Kediri, Berita Nusantara 89. Ribuan warga dan calon warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kota Kediri Pusat Madiun menggelar kegiatan “mlaku bareng”. Kegiatan ini mulai dari Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Kota Kediri, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bentuk loyalitas terhadap organisasi sekaligus upaya mempererat persaudaraan antar anggota. Acara berlangsung meriah dengan melibatkan warga Persaudaraan Setia Hati Terate dari Kota Kediri.
Dalam kegiatan di Kota Kediri itu hadir sejumlah tokoh, di antaranya AKBP Edi Herwiyanto, Ketua IPSI Siswanto, serta jajaran pengurus PSHT Cabang Kota Kediri Pusat Madiun.
Kehadiran para tokoh tersebut menambah semangat ribuan peserta yang sejak pagi sudah memadati lokasi kegiatan. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga untuk menunjukkan nilai-nilai positif dalam organisasi PSHT kepada masyarakat luas.
Rangkaian acara dengan apel bersama dan gerakan pembukaan seluruh peserta. Setelah itu, pengarahan dari Ketua PSHT Cabang Kota dan Kabupaten Kediri serta sambutan dari AKBP Edi Herwiyanto. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.
PSHT : Kedamaian dan Harmoni di Masyarakat
Dalam arahannya, AKBP Edi Herwiyanto mengingatkan seluruh warga dan calon warga PSHT agar mampu menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama dan bangsa. Ia menegaskan bahwa ajaran PSHT menanamkan nilai persaudaraan, persatuan, serta budi pekerti luhur dalam kehidupan sehari-hari.
“Sesuai dengan ajaran Persaudaraan Setia Hati Terate, yakni menjadi manusia yang berbudi luhur. Dan selalu mendukung serta bersinergi dengan bangsa, juga mengutamakan persaudaraan dan persatuan,” ujar AKBP Edi Herwiyanto dalam sambutannya.
Sementara itu, Ketua PSHT Cabang Kota Kediri Pusat Madiun, Agung Sediana, mengatakan kegiatan “mlaku bareng” bersama ribuan warga dan calon warga tersebut merupakan implementasi dari nilai “memayu hayuning bawono”.
Menurutnya, kegiatan itu menjadi salah satu cara menunjukkan kepada masyarakat bahwa warga PSHT selalu mengedepankan ajaran organisasi yang membawa kedamaian dan keharmonisan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Menanamkan Moral Etika dan Budi Pekerti Luhur
Ia menjelaskan, ajaran Persaudaraan Setia Hati Terate tidak hanya berfokus pada pembelajaran bela diri semata. Lebih dari itu, organisasi juga menanamkan nilai moral, etika, dan budi pekerti luhur kepada seluruh anggotanya. Dengan nilai-nilai tersebut, setiap warga PSHT mampu memberikan manfaat positif bagi lingkungan di mana pun berada.
“Karena ajaran PSHT mendidik manusia berbudi luhur, tahu benar dan salah. Artinya, seorang warga PSHT dapat membawa kedamaian dan manfaat bagi masyarakat,” kata Agung Sediana.
Kegiatan “mlaku bareng” tersebut berlangsung tertib dan mendapat perhatian masyarakat sekitar. Ribuan peserta berjalan bersama dengan penuh semangat sambil menjaga kekompakan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Momentum itu sekaligus menjadi ajang memperkuat citra positif organisasi di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, PSHT Cabang Kota Kediri Pusat Madiun berharap seluruh warga dan calon warga dapat terus menjaga persaudaraan, menjunjung nilai-nilai luhur organisasi, serta ikut berkontribusi menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Selain mempererat solidaritas internal, kegiatan itu juga mampu memperkuat hubungan harmonis antara organisasi, aparat keamanan, dan masyarakat.














