Keracunan Masal Buruh PT BMI Lamongan

Berita, Daerah71 Dilihat

Lamongan, Berita Nusantara 89. Keracunan masal buruh di PT BMI Lamongan sempat menghebohkan warga kini memasuki tahap penyelidikan. Seluruh pekerja yang sebelumnya menjalani perawatan akibat insiden tersebut telah kembali ke rumah masing-masing setelah kondisi kesehatan mereka membaik.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, aparat kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan pendalaman untuk mengetahui sumber dan penyebab pasti dugaan paparan gas yang mengakibatkan sejumlah pekerja mengalami gangguan kesehatan.

Enam orang buruh PT BMI di RSI Nashrul Ummah Lamongan telah pulang pada Jumat (5/6/2026) malam, menyusul 12 rekannya yang telah pulang sore harinya.

Kapolsek Deket, AKP Achmat Khusen, memastikan seluruh pekerja yang sempat mendapatkan penanganan medis kini telah pulang. Kondisi para korban stabil setelah menjalani observasi dan perawatan di fasilitas kesehatan.

Sementara itu, petugas masih mengumpulkan berbagai informasi dan keterangan guna mengungkap penyebab insiden yang terjadi di lingkungan perusahaan tersebut.

Selain itu, sejumlah sampel dan data pendukung juga tengah dalam pemeriksaan untuk memastikan jenis zat yang diduga memicu gangguan kesehatan para pekerja.

Kronologi Keracunan Masal Buruh PT BMI

Sebelumnya. 19 buruh PT BMI mengalami Keracunan Masal di area produksi perusahaan. Lebih jauh, PT BMI merupakan perusahaan pengolah ikan dan udang di Lamongan. Selanjutnya menurut Kapolsek, dalam keterangan pekerja tiba-tiba merasa kondisi tubuh tidak nyaman saat bekerja.

Dugaan keracunan masal buruh ini setelah mereka mengalami gejala dan keluhan yang sama, mata perih berair, tenggorokan kering, lemas dan sesak nafas.

Kemudian, para pekerja yang merasakan gejala tersebut segera mendapatkan pertolongan dan dibawa ke fasilitas kesehatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Petugas medis melakukan observasi terhadap para korban guna memastikan kondisi kesehatan mereka tidak memburuk. Setelah mendapatkan penanganan, kondisi para pekerja berangsur membaik.

Dalam Penyelidikan Polisi

Selanjutnya polisi saat ini masih mengumpulkan keterangan dan melakukan pendalaman untuk memastikan sumber masalah. “Masih penyelidikan dan penanganan,” ujar Kapolsek.

Menurutnya, penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui sumber pasti Keracunan Masal Buruh yang menyebabkan para pekerja mengalami gangguan kesehatan tersebut. “Kondisi korban sudah membaik dan semuanya sudah pulang. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kejadian tersebut,” ujarnya.

Selain meminta keterangan dari pihak perusahaan dan saksi, petugas juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendalami kemungkinan adanya paparan zat tertentu di area kerja.

Meski sempat menimbulkan kepanikan, insiden tersebut tidak menyebabkan korban meninggal dunia. Seluruh pekerja yang terdampak berhasil mendapatkan penanganan medis dengan cepat.

Namun, aparat tetap menganggap peristiwa ini sebagai kasus yang perlu ditelusuri secara menyeluruh agar penyebabnya dapat diketahui secara pasti.

Selanjutnya, hasil pemeriksaan laboratorium dan investigasi lapangan akan menjadi dasar bagi petugas untuk menentukan langkah berikutnya.

Tinggalkan Balasan