Jakarta, Berita Nusantara 89. Presiden Prabowo Subianto resmi mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia (BI) kepada DPR. Destry menjadi satu-satunya nama yang pemerintah ajukan untuk menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri pada 25 Juli 2026.
Destry bukan sosok baru dalam sektor moneter Indonesia. Perempuan kelahiran Jakarta pada 1963 itu memiliki pengalaman panjang di bidang ekonomi dan perbankan sebelum menduduki posisi strategis di BI.
Profil dan Pendidikan Destry Damayanti
Destry merupakan lulusan Sarjana Ekonomi Universitas Indonesia (UI). Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke Cornell University, New York, Amerika Serikat, dan meraih gelar Master of Science bidang Regional Science.
Selanjutnya Destry memulai karir di sektor ekonomi sebagai Senior Economic Adviser Duta Besar Inggris untuk Indonesia pada 2000-2003.
Setelah itu, Destry menjalani peran sebagai peneliti dan pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 2005-2006. Kemudian melanjutkan karier di sektor keuangan. Destry menjabat sebagai Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada 2005-2011.
Kariernya berlanjut sebagai Kepala Ekonom Bank Mandiri pada 2011-2015. Pada periode 2014-2015, Destry juga memimpin Satuan Tugas (Satgas) Ekonomi Kementerian BUMN.
Perjalanan Destry di BI
Setelah berkarier di sektor keuangan dan pemerintahan, Destry bergabung dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Ia menjadi Anggota Dewan Komisioner LPS untuk periode 2015-2019.
Kariernya kemudian berlanjut ke Bank Indonesia. Presiden Joko Widodo menunjuk Destry sebagai Deputi Gubernur Senior BI melalui Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2019.
Destry menjalani masa jabatan tersebut pada periode 2019-2024. Ia kemudian kembali mendapat kepercayaan untuk posisi yang sama pada periode 2024-2029 melalui Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2024.
Destry kembali mengucapkan sumpah jabatan sebagai Deputi Gubernur Senior BI pada 7 Agustus 2024 untuk periode jabatan hingga 2029.
Destry Jadi Pejabat Sementara Gubernur BI
Sebelumnya, Perry Warjiyo mengundurkan diri dari posisi Gubernur BI pada 25 Juli 2026. Setelah pengunduran diri tersebut, Destry menjalankan tugas sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI.
Kini, Presiden Prabowo mengusulkan Destry sebagai calon Gubernur BI definitif kepada DPR. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebelumnya menyampaikan informasi mengenai pengajuan tersebut. Menurut Prasetyo, pemerintah hanya mengusulkan satu nama untuk posisi Gubernur BI, yakni Destry Damayanti.
“Namanya tunggak ya, satu nama, yaitu Ibu Destry Damayanti. Sekarang menjabat sebagai pejabat Gubernur sementara. Besok resmi pimpinan DPR akan menyampaikan kepada teman-teman,” ujar Prasetyo di Kompleks DPR, Jakarta Pusat, Senin (10/8/2026)..
Selain calon Gubernur BI, pemerintah juga menyerahkan nama calon pengganti Deputi Gubernur Senior serta calon Deputi Gubernur BI kepada DPR.
“Hari ini atas petunjuk presiden secara resmi kami diutus dan ditugaskan untuk serahkan beberapa surpres ke DPR. Kami serahkan beberapa surpres, pertama mengenai calon definitif Gubernur BI, beserta calon pengganti Deputi Gubernur Senior dan untuk Deputi Gubernur karena jumlahnya berkurang satu,” ujar Prasetyo.
DPR Akan Memproses Calon Gubernur BI
Dengan pengajuan tersebut, proses selanjutnya berada di DPR. Destry akan menjalani tahapan yang berlaku sebelum pemerintah menetapkannya sebagai Gubernur BI definitif.
Pengalaman Destry di sektor ekonomi, perbankan, LPS, dan BI menjadi bagian penting dalam rekam jejaknya sebagai calon pemimpin bank sentral Indonesia.
Jika DPR menyetujui pencalonannya, Destry akan melanjutkan kepemimpinan BI setelah Perry Warjiyo.












