Juara UCL Sepanjang Masa, PSG ke 24

Berita, Olahraga647 Dilihat

Jakarta, Berita Nusantara 89. Menjadi juara UCL merupakan sebuah pencapaian tertinggi di klub Eropa. Liga Champions adalah kompetisi paling bergengsi di Eropa dengan peserta para juara di liga-liga top benua biru tersebut.

Dalam perjalanannya, UCL telah menghasilkan 24 tim juara dengan PSG sebagai tim terakhir yang menjadi raja dalam dua edisi beruntun. PSG menggagalkan Arsenal menjadi tim ke 25 dalam sejarah UCL melalui adu penalti, Minggu dini hari (31/5/2026).

Sepanjang sejarah UCL sejak 1955, Real Madrid memimpin dengan berhasil 15 kali juara. Tim Spanyol ini bahkan merajai Eropa pada dekade 1950an dengan juara lima kali beruntun. Lebih jauh musim 1955/1956 vs Reims, 1956/1957 vs Fiorentina, 1957/1958 vs AC Milan, 1958/1959 vs Reims dan 1959/1960 vs Eintracht Franfurt.

Selanjutnya Madrid kembali mendominasi Eropa selama tiga musim beruntun di era Zinedine Zidane pada 2015/2016, 2016/2017 dan 2017/2018. Saat itu ada masih Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema dalam tim utam Real Madrid.

Saat itu Madrid menang dramatis atas Atletico Madrid, selanjutny giliran Juventus dan puncaknya insiden drama Ramos dan Salah saat menang melawan Liverpool.

Juara UCL dengan Back to Back

Selanjutnya ada Benfica yang juga berhasil menjadi juara UCL back to back sekaligus menghentikan laju dominasi Madrid. Musim 1960/1961 vs Barcelona dan 1961/1962 vs Real Madrid.

Kemudian giliran klub-klub Italia merajai kompetisi Eropa, ada AC Milan 1962/1963. Namun sayangnya Milan gagal melakukan back to back dan harus puas menyerahkan mahkota juara ke rival sekotanya, Inter Milan. Selanjutnya Inter Milan melanjutkan dominasi Italia pada 1963/1964 dengan mengkandaskan Real Madrid dan 1964/1965 versus Benfica.

Musim selanjutnya tidak ada juara back to back, hingga pada 1971 Ajax Amsterdam melakukan hattrick juara hingga tahun 1973. Lebih jauh, pada musim 1970/1971 vs Panathinaikos, 1971/1972 vs Inter Milan dan 1972/1973 vs Juventus.

Era keemasan Ajax itu saat Rinus Michels dengan pemain-pemain seperti  Johan Neeskens dan putra kesayangan sepak bola Belanda, Johan Cruyff memainkan Total Football.

Bayern Juara Setelah Laga Ulang

Kemudian musim 1973/1974 Raja Eropa Jerman, Bayern Munchen giliran mendominasi dengan mengalahkan Atletico Madrid dalam laga ulang final. Sebelumnnya Munchen bermain imbang tanpa gol dan kedudukan tetap imbang 1-1 hingga 120 menit berjalan.

Pada saat itu, aturan penalti belum ada dalam sepakbola sehingga membutuhkan laga ulang. Selanjutnya Bayern dengan Franz Beckenbauer berhasil mengalahkan Luis Aragones dan Atletico dengan skor 4-0. Bayern kemudian melanjutkan dominasi Jerman dalam dua musim berikutnya (1974/1975) dan (1975/1976)

Kemudian tahun selanjutnya 1976/1977 dan 1977/1978 giliran dominasi Inggris dengan Liverpool berlanjut dengan Nottingham Forest 1978/1979 dan 1979/1980.

Dominasi AC Milan kemudian membawa Piala UCL ke Italia. Trio Belanda Marco van Basten, Ruud Gullit dan Frank Rijkaard berhasil membawa Milan juara UCL musim 1988/1989 dan 1989/1990.

Edisi terakhir musim ini, 2025/2026 giliran klub Prancis, PSG back to back juara setelah musim 2024/2025 juga berhasil membawa gelar juara.

Distribusi Juara UCL

Dalam sejarahnya, Spanyol Inggris dan Italia mendominasi juara UCL. Spanyol dengan 20 gelar ( Real Madrid 15 dan Barcelona 5). Kemudian Inggris dengan 15 gelar juara dari Liverpool (6), Manchester United (3), Nottingham Forest(2), Chelsea (2), Aston Villa (1), Manchester City (1). Inggris menjadi penyumbang klub terbanyak dalam sejarah kompetisi ini.

Italia dengan 12 gelar juara dengan dominasi 7 gelar AC Milan, 3 gelar Inter Milan dan 2 gelar dari Juventus. Selanjutnya Jerman dengan Bayern Munchen (6), Dortmund (1) dan Hamburg (1) dengan total 8 gelar.

Kemudian Belanda dengan 6 gelar dari Ajax Amsterdam (4) serta PSV Eindhoven dan Feyenoord masing-masing menyumbang 1 gelar. Portugal berhasil mengamankan 4 gelar juara UCL dari Porto dan Benfica dengan masing-masing 2 gelar juara.

Kemudian Prancis 3 gelar dari Marseille dan yang terbaru back to back juara UCL dari PSG (2). Terakhir ada Rumania (Steau Bucharest), Serbia (Red Star Belgrade) dan Skotlandia (Celtic).

Pemain dan Pelatih

Pemain dengan 6 gelar juara UCL, Toni Kroos, Dani Carvajal, Luka Modric, Nacho Fernandez. Kemudian ada Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, Gareth Bale, Casemiro, Marcelo, Isco, dan Lucas Vazquez dari Madrid dengan 5 gelar. Selanjutnya ada legenda Italia, Paolo Maldini dan Alesandro Costacurta juga dengan 5 gelar juara.

Namun, dalam hal produktifitas gol, Cristiano Ronaldo menjadi yang terbaik sepanjang masa dengan 140 gol, menyusul di belakangnya ada Messi dengan 129 gol. Selanjutnya ada Lewandowski (109) dalam daftar pemain dengan 100 gol di UCL.

Kemudian Karim Benzema (90), Raúl González (71), Kylian Mbappé (70), Erling Haaland (57), Thomas Müller (57), Ruud van Nistelrooy (56), Harry Kane (54).

Sedangkan Carlo Ancelotti menjadi pelatih dengan 5 gelar juara, menjadikannya pemilk gelar terbanyak (AC Milan 2 kali, Real Madrid 3 kali).

Kemudian ada Zinedine Zidane yang berhasil hattrick juara bersama Real Madrid, ia juga menjadi pelatih pertama yang mencatatkan sejarah hattrick juara. Selanjutnya ada Pep Guardiola dengan 2 gelar juara UCL bersama Barcelona dan 1 gelar UCL bersama Manchester City. Terakhir ada nama Bob Paisley dengan 3 gelar juara bersama Liverpool.

Pelatih dengan gelar juara UCL terbanyak Carlo Ancelotti
Pelatih dengan gelar juara UCL terbanyak Carlo Ancelotti

Daftar Juara UCL Sepanjang Masa

Real Madrid (1955/1956), (1956/1957), (1957/1958), (1958/1959) dan (1959/1960).

Benfica (1960/1961) dan (1961/1962).

AC Milan (1962/1963).

Inter Milan (1963/1964) dan (1964/1965).

Real Madrid (1965/1966).

Glasgow Celtics (1966/1967).

Manchester United (1967/1968).

AC Milan (1968/1969).

Feyenord (1969/1970).

Ajax Amsterdam (1970/1971), (1971/1972) dan (1972/1973).

Bayern Munchen (1973/1974), (1974/1975) dan (1975/1976).

Liverpool (1976/1977) dan (1977/1978).

Nottingham Forest (1978/1979) dan (1979/1980).

Dekade 1980-2000

Liverpool (1980/1981).

Aston Villa (1981-1982).

Hamburd (1982-1983).

Liverpool (1983-1984).

Juventus (1984-1985).

Steau Bucharest (1985-1986).

Porto (1986-1987).

PSV Eindhoven (1987/1988)

AC Milan (1988/1989) dan (1989/1990).

Red Star Belgrade (1990/1991).

Barcelona (1991/1992).

Marseille (1992/1993).

AC Milan (1993/1994).

Ajax Amsterdam (1994/1995)

Juventus (1995/1996).

Dortmund (1996/1997).

Real Madrid (1997/1998).

Manchester United (1998/1999).

Real Madrid (1999/2000).

juara UCL Dekade 2000

Bayern Munchen (2000/2001).

Real Madrid (2001/2002).

AC Milan (2002/2003).

Porto (2003/2004).

Liverpool (2004/2005).

Barcelona (2005/2006).

AC Milan (2006/2007).

Manchester United (2007/2008).

Barcelona (2008/2009).

Inter Milan (2009/2010).

Barcelona (2010/2011).

Chelsea (2011/2012).

Bayern Munchen (2012/2013).

Real Madrid (2013/2014).

Barcelona (2014//2015).

Real Madrid (2015/2016), (2016/2017) dan (2017/2018).

Liverpool (2018/2019).

Bayern Munchen (2019//2020).

Chelsea (2020/2021).

Real Madrid (2021/2022).

Manchester City (2022/2023).

Real Madrid (2023/2024).

PSG (2024/2025) dan (2025/2026).

Tinggalkan Balasan