Jakarta, Berita Nusantara 89. Liverpool sukses meraih kemenangan meyakinkan setelah menundukkan Marseille dengan skor 3-0 dalam lanjutan fase liga Liga Champions UEFA 2025/26. Bermain di markas lawan, skuad The Reds menunjukkan permainan disiplin dan efektif, sekaligus mempertegas ambisi mereka melangkah jauh di kompetisi Eropa.
Sejak awal pertandingan, Liverpool tampil agresif dengan penguasaan bola yang rapi dan tekanan tinggi. Marseille berusaha memberikan perlawanan lewat serangan balik cepat, namun solidnya lini belakang The Reds membuat peluang tuan rumah sulit berkembang. Permainan intens ini membuat duel berjalan ketat hingga pertengahan babak pertama.
Kebuntuan akhirnya pecah menjelang akhir babak pertama. Liverpool membuka keunggulan melalui eksekusi bola mati dan Dominik Szoboszlai mengkonversinya dengan baik. Gol tersebut menjadi momentum penting bagi tim tamu untuk semakin percaya diri mengendalikan jalannya pertandingan.
Dua Gol Liverpool di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, The Reds tetap mempertahankan tempo permainan. Tekanan berkelanjutan yang membuat pertahanan Marseille kerap melakukan kesalahan. Situasi ini berujung pada gol kedua Liverpool, yang tercipta setelah tekanan di area pertahanan lawan berbuah gol bunuh diri dari pemain Marseille.
Unggul dua gol membuat Liverpool semakin leluasa mengontrol permainan. Marseille mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan, namun upaya mereka kerap kandas sebelum memasuki kotak penalti. Disiplin lini tengah dan ketenangan barisan belakang Liverpool menjadi kunci keberhasilan menjaga keunggulan.
Kemenangan Liverpool pada menit-menit akhir pertandingan. Serangan cepat dengan rapi tuntas dengan baik oleh Cody Gakpo, yang mencetak gol ketiga sekaligus menutup laga dengan skor 3-0. Gol tersebut menjadi penegas dominasi The Reds sepanjang pertandingan.
Hasil ini menjadi tambahan tiga poin berharga bagi Liverpool dalam persaingan fase liga Liga Champions. Kemenangan tandang ini membuat posisi mereka di klasemen semakin kuat dan membuka peluang besar untuk lolos langsung ke babak gugur tanpa harus melalui jalur playoff.
Selain lini serang yang efektif, pertahanan The Reds juga layak mendapat apresiasi. Mereka mampu menjaga gawang tetap bersih dari kebobolan meski mendapat tekanan di beberapa momen. Penampilan solid ini menunjukkan keseimbangan permainan yang mulai terbentuk di bawah arahan pelatih.
Bagi Marseille, kekalahan ini menjadi evaluasi penting jelang pertandingan berikutnya. Meski sempat memberikan perlawanan, ketajaman dan efektivitas Liverpool menjadi pembeda utama dalam laga ini.
Secara keseluruhan, kemenangan 3-0 atas Marseille menjadi bukti kesiapan Liverpool bersaing di level tertinggi Eropa. Dengan performa yang konsisten dan mental tandang yang kuat, The Reds semakin percaya diri menatap laga-laga selanjutnya di Liga Champions musim ini.











