Madiun, Berita Nusantara 89. Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, menghadiri kegiatan penyerahan sarana dan prasarana KDKMP, Jumat, 16 Mei 2026. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung penguatan kelembagaan dan pelayanan masyarakat di tingkat desa.
Penyerahan sarana dan prasarana itu turut unsur Forkopimda, pemerintah daerah, serta sejumlah perwakilan instansi terkait. Komandan Kodim 0803 Madiun, I Nyoman Adhisaputra, juga terlihat hadir dalam kegiatan ini dari unsur Forkopimda. Acara berlangsung dengan tertib dan mendapat perhatian dari para peserta yang hadir.
Bupati Madiun : 206 KDKMP Madiun
Dalam seremoni acara di Pendopo Ronggo Djumeno, Bupati Madiun menyerahkan sarpras kepada 206 KDKMP se Kabupaten Madiun. Selanjutnya agar operasional dapat segera berjalan secara maksimal dan mandiri.
Lebih jauh sarpras KDKMP ini meliputi perangkat Administrasi Legalitas Hukum (AHU). Kemudian juga sejumlah fasilitas gerai fisik, gudang logistik dan instrumen sistem manajemen digital.

Bupati menegaskan bahwa KDKMP bukan sekedar usaha musiman, tapi merupakan pilar strategis ketahanan pangan,
“Sarana prasarana ini adalah modal awal agar pengurus di tingkat desa bisa bergerak cepat. KDMP memiliki mulai dari penyedia pupuk, obat-obatan pertanian, unit pembayaran, hingga penyalur komoditas pangan utama. Saya meminta merawat fasilitas ini dengan baik demi melayani kebutuhan masyarakat secara optimal,” ujar Bupati Hari Wuryanto.
Sinergi Dengan Forkopimda
Pemkab Madiun juga menekankan sinergi Forkopimda untuk memperkuat pengawasan. Dengan melibatkan Kepala desa sebagai pengawas wajib melaporkan dinamika operasional secara berkala.
Dengan dukungan sarpras yang memadai, rantai pasok komoditas pangan dari petani lokal ke konsumen akan semakin pendek. Hal ini akan menjaga stabilitas harga pasar sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.
Komandan Kodim 0803 Madiun, I Nyoman Adhisaputra, menambahkan bahwa dukungan sarana ini dapat memperkuat perekonomian kerakyatan melalui pengembangan koperasi desa.
Selain itu, keberadaan kendaraan operasional juga mampu memperlancar distribusi barang serta meningkatkan pelayanan koperasi kepada masyarakat desa.

Langkah ini menjadi bukti konkret komitmen Pemkab Madiun dalam membangun fondasi ekonomi yang kuat di tingkat desa, sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah dan nasional.
Dengan dukungan sarpras yang memadai, rantai pasok komoditas pangan dari petani lokal ke konsumen diharapkan semakin pendek. Hal ini akan menjaga stabilitas harga pasar sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.
Langkah ini menjadi bukti konkret komitmen Pemkab Madiun dalam membangun fondasi ekonomi yang kuat di tingkat desa, sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah dan nasional.












