Surabaya, Berita Nusantara 89. Konser Denny Caknan ricuh di kawasan eks Hi-Tech Mall THR Surabaya menjadi perhatian Pemerintah Kota Surabaya. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan acara tersebut. Selanjutnya, ia menyoroti asal para penonton yang memadati lokasi konser.
Evaluasi menyusul Konser Denny Caknan Ricuh yang merupakan bagian dari rangkaian Soft Launching Creative Hub Surabaya Expo Center, Minggu (5/7/2026).
Eri Cahyadi : Soroti Banyaknya Penonton dari Luar Surabaya
Eri Cahyadi mengungkapkan salah satu yang menjadi bahan evaluasi adalah banyaknya pengunjung yang berasal dari luar Kota Surabaya.
Menurutnya, informasi awal menyebutkan sejumlah rombongan penonton datang menggunakan bus. Selanjutnya perlu memastikan apakah kondisi tersebut ikut memengaruhi kepadatan di lokasi acara.
“Evaluasi yang kami lakukan nanti melihat sebenarnya kegiatan itu untuk anak muda. Kami juga akan mengecek apakah yang datang banyak berasal dari luar kota. Informasinya ada yang datang menggunakan bus,” ujar Eri kepada wartawan di Gedung DPRD Surabaya, Senin (6/7/2026).
Konser Denny Caknan Ricuh, Puluhan Orang Menjadi Korban Kericuhan
Berdasarkan data Polrestabes Surabaya, kericuhan dalam konser tersebut mengakibatkan sedikitnya 21 orang mengalami luka-luka.
Dari jumlah tersebut, dua korban merupakan petugas yang sedang menjalankan tugas, yakni personel Babinsa dan petugas Pemadam Kebakaran (PMK).
Sementara itu, sebanyak 12 korban lainnya masih menjalani perawatan medis di RSUD dr. Soewandhie Surabaya akibat luka saat insiden berlangsung.
Evaluasi Sistem Gelang
Di sisi lain, Eri menegaskan bahwa kegiatan oleh Pemerintah Kota Surabaya umumnya memang tidak ada biaya bagi masyarakat. Namun, menurutnya, berbagai acara sebelumnya telah menerapkan sistem penggunaan gelang sebagai identitas peserta sehingga pengunjung dapat lebih terkontrol.
“Sebenarnya kegiatan-kegiatan sebelumnya juga gratis. Biasanya kami menggunakan gelang untuk warga Surabaya yang hadir,” katanya.
Pemkot Akan Telusuri Penyebab Konser Denny Caknan Ricuh
Selain mengevaluasi sistem pengamanan, Eri juga berencana menghimpun informasi dari berbagai pihak yang berada di lokasi saat kejadian.
Ia akan meminta penjelasan dari panitia, petugas lapangan, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, hingga anggota DPRD Surabaya yang turut hadir dalam acara tersebut.
Menurutnya, seluruh informasi itu diperlukan agar pemerintah memperoleh gambaran utuh mengenai penyebab kericuhan sebelum menentukan langkah perbaikan pada penyelenggaraan acara berikutnya.
Pemerintah Kota Surabaya menegaskan hasil evaluasi konser Denny Caknan yang ricuh akan menjadi dasar penyempurnaan pengamanan dan pengelolaan kegiatan publik di masa mendatang.
Melalui evaluasi tersebut, diharapkan setiap kegiatan yang melibatkan ribuan masyarakat dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman tanpa menimbulkan korban maupun gangguan keamanan.











