Jakarta, Berita Nusantara 89. Wapres Gibran Rakabuming Raka bertemu dengan siswa peserta lomba cerdas cermat MPR yang sempat menjadi sorotan publik. Pertemuan itu berlangsung setelah juri menganggap jawaban mereka dalam perlombaan salah dan memicu perdebatan di media sosial.
Josepha Alexandra dan rekan-rekannya dari SMAN 1 Pontianak bertemu Wapres Gibran bertemu mereka di Istana Wakil Presiden Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Ia mengaku senang bisa bertemu langsung dengan Wapres Gibran. Selanjutnya momen ini akan menjadi penyemangat dirinya dan tim untuk terus belajar dan berprestasi.
“Pastinya perasaan saya sangat senang dan ini menjadi suatu harapan dan semangat bagi kami untuk terus melangkah maju dan berkembang,” ujarnya.
Wapres Gibran Berikan Tips dan Motivasi
Dalam kesempatan tersebut, para siswa mengaku mendapatkan berbagai masukan dari Gibran, termasuk tips menghadapi debat dan menjaga rasa percaya diri saat berbicara di depan umum. “Di dalam tadi, kami dapat motivasi sama Pak Wapres untuk terus belajar,” kata Josepha
Para siswa mengaku mendapatkan banyak pelajaran dari pertemuan itu. Salah satu peserta menyebut Gibran memberikan tips tentang cara menyampaikan argumen dengan tenang dan percaya diri saat berdiskusi maupun berdebat. “Kami dapat motivasi dan tips and trick juga bagaimana caranya nanti untuk ber-public speaking atau untuk berdebat di muka umum,” katanya.
Selain itu, suasana pertemuan berlangsung hangat dan santai. Para siswa tampak antusias berbincang langsung dengan Wakil Presiden.
Viral Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar
Sebelumnya, peristiwa ini bermula ketika juri menganggap salah jawaban peserta lomba cerdas cermat MPR. Padahal, banyak warganet menilai jawaban siswa tersebut justru benar.
Video momen itu kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu beragam tanggapan publik. Banyak pihak menyayangkan keputusan juri yang dianggap kurang tepat dalam menilai jawaban peserta.
Polemik tersebut membuat lomba cerdas cermat MPR menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah tokoh pendidikan juga ikut memberikan komentar terkait pentingnya ketelitian dalam penilaian kompetisi akademik.
MPR selaku pihak penyelenggara telah melakukan klarifikasi dan menyampaikan permintaan maafnya. Melalui Sekretariat MPR RI menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian dewan juri yang menyebabkan polemik. Terkait pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Provinsi Kalimantan Bara, Selasa (12/5/2026).
Permintaan maaf tersebut sebagai bentuk tanggung jawab atas kontroversi yang berkembang di masyarakat.














