Bakti Religi Polres Madiun Pererat Kerukunan Umat Beragama

Berita, Daerah153 Dilihat

Madiun, Berita Nusantara 89. Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Madiun bersama seluruh polsek jajaran menggelar kegiatan Bakti religi Polres Madiun. Lebih jauh, kegiatan ini dengan membersihkan sejumlah tempat ibadah di wilayah Kabupaten Madiun, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan yang serentak ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Selenjutnya kegiatan ini sekaligus wujud kepedulian Polri terhadap lingkungan dan kerukunan antarumat beragama. Personel kepolisian bersama masyarakat bergotong royong membersihkan area tempat ibadah agar tetap nyaman untuk beribadah.

Bakti Religi Polres Madiun Serentak

Dalam pelaksanaannya, kegiatan bakti religi menyasar sejumlah tempat ibadah lintas agama yang berada di wilayah hukum Polres Madiun.

Beberapa lokasi yang menjadi sasaran kegiatan antara lain Masjid Terowongan di Kecamatan Geger, Gereja Eklasia di Desa Munggut Kecamatan Wungu. Kemudian Masjid Jami’ Fatma Zahro Kecamatan Kebonsari, serta Gereja GPT Maranata Tabernakel di Desa Bagi Kecamatan Madiun.

Personel Polres Madiun dan anggota polsek jajaran terlihat membersihkan halaman, ruang ibadah, area parkir, hingga lingkungan sekitar tempat ibadah. Selain menjaga kebersihan, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan suasana yang lebih nyaman dan kondusif bagi masyarakat.

Bakti Religi Polres Madiun di Gereja
Bakti Religi Polres Madiun di Gereja

Kapolres: Polri Harus Dekat dengan Masyarakat

Kapolres Madiun mengatakan bahwa kegiatan bakti religi ini merupakan salah satu agenda sosial dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Madiun. Menurutnya, Polri ingin menunjukkan kehadiran yang lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung.

“Melalui kegiatan Bakti Religi ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap lingkungan dan kerukunan antarumat beragama. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat serta memperkuat hubungan baik yang selama ini telah terjalin,” ujar AKBP Kemas Indra Natanegara.

Kapolres menilai keberagaman Kabupaten Madiun merupakan aset berharga yang harus terjaga bersama. Karena itu, pelaksanaan kegiatan di berbagai tempat ibadah menjadi simbol nyata komitmen Polri dalam merawat persatuan dan keharmonisan masyarakat.

Selain itu, kegiatan lintas agama ini agar mampu memperkuat rasa saling menghormati dan meningkatkan gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, para pengurus tempat ibadah dan warga setempat menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka mengapresiasi kepedulian Polres Madiun yang tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Melalui kegiatan bakti religi ini, Polres Madiun ingin terus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Di sisi lain, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi antara aparat kepolisian dan warga.

Dengan mengusung semangat “Polri Untuk Masyarakat”, Polres Madiun berkomitmen menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat. Melalui bakti religi Polres Madiun, agar tercipta lingkungan yang bersih, hubungan masyarakat yang semakin erat, serta situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Madiun.

Tinggalkan Balasan