Pertamina Buka Suara Mengenai Pertalite 16.088

Berita, Ekonomi2 Dilihat

JAKARTA, Berita Nusantara 89. Perbincangan mengenai harga Pertamax yang lebih murah dariPertalite ramai di masyarakat. Sebelumnya ramai video yang menunjukkan struk pembelian di SPBU Pertamina Patra Niaga (PPN) tertulis harga Pertalite tanpa subsidi 16.088 per liter.

Pengunggah video mempertanyakan alasan pemerintah memberikan subsidi lebih tinggi untuk Pertalite (6.088/liter). Sementara RON dan Oktan Pertamax yang lebih tinggi tidak mendapat subsidi padahal harga tanpa subsidi hanya 12.800 per liter.

“Coba Pertalite nonsubsidi 16.088, pemerinah subsidi 6.088 jadi 10.000. Nah pertanyaannya kenapa mesti Pertalite yang mendapat subsidi ? kenapa enggak Pertamax?. Pertamaz 12.800, coba bayangin masa iya harga asli Pertalite lebih mahal dari Pertamax ?.” ujar netizen di unggahan tersebut.

Pertamina Jelaskan Perbedaan Konsumsi BBM

Menanggapi hal tersebut, Corporate Secretary PPN memberikan penjelasan terkait perbandingan biaya penggunaan kedua jenis bahan bakar tersebut. Robert MV Dumatubun, menegaskan bahwa subsidi oleh pemerintah berdasarkan kajian terhadap penggunaan produk yang paling besar.

Selanjutnya pemerintah menetapkan bensin Jenis BBM Khusus Penugasa (JBKP). Sementara Pertamax merupakan BBM yang tidak ada subsidi karena penentuan harganya mengikuti harga pasar. Kemudian, PPN telah berkoordinasi terkait harga Pertamax per 1 April 2026.

Klarifikasi Pertamina Mengenai Harga Pertalite
Klarifikasi Pertamina Mengenai Harga Pertalite

“Karena Pertamax ada untuk masyarakat menengah yang mampu. Sementara Turbo dan lainnya untuk menengah ke atas,” kata Robert dalam keterangan tertulis, Jumat (8/5/2026).

Sehingga kemudiann harga keekonomian Pertamax sebenarnya lebih mahal dari Pertalite tanpa subsidi, sebesar 16.088 per liter. Lebih jauh, ada peran pemerintah dalam penentuan harga Pertamax. Ketika harga Pertamax Turbo masih sekitar 13.100 per liter, harga Pertamax berada di 12.300 per liter. Dengan kata lain, ketika saat ini harga Pertamax Turbo tembus 19.900, seharusnya harga Pertamax berada di sekitar itu.

Penyesuaian Harga BBM Mulai Mei 2026

Sebelumnya Pertamina telah menaikkan harga BBM nonsubsidi pada awal Mei 2026. Hal ini setelah penyesuaian harga bulanan BBM. Robert mengungkapkan penyesuaian harga ini merupakan mekanisme pasar mengikuti perkembangan global.

“Penyesuaian sebagai bagian dari evaluasi berkala yang mengacu pada mekanisme keekonomian. Dengan mempertimbangkan harga minyak mentah dunia, harga produk olahan di pasar internasional, serta fluktuasi nilai tukar rupiah,” ujar Robert.

Lebih jauh, harga Pertamax Turbo menjadi 19.900 per liter, naik 500 dari harga sebelumnya. Harga Dexlite 26.000/liter, naik Rp2.400 dan Pertamina Dex 27.900/liter, naik Rp4.000. Sementara, harga Pertamax (RON 92) tetap 12.300/liter dan Pertamax Green 95 (RON 95) juga tetap Rp12.900/liter. (Jabodetabek)

Harga BBM Pertamina

DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta:

Pertamax: Rp12.300/liter, Pertamax Turbo: Rp19.900/liter, Pertamax Green: Rp12.900/liter. Dexlite: Rp26.000/liter, Pertamina Dex: Rp27.900/liter, Pertalite: Rp10.000/liter, Biosolar: Rp6.800/liter 


Riau dan Kepulauan Riau:

Pertamax: Rp12.900/liter, Pertamax Turbo: Rp20.750/liter, Dexlite: Rp27.150/liter, Pertamina Dex: Rp29.100/liter. Pertalite: Rp10.000/liter, Biosolar: Rp6.800/liter

Bengkulu, Nusa Tenggara Timur:

Pertamax: Rp12.600/liter, Pertamax Turbo: Rp20.350/liter, Dexlite: Rp26.600/liter, Pertamina Dex: Rp28.500/liter. Pertalite: Rp10.000/liter, Biosolar: Rp6.800/liter

Bali, Nusa Tenggara Barat:

Pertamax: Rp12.300/liter, Pertamax Turbo: Rp19.900/liter, Dexlite: Rp26.000/liter. Pertamina Dex: Rp27.900/liter, Pertalite: Rp10.000/liter.

Aceh:

Pertamax: Rp12.600/liter, Pertamax Turbo: Rp20.350/liter, Dexlite: Rp26.600/liter, Pertamina Dex: Rp28.500/liter.

Sumatra Barat:

Pertamax: Rp12.900/liter, Pertamax Turbo: Rp20.750/liter, Dexlite: Rp27.150/liter. Pertamina Dex: Rp29.100/liter, Pertalite: Rp10.000/liter

Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Sumatra Utara:

Pertamax: Rp12.600/liter, Pertamax Turbo: Rp20.350/liter, Dexlite: Rp26.600/liter. Pertamina Dex: Rp28.500/liter, Pertalite: Rp10.000/liter.

Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah:

Pertamax: Rp12.600/liter, Pertamax Turbo: Rp20.350/liter, Dexlite: Rp26.600/liter
Pertamina Dex: Rp28.500/liter, Pertalite: Rp10.000/liter

Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan:

Pertamax: Rp12.900/liter, Pertamax Turbo: Rp20.750/liter, Dexlite: Rp27.150/liter
Pertamina Dex: Rp29.100/liter, Pertalite: Rp10.000/liter

Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat:

Pertamax: Rp12.600/liter, Pertamax Turbo: Rp20.350/liter, Dexlite: Rp26.600/liter
Pertamina Dex: Rp28.500/liter, Pertalite: Rp10.000/liter

Maluku, Maluku Utara:

Pertamax: Rp12.600/liter, Dexlite: Rp26.600/liter, Pertalite: Rp10.000/liter

Papua, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Barat Daya, Papua Selatan:

Pertamax: Rp12.600/liter, Pertamax Turbo: Rp20.350/liter, Dexlite: Rp26.600/liter
Pertamina Dex: Rp28.500/lite, Pertalite: Rp10.000/liter.


Free Trade Zone Batam:

Pertamax: Rp11.750/liter, Pertamax Turbo: Rp18.900/liter, Dexlite: Rp24.700/liter
Pertamina Dex: Rp26.500/liter, Pertalite: Rp10.000/liter


Free Trade Zone Sabang:

Pertamax: Rp11.550/liter, Dexlite: Rp24.400/liter, Pertalite: Rp10.000/liter.

Tinggalkan Balasan