Humas PSHT Se-Solo Raya Digembleng di Surakarta

Tekankan Literasi Media dan Citra Organisasi PSHT

Berita148 Dilihat

Surakarta, Berita Nusantara 89. Humas PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) se-Soloraya mengikuti pelatihan kehumasan di Dalem Kayonan, Kota Surakarta, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kapasitas sumber daya organisasi, khususnya di bidang komunikasi publik dan pengelolaan informasi.

Pelatihan sehari tersebut menghadirkan sejumlah materi profesional dari pengurus pusat. Selanjutnya dengan fokus pada penguatan peran strategis humas sebagai penghubung komunikasi organisasi, baik secara internal maupun eksternal.

Perwakilan Penmas Humas PSHT Se-Solo Raya Digembleng di Surakarta, Pusat Madiun, Yudhistira Arief Satya Putra, menegaskan pentiingnya fungsi humas. Lebih jauh, humas memiliki posisi dalam menjaga citra sekaligus membangun hubungan yang konstruktif dengan masyarakat.

“Peran humas sangat butuh dalam organisasi. Humas menjadi corong komunikasi untuk menjaga hubungan baik, baik internal maupun eksternal,” ujarnya.

Selain membahas fungsi kehumasan, peserta juga mendapatkan penguatan terkait literasi media dan etika bermedia sosial. Lebih jauh, termasuk manajemen informasi, serta pentingnya verifikasi informasi di era digital.

Pentingnya Literasi Media dan Citra Organisasi PSHT

Dalam materinya, Yudhistira menekankan agar setiap pengurus humas mampu menjadi agen informasi. Kemudian dengan informasi akurat, menyejukkan, dan tidak mudah terpengaruh narasi yang belum terverifikasi.

“Uji setiap informasi harus sebelum share. Jangan sampai informasi yang belum terverifikasi justru memicu kegaduhan dan merusak kepercayaan masyarakat,” katanya.

Ketua Cabang Khusus PSHT Keraton Surakarta, KP. Eddy Wirabhumi, menyampaikan pelatihan ini agar memperkuat soliditas humas di tingkat cabang. Sekaligus meningkatkan kemampuan komunikasi organisasi di tengah perkembangan arus informasi yang sangat cepat.

Menurutnya, humas tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga menjaga marwah organisasi dan memperkuat persaudaraan.

“Kegiatan ini penting agar seluruh elemen humas memiliki pemahaman yang sama. Terutama dalam menyampaikan informasi organisasi secara tepat, proporsional, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Sementara Ketua Dewan Khusus PSHT Cabang Keraton, KRAT. Shinto Suroso Notonegoro, mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai ruang konsolidasi antarhumas cabang di Soloraya.

Ia menilai forum seperti ini penting untuk memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, sekaligus mempererat jejaring komunikasi antarcabang.

Selain materi komunikasi organisasi, pembekalan peserta dengan pemahaman agar setiap persoalan yang berkaitan dengan aspek hukum maupun legalitas organisasi tersampaikan. Terutama melalui kanal resmi yang berwenang, sehingga tidak memunculkan disinformasi di ruang publik.

Pelatihan ini juga menekankan pentingnya setiap warga organisasi, mulai siswa hingga warga tingkat lanjut. Agar bisa memahami fungsi dasar kehumasan sebagai bagian dari tanggung jawab menjaga nama baik organisasi.

Melalui kegiatan ini, PSHT berharap lahir humas-humas cabang yang tidak hanya adaptif terhadap perkembangan media digital. Lebiih jauh, juga mampu menjadi penjaga narasi positif organisasi di tengah masyarakat.

Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dengan komitmen bersama memperkuat sinergi komunikasi, soliditas persaudaraan, serta penyebaran informasi yang edukatif dan konstruktif.

Tinggalkan Balasan