Madiun, Berita Nusantara 89. Emil Audero belum putuskan masa depan kariernya setelah masa peminjamannya bersama Cremonese resmi berakhir musim ini. Kiper Timnas Indonesia itu kini akan kembali ke Como, klub yang masih memegang hak kontraknya, namun belum mengambil keputusan terkait langkah berikutnya.
Situasi tersebut membuat masa depan penjaga gawang berusia 29 tahun itu menjadi perhatian publik, terutama setelah penampilannya bersama Timnas Indonesia mendapat banyak sorotan positif dalam beberapa laga internasional terakhir.
Musim ini, Emil hanya absen di empat laga bersama Cremonese, namun sayangnya ia tidak dapat membawa klub itu bertahan di Serie setelah hanya finish posisi 17 klasemen.
Emil Audero di Cremonese
Selama musim 2025/2026 Emil menjadi tembok kokoh Cremonese di Serie A. Lebih jauh, dalam total 34 laga, ia mencatatkan 11 clean sheet dan 50 kebobolan serta 6.84 rating per laga.
Selanjutnya ia juga mencatatkan 123 penyelamatan musim ini dan menjadi rekor penyelamatan kiper tertinggi di Serie A musim ini.
Namun sayangnya statistik mengkilap ini tidak berbanding dengan hasil akhir, Cremonese harus berat hati bermain di Serie B musim depan. Emil Audero dan kawan-kawan hanya berhasil finiish 17 dengan 34 poin dari 38 laga Serie A musim ini.
Cremonese hanya memiliki rataan 0.8 gol per laga dari 4 tembakan ke gawang. Lebih jauh, tumpulnya lini depan klub meski telah ada Jamie Vardy (7 gol) menjadikan rataan gol ini sangat minim. Hal ini karena rataan kebobolan mereka tembus 4.5 per laga atau dua kali lipatnya.
Alhasil dari 38 laga di Serie A, Emil Audero cs hanya berhasil membawa 8 kemenangan, 10 hasil imbang dan 32 kekalahan. Lebih jauh, jumlah kemasukan dan memasukkan golnya 57-25 dan poin akhir klasemen 34.
Emil Audero : Masih Terlalu Dini Tentukan Masa Depan
Hingga saat ini belum ada kepastian mengenai klub yang akan menjadi sandaran Emil Audero pada musim mendatang. Sejumlah opsi masih terbuka, termasuk bertahan bersama Como atau menerima tawaran dari tim lain termasuk Juventus yang getol menginginkannya.
Namun, keputusan akhir kemungkinan setelah proses evaluasi bersama pihak klub dan agen pemain selesai. Meski demikian, Emil menegaskan dirinya ingin memilih langkah terbaik demi menjaga konsistensi bermain dan perkembangan kariernya ke depan.
“Saya berstatus pemain pinjaman di Cremonese dengan opsi pembelian. Saya masih memiliki kontrak dua tahun lagi di Como. Untuk saat ini masih terlalu dini untuk membicarakan masa depan. Harapan saya ini bisa membuat saya bahagia,” kata Emil.
Perjalanan karier Emil Audero memasuki fase menarik setelah masa peminjamannya berakhir. Banyak pihak menantikan keputusan sang kiper terkait klub yang akan dibelanya musim depan.
Dengan pengalaman di Serie A dan kontribusinya bersama Timnas Indonesia, peluang tetap terbuka lebar bagi Emil untuk melanjutkan karier di level kompetitif. Untuk saat ini, Emil Audero belum putuskan masa depan dan memilih menunggu waktu yang tepat sebelum mengambil keputusan penting terkait masa depannya.
Kans Bermain di UCL Musim Depan
Como masih memiliki kontrak Emil Audero yang berlaku sampai dengan Juni 2028. Kesepakatan berdurasi empat tahun sejak bergabung dari Sampdoria pada Juli 2024.
Como sendiri kini menjelma sebagai tim kuda hitam di Serie A 2025/2026. Tim besutan Cesc Fabregas ini justru meroket tajam dan bersaing di papan atas dengan berhasil finish posisi 4 klasemen mengangkangi Juventus dan AC Milan. Como finis di peringkat keempat klasemen akhir Serie A dengan nilai 71 dari 38 laga. Sepanjang musim ini mereka mengumpulkan 20 kemenangan, 11 kali imbang, dan tujuh kali kalah.
Como melengkapi empat tim yang menjadi wakil Italia di Liga Champions musim 2026/2027. Inter Milan menjadi juara musim ini, menyusul Napoli, AS Roma, dan Como.
Bahkan Como mampu menyingkirkan tim raksasa AC Milan dan Juventus ke Europa League yang berada di bawahnya pada klasemen akhir Serie A. Jika kembali menjadi bagian dari skuad Como musim depan, maka Emil Audero punya kans bermain di ajang Liga Champions.













