Liverpool, Berita Nusantara 89. Everton memberikan hukuman unik untuk pemainnya. Sebelumnya Drama internal yang memuncak hingga kartu merah di lapangan hijau. Kemudian Everton menyelesaikannya dengan cara paling tidak terduga di tempat latihan.
Everton meminta, Idrissa Gueye, dan bek Michael Keane, untuk bertinju dalam sesi latihan tim utama usai berseteru hebat pada laga Premier League melawan Manchester United pekan lalu. Puncak perseteruan itu terjadi ketika wasit mengusir Gueye karena menampar Keane di tengah pertandingan.
​Insiden yang menggemparkan Old Trafford tersebut terjadi pada menit ke-13. Pertengkaran bermula ketika Keane, menolak mengejar umpan Gueye. Adu mulut cepat memanas, hingga Keane mendorong rekan setimnya tersebut. Gueye, yang tak mampu menahan emosi dalam tensi tinggi laga derby, merespons dengan tamparan keras ke wajah Keane. Wasit yang melihat langsung kejadian tersebut segera mencabut kartu merah, menilai tindakan Gueye sebagai violent conduct (tindak kekerasan).
​Meskipun bermain dengan sepuluh pemain sejak awal babak pertama, The Toffees secara luar biasa mampu mengamankan kemenangan 1-0 atas Manchester United berkat gol tunggal Kiernan Dewsbury-Hall. Namun, insiden pemecatan pemain akibat perkelahian sesama rekan setim menjadi perhatian serius di dunia sepak bola.
​Reaksi Tak Terduga David Moyes
​Usai pertandingan, Idrissa Gueye segera menyampaikan penyesalan dan permintaan maafnya kepada Keane dan seluruh rekan tim. Selanjutnya kepada manajemen klub atas tindakannya konyolnya. Gelandang Senegal itu mengaku ia terbawa suasana pertandingan yang sangat menekan sehingga kehilangan kendali emosi sesaat.
​Menariknya, Manajer Everton, David Moyes, memilih pendekatan yang tidak biasa terhadap insiden tersebut. Alih-alih memberikan skorsing atau sanksi berat tambahan, Moyes justru menunjukkan sikap suportif. Ia bahkan mengungkapkan kegembiraannya melihat pemainnya berani saling mengingatkan atau bahkan berselisih karena kesalahan di lapangan.
​”Saya sama sekali tidak mempermasalahkan tindakan Gueye menampar Keane. Saya malah senang jika ada pemain saya berani mengingatkan rekannya saat membuat kesalahan,” tutur Moyes, menggambarkan bahwa perselisihan tersebut merupakan tanda adanya gairah dan standar tinggi di dalam tim, bukan perpecahan.
​Keane Gueye Tinju Latihan Everton: Solusi Unik Tim
​Untuk menyelesaikan ketegangan sisa secara tuntas, para pemain Everton mengambil inisiatif untuk menggelar sesi penyelesaian konflik yang sangat unik. Dalam latihan terakhir tim, rekan-rekan mereka membangun ring tinju dadakan di tengah lapangan latihan. Inilah momen yang memastikan resolusi antara dua pemain senior tersebut.
​Baik Gueye maupun Keane kemudian mendapat sarung tinju dan untuk melakukan sparing. Penyerang Everton, Beto, bahkan berperan sebagai wasit dalam duel persahabatan ini. Momen Keane Gueye Tinju Latihan Everton ini penuh gelak tawa dan canda. Keduanya saling bertukar pukulan ringan yang jelas menunjukkan bahwa masalah mereka sudah selesai dan berdamai.
​Setelah beberapa menit, sesi adu jotos dengan humor itu berakhir dengan pelukan hangat antara Gueye dan Keane. Sesi Keane Gueye Tinju Latihan Everton ini berhasil mengubah insiden yang berpotensi merusak ruang ganti menjadi momen yang justru memperkuat kekompakan tim.
Kejadian ini menjadi simbol bahwa konflik yang timbul dari semangat kompetitif dapat selesai secara internal. Membuktikan bahwa meskipun ada gesekan, fondasi persatuan di tubuh The Toffees tetap kuat.













