Jakarta, Berita Nusantara 89. Tim Inggris dari Premier League gagal melanjutkan dominasi di Eropa musim ini. Hasil ini setelah Arsenal mengalami kekalahan di Final UCL 2025/2026 melawan PSG, Minggu (31/5/2025) dini hari.
Arsenal sebenarnya sukses mengejutkan PSG melalui gol cepat Havertz di menit kelima. Kemudian sepanjang laga, strategi bertahan Arsenal berhasil meredam permainan kolektif PSG. Sayangnya pelanggaran di kotak penalti terhadap Kvaratskhelia menggagalkan racikan Mikel Arteta malam ini.
Ousmane Dembele sukses mengeksekusi hadiah penalti tersebut dan membawa skor kembali imbang (1-1). Selanjutnya tidak ada gol hingga 120 menit pertandingan dan babak ekstra time berakhir.
Namun sayangnya dua penendang Arsenal gagal, Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes. Sementara Nuno Mendes yang gagal mengeksekusi penalti di kubu PSG.
Dengan demikian PSG sukses menaklukkan Eropa dengan menjadi back to back Juara Liga Champions. Musim lalu PSG berhasil menjadi juara setelah sukses menggilas Inter Milan lima gol tanpa balas.
Dominasi Inggris di Eropa Musim 2025/2026
Sebelumnya dominasi ini telah mulai saat Aston Villa memastikan juara Liga Europa dengan mengandaskan Freiburg di Final, Kamis (21/5/2026). Kemudian menyusul Crystal Palace yang mengamankan Liga Konferensi UEFA dalam final melawan Rayo Vallecano (28/5/2026).
Peluang Inggris untuk mendominasi sebenarnya tinggal menunggu kemenangan Arsenal di Final UCL ini. Namun sayangnya mimpi dominasi ini telah gagal di tangan PSG. Kegagalan dua penendang penalti Arsenal membuyarkan efektifitas strategi bertahan Mikel Arteta selama 120 menit laga berjalan.
Namun, keberhasilan Arsenal masuk final ini, sedikit banyak menegaskan bahwa Premier League masih tangguh di Eropa. Tim-tim Inggris masih layak mendapat perhatian saat bermain di kompetisi Eropa.
Setidaknya, Arsenal ikut menegaskan dominasi Premier League. Selama kompetisi, Arsenal praktis hanya “kalah penalti” di final. Perjalanan sempurna Arsenal di fase group dengan sapu bersih delapan laga membuktikan dominasinya.
Kemudian di fase knock out, Arsenal berhasil melaju setelah unggul agregat 3-1 versus Leverkusen (1-1 dan 2-0). Selanjutnya unggul agregat 1-0 di perempat final melawan Sporting dan unggul agregat 2-1 dari Atletico Madrid di semi final.
Dari total 15 laga di UCL The Gunners musim ini, Arsenal berhasil mengantongi 11 kemenangan dan 3 kali imbang. Jika pertandingan tidak memperhitungkan penalti, maka rekor tim asuhan Arteta ini tidak pernah kalah di Liga Champions musim ini.
Namun rekor ini membikin sesak dada Arsenal, karena rekor mentereng ini gagal dalam adu penalti di Final.
Baca : Premier League di Eropa : 2 Juara Eropa dan 9 Wakil Musim Depan


















