Brentford vs Chelsea : The Blues Tumbang Lagi

Berita, Olahraga327 Dilihat

Madiun, Berita Nusantara 89. Brentford vs Chelsea, Brentford meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Chelsea dalam lanjutan Premier League 2026/2027. Hasil tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan Chelsea menjadi tiga pertandingan liga sekaligus membuat Brentford naik ke posisi ketiga klasemen.

Chelsea sebenarnya mampu menguasai permainan dalam beberapa periode pertandingan. Namun, tim asuhan Xabi Alonso kesulitan menciptakan peluang berbahaya dan akhirnya harus menerima kekalahan setelah Brentford tampil efektif memanfaatkan bola mati serta serangan balik.

Brentford vs Chelsea : Jaidon Anthony Buka Keunggulan

Brentford baru memecah kebuntuan pada menit ke-61. Jaidon Anthony berada dalam posisi tanpa kawalan dan menyambut bola hasil sepak pojok yang sebelumnya ke depan gawang oleh Jannik Schuster.

Anthony kemudian menanduk bola dari jarak dekat untuk membawa Brentford unggul 1-0. Gol tersebut menjadi gol pertamanya untuk Brentford sejak bergabung dari Burnley pada musim panas.

Chelsea berusaha merespons dengan meningkatkan tekanan. Penguasaan bola dan dominasi wilayah permainan berada di pihak The Blues, tetapi peluang bersih yang benar-benar mengancam gawang Brentford sulit didapatkan.

Sebelum gol tersebut, pertandingan berlangsung relatif minim peluang. Pedro Neto dan Morgan Rogers menjadi pemain Chelsea yang sempat memberikan ancaman, tetapi tidak mampu mengubah kedudukan.

Igor Thiago Gandakan Keunggulan

Chelsea terus mencari gol penyeimbang setelah tertinggal. Namun, Brentford justru mampu memanfaatkan ruang yang terbuka ketika memasuki fase akhir pertandingan.

Dengan sekitar tujuh menit waktu normal tersisa, Kevin Schade mendapatkan kesempatan setelah lolos dalam serangan balik. Tendangannya masih mampu dihentikan kiper Chelsea, Emi Martinez.

Namun, bola muntah langsung disambar Igor Thiago yang berdiri di posisi yang tepat. Penyerang asal Brasil itu memasukkan bola ke gawang kosong untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Gol tersebut sekaligus menjadi gol pertamanya di Premier League musim ini setelah sebelumnya mengalami periode sulit di depan gawang.

Igor Thiago sebelumnya tampil menonjol dengan mencetak 22 gol liga pada musim lalu. Karena itu, gol pertamanya musim ini menjadi momentum penting bagi sang penyerang untuk kembali menemukan ketajamannya.

Fabio Carvalho Lengkapi Kemenangan Brentford

Brentford belum berhenti meski sudah unggul dua gol. Pada masa tambahan waktu, Fabio Carvalho menambah penderitaan Chelsea.

Serangan Brentford kembali menghasilkan peluang setelah umpan Kevin Schade yang sempat membentur pemain lawan mengarah ke tiang jauh. Carvalho berada di posisi yang tepat dan menyelesaikannya dari sisi belakang untuk memastikan kemenangan 3-0.

Hasil tersebut membuat Brentford mempertahankan rekor tidak terkalahkan dalam enam pertandingan pertama Premier League 2026/2027.

Pelatih Brentford, Keith Andrews, menilai kemenangan tersebut merupakan hasil dari kerja keras tim menghadapi pertandingan yang tidak mudah.

Menurut Andrews, menghadapi sesama klub London Barat selalu menghadirkan tekanan tersendiri. Namun, ia menilai timnya mampu menjalani pertandingan sesuai rencana dan mendapatkan hasil yang diharapkan.

Chelsea Terpuruk dalam Tiga Pertandingan Liga

Kekalahan dari Brentford memperpanjang periode sulit Chelsea pada awal musim ini.

The Blues kini telah menjalani tiga pertandingan Premier League tanpa kemenangan. Dalam periode tersebut, Chelsea menelan dua kekalahan dan kebobolan tujuh gol.

Secara keseluruhan, Chelsea telah kemasukan 12 gol di Premier League musim ini, ditambah tiga gol lainnya di Carabao Cup.

Masalah pertahanan kembali terlihat ketika Chelsea gagal mengantisipasi situasi sepak pojok yang menghasilkan gol pertama Brentford.

Sementara di lini depan, Chelsea juga kehilangan daya gedor setelah Joao Pedro absen karena cedera. Cole Palmer sempat memperlihatkan kualitasnya, tetapi Chelsea tetap kesulitan menghasilkan peluang matang.

Dominasi penguasaan bola tidak cukup membantu Chelsea karena Brentford mampu mempertahankan organisasi pertahanan sekaligus menunggu kesempatan untuk melakukan serangan balik.

Jannik Schuster Tampil Menonjol

Selain pencetak gol, Jannik Schuster menjadi salah satu pemain Brentford yang tampil penting dalam pertandingan tersebut.

Pemain Austria berusia 20 tahun itu tampil disiplin di lini belakang. Schuster beberapa kali berada di posisi yang tepat untuk menghentikan serangan Chelsea, memenangkan duel, serta memberikan kontribusi dalam proses terciptanya gol pertama.

Performa tersebut menjadi salah satu alasan Brentford mampu menjaga gawangnya tetap tidak kebobolan hingga pertandingan berakhir.

Kemenangan atas Chelsea juga memperpanjang awal positif Brentford pada musim 2026/2027. Mereka belum terkalahkan dalam enam pertandingan liga dan untuk sementara berada di posisi ketiga klasemen.

Sementara itu, Chelsea harus segera memperbaiki performa setelah jeda internasional jika ingin mengakhiri tren tanpa kemenangan dan memperbaiki posisi mereka di klasemen Premier League.

Tinggalkan Balasan