Otak Penculikan Dan Pembunuhan Kacab BRI Ditangkap

Berita, Daerah, Jakarta990 Dilihat

Jakarta, Berita Nusantara 89. Subdit Jatanras Polda Metro Jaya berhasil menangkap empat orang aktor intelektual dalam kasus penculikan dan pembunuhan Kacab BRI, Ilham Pradipta (37). Penangkapan di dua lokasi berbeda. Tiga orang di Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu malam sekitar pukul 20.15 WIB, sedangkan satu orang lainnya di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, pada Minggu sore.

Kasus ini menyita perhatian publik karena modus para pelaku terbilang terencana. Proses penculikan dengan pemantauan lokasi, penggunaan dua mobil, serta pengaturan waktu yang rapi. Fakta tersebut memperkuat dugaan bahwa ada perintah dari pihak tertentu dengan kepentingan khusus di balik aksi kejahatan ini.

Empat Dalang Penculikan dan Pembunuhan Kacab BRI

Polisi menyatakan, pengungkapan ini merupakan tindak lanjut dari penemuan jasad korban di wilayah Serang Baru, Kabupaten Bekasi, pada Kamis pagi. Sebelumnya, Ilham, Kacab BRI, mengalami penculikan setelah menghadiri rapat bersama koleganya di Pasar Rebo, Jakarta Timur. Berdasarkan rekaman CCTV, korban terlihat menuju mobil hitam miliknya, namun tiba-tiba sejumlah pelaku menyergapnya menggunakan mobil putih. Mereka kemudian memaksa Ilham masuk ke kendaraan tersebut.

Hasil penyelidikan menunjukkan adanya keterlibatan aktor intelektual sebagai pihak yang memerintahkan penculikan dan pembunuhan ini. Polisi menemukan korban dengan kondisi cukup mengenaskan, dengan mata tertutup lakban, tangan dan kaki terikat, serta tubuh penuh bekas luka dan lebam.

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim membenarkan informasi penangkapan ini. “Benar,” kata AKBP Abdul Rahim saat ditanya soal penangkapan aktor intelektual kasus penculikan Kacab BRI.

Empat pelaku berinisial AT, RS, RAH, dan RW. Berdasarkan pengakuan awal, mereka terlibat langsung dalam penculikan. Namun demikian, belum ada kepastian apakah mereka juga berperan dalam pembunuhan. Polisi masih mendalami keterlibatan masing-masing pelaku serta pihak lain yang menjadi dalang utama.

Polda Metro Jaya menegaskan, penyidikan tidak akan berhenti sampai di sini. Aparat terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap empat orang yang sudah mereka tangkap. Selain itu, polisi juga memburu pihak lain yang berperan sebagai otak intelektual.

Sampai saat ini, motif di balik penculikan dan pembunuhan tersebut masih misterius. Dugaan sementara, kasus ini berkaitan dengan pekerjaan korban sebagai kepala cabang bank. Namun, polisi tidak menutup kemungkinan adanya motif lain di luar urusan pekerjaan. Semua aspek, baik personal maupun profesional, sedang menelusurinya untuk mendapatkan titik terang.

Penangkapan para pelaku menunjukkan keseriusan aparat kepolisian dalam mengungkap kasus kriminal besar yang meresahkan masyarakat. Publik berharap penyidikan segera menemukan siapa dalang utama serta motif sebenarnya, agar kasus ini dapat terungkap secara tuntas.