Merauke, Berita Nusantara 89. Semangat dan kekhidmatan mewarnai pelaksanaan Tes Jago bagi calon warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Merauke Pusat Madiun. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Rabu-Kamis (2-3/7/2026). menjadi satu tahapan penting proses pembentukan karakter calon warga sebelum mengikuti pengesahan SH Terate Merauke.
Pelaksanaan Tes Jago SH Terate Merauke terbagi menjadi dua gelombang sebagai bentuk penyesuaian terhadap luasnya wilayah dan jauhnya jarak tempuh peserta. Lebih jauh, peserta berasal dari berbagai komisariat di Kabupaten Merauke dan sekitarnya.
Selanjutnya hadir langsung dalam kegiatan Ketua PSHT Cabang Merauke Pusat Madiun, Kangmas Murni Hadi Prayitno, bersama jajaran pengurus cabang. Hadir pula Kangmas Samudjo dari Timika serta Kangmas Nurhadi dari Merauke yang turut mengawal jalannya kegiatan.
SH Terate Merauke : Prosesi Pengesahan Calon Warga
Tes Jago merupakan tradisi yang telah lama menjadi bagian dari proses pendidikan di lingkungan SH Terate. Kegiatan ini mempertemukan calon warga dari berbagai komisariat untuk mengikuti tahapan yang mengandung nilai-nilai pendidikan, kedisiplinan, dan pembentukan mental.
Meski menggunakan ayam jago sebagai bagian dari proses, kegiatan tersebut bukanlah adu ayam dalam pengertian perjudian maupun hiburan. Di lingkungan SH Terate, ayam jago sebagai simbol keberanian, kesetiaan, kehormatan, dan tanggung jawab yang harus setiap calon warga miliki.
Sebelum mengikuti Tes Jago, setiap peserta wajib mempersiapkan ayam jagonya masing-masing. Mereka bertanggung jawab merawat, memberi pakan, menjaga kesehatan, melatih, hingga memastikan kondisi fisik ayam tetap prima. Proses tersebut menjadi sarana pembelajaran tentang kepedulian, kesabaran, dan tanggung jawab terhadap makhluk hidup.
Nilai utama yang ingin tertanam melalui Tes Jago bukanlah kemenangan dalam pertarungan, melainkan kesiapan mental calon warga. Mereka harus memiliki ketekunan, kesungguhan, pengendalian diri, serta kemampuan menghadapi setiap proses dengan penuh tanggung jawab.
Melalui tahapan ini, SH Terate berupaya membentuk pribadi yang tidak hanya memiliki kemampuan bela diri, tetapi juga berakhlak mulia. Lebih jauh, mereka harus dan mampu mengamalkan ajaran organisasi dalam kehidupan sehari-hari.
Filosofi Ayam Jago
Sementara, filosofi ayam jago yang berani menghadapi tantangan namun tetap berada dalam kendali menjadi gambaran karakter seorang pendekar SH Terate. Keberanian harus selalu berjalan beriringan dengan kebijaksanaan, kerendahan hati, serta kepatuhan terhadap ajaran organisasi.
Tes Jago juga mengajarkan bahwa keberhasilan tidak dapat meraihnya secara instan. Setiap calon warga harus menghargai proses, berjuang dengan sungguh-sungguh, serta menjaga komitmen dalam setiap tahapan.
Di tengah perkembangan zaman, SH Terate Merauke terus mempertahankan tradisi tersebut sebagai bagian dari warisan pendidikan karakter. Melalui Tes Jago, organisasi berharap lahir warga-warga SH Terate yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki jiwa ksatria, berbudi pekerti luhur, bertanggung jawab, serta mampu menjaga nilai-nilai persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.













