saya, Insanul Fahmi dan publik figur inisial IR.” ujar Wardatina, Sabtu, (22/11/2025).
Wardatina menyebut bahwa dugaan hubungan gelap itu terjadi sekitar Agustus 2025. Ia mengaku telah mengumpulkan sejumlah bukti sebelum memutuskan membawa permasalahan tersebut ke jalur hukum. Menurutnya, salah satu bukti yang paling penting yang menunjukkan interaksi suaminya dengan sosok yang dugaannya adalah Inara Rusli.
Bukti CCTV Jadi Andalan Pelapor
Dalam pernyataannya, Wardatina mengatakan bahwa ia siap memberikan seluruh bukti kepada penyidik. Rekaman CCTV dengan tegas sebagai bukti visual yang memperkuat laporannya. Meski begitu, ia mengaku masih membatasi pernyataan di media dan memilih menyerahkan proses sepenuhnya kepada pihak kepolisian.
Wardatina juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang memberikan dukungan moral. Ia menegaskan bahwa langkah hukum ini bukan untuk menciptakan konflik, melainkan demi mendapatkan kepastian dan keadilan.
Selanjutnya ia menyerahkan sepenuhnya seluruh proses hukum kepada polisi. “Bukti sudah saya kasih ke penyidik. Jadi mohon seadil mungkin. Ada CCTV terkait hubungan mereka, tegasnya.
Dugaan Perselingkuhan
Lebih jauh, Wardatina menjelaskan bahwa lokasi kejadian di Jakarta sekitar bulan Agustus 2025. Kemudian ia juga menerangkan bahwa ia baru mengetahuinya belakangan ini. Sebelumnya ia mengklaim sempat melakukan komunikasi langsung dengan suaminya dan pihak Inara. Sayangnya komunikasi telah terputus.
“Kami sudah ngobrol juga. Sekarang udah gak ada komunikasi sama sekali, jelasnya. Kemudian ia menegaskan keduanya tidak mengelak dan mengakui tuduhan tersebut. “Mengakui,” imbuhnya.
Kasus ini langsung viral dan menuai beragam reaksi. Banyak warganet tidak menyangka nama Inara Rusli akan terseret dalam isu perselingkuhan, mengingat ia sebelumnya sebagai sosok yang bersahabat dengan publik dan memiliki citra baik.
Sebagian warganet juga menyinggung masa lalu Inara Rusli. Mereka mengingat bahwa Inara pernah menjadi korban perselingkuhan ketika pernikahannya dengan Virgoun kandas akibat dugaan hubungan gelap. Kondisi ini membuat sebagian publik merasa terkejut sekaligus kecewa—karena sosok Inara Rusli pernah menjadi korban perselingkuhan kini justru melakukan hal serupa.
Belum Ada Respons Resmi dari Inara Rusli
Hingga berita ini turun, pihak Inara Rusli belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan tersebut. Publik pun menunggu apakah Inara Rusli akan memberikan klarifikasi atau menanggapi langsung tuduhan kepadanya.
Sementara itu, proses hukum akan berlanjut. Polisi akan memeriksa bukti awal serta memanggil para pihak terkait untuk keterangan.
Dugaan perselingkuhan dan perzinaan termasuk kategori laporan yang dapat menimbulkan konsekuensi hukum serius, terutama jika bukti memenuhi unsur pidana. Selain itu, kasus ini juga berpotensi memengaruhi reputasi Inara sebagai figur publik yang selama ini berusaha menjaga citra dan kehidupan profesionalnya.
Jika laporan ini terbukti, bukan tidak mungkin akan berdampak pada kariernya di dunia hiburan dan pekerjaan komersial. Namun jika tidak terbukti, laporan ini bisa membuka ruang klarifikasi besar-besaran untuk memulihkan namanya.
Kasus dugaan perselingkuhan yang menyeret nama Inara Rusli kini menjadi perhatian luas. Publik menantikan perkembangan penyelidikan serta pernyataan resmi dari pihak-pihak terkait. Proses hukum di Polda Metro Jaya akan menentukan apakah laporan ini memiliki dasar kuat atau akan berakhir pada bantahan.









