AC Milan Gagal Lolos UCL, Supporter Murka !

Berita, Olahraga348 Dilihat

Jakarta, Berita Nusantara 89. Kegagalan AC Milan lolos ke Liga Champions memicu kemarahan besar dari para suporter. Rossoneri menjadi sasaran kritik setelah menutup musim Serie A dengan hasil mengecewakan.

Milan gagal finish di zona Liga Champions musim ini dan bahkan Como dan Juventus turut menyalip posisi di klasemen. Kekalahann dari Cagliari di kandang langsung membawa emosi supporter meningkat. Atmosfer panas langsung terasa di San Siro usai Milan gagal finis di zona empat besar. Banyak pendukung meluapkan kekecewaan karena klub raksasa Italia itu kehilangan tiket ke kompetisi elite Eropa musim depan.

AC Milan Gagal Amankan Tiket Liga Champions

AC Milan menjalani musim yang penuh tekanan dan inkonsistensi. Hasil buruk pada pekan-pekan terakhir membuat posisi mereka terus melorot di klasemen Serie A. Sementara itu, rival-rival langsung justru tampil lebih stabil hingga mengamankan posisi empat besar. Situasi tersebut membuat peluang Milan semakin menipis menjelang akhir musim.

Kekalahan ini membuat Rossoneri finish di posisi enam klasemen dan “hanya” berhak melakoni Liga Eropa di musim depan. Kegagalan ini menjadi pukulan telak bagi klub. Selain kehilangan gengsi, Milan juga terancam mengalami kerugian finansial akibat absen di Liga Champions.

Kegagalan Milan berbanding terbalik dengan Como yang berhasil masuk ke zona Liga Champions dengan finish posisi keempat di klasemen akhir. Pekan lalu, Milan ada di posisi empat, dengan poin identik (70) dengan AS Roma, sementara Como dan Juventus menyusul di bawahnya dengan poin yang juga sama (68).

Namun dalam laga terakhir Serie A dini hari tadi, Milan yang wajib menang untuk mengamankan posisi tiga dan tiket Liga Champions justru kalah di kandang. Sayangnya ketiga tim kompetitornya tersebut malah mendapatkan kemenangan.

AS Roma nyaman di posisi ketiga klasemen dengan 73 poin, Como dengan 71 poin di bawahnya. Keduanya masuk zona Liga Champions menyusul Inter Milan dan Napoli. Selanjutnya Juventus di posisi lima dengan 71 poin menyalip Milan yang tertahan di posisi enam dengan 70 poin.

Suporter Murka di San Siro

Kemarahan suporter memuncak setelah peluit akhir pertandingan dibunyikan. Sejumlah pendukung terdengar melontarkan ejekan kepada pemain dan manajemen.

Penonton di tribu, meneriakkan nyanyian kasar kepada seluruh pemain dan tim. “Kalian telah membuat kami marah!,” protes supporter di Tribun. “Kalian adalah 11 idiot” hujatan sarkastik, sebuah plesetan dari slogan tradisional “Kami menginginkan 11 singa,”

Selain itu, beberapa kelompok ultras menilai tim tidak menunjukkan semangat juang sepanjang musim. Mereka kecewa karena Milan gagal memenuhi ekspektasi besar publik. Di sisi lain, banyak fans menyoroti performa inkonsisten lini belakang dan minimnya kreativitas serangan. Kritik juga mengarah kepada keputusan taktik pelatih sepanjang musim berjalan.

Situasi ini membuat tekanan terhadap pelatih dan jajaran manajemen semakin besar. Publik mulai mempertanyakan arah proyek klub untuk musim depan.

Supporter mendesak Direktur Milan, Gery Cardinale untuk mundur, “Cardinale kalian harus jual, pergilah”, “Klub ini tidak pantas untuk kami!.”

Meski demikian, pihak klub meminta semua pihak tetap tenang menghadapi situasi sulit tersebut. Milan akan melakukan evaluasi menyeluruh setelah kompetisi berakhir.

Beberapa pemain juga berpotensi hengkang jika klub gagal tampil di Liga Champions. Kondisi itu bisa memengaruhi kekuatan skuad pada musim mendatang.

Tinggalkan Balasan