Jakarta, Berita Nusantara 89. Arsenal atau Manchester City yang akan menjadi juara Premier League musim 2025/2026. Hingga pekan ke 36, selisih poin kedua tim masih dua poin dengan sisa tiga pertandingan liga. Sementara City tinggal fokus di liga, Arsenal masih mengejar mimpi Juara Liga Champions pertama mereka melawan PSG di Budapest.
Dalam laga ke 35 City, Haaland cs berhasil mengandaskan Brentford di kandang dengan skor telak 3-0. Kemudian dengan hasil ini, City berhasil memangkas selisih poin menjadi tinggal dua poin (76-74). Kemenangan krusial ini berhasil menjaga kans juara Manchester City musim ini.
Peluang juara praktis menyisakan dua tim ini, sementara poin tim peringkat ketiga Manchester United (65) tidak akan mampu mengejar poin City. United masih menyisakan dua laga sisa, apabila mampu sapu bersih, poin maksimalnya hanya 71.
Selanjutnya malam ini (Minggu, 10/5/2026), Arsenal akan bertandang ke West Ham melakoni laga ke 36 mereka musim ini.
Arsenal Juara atau City Menyalip di Tikungan Akhir ?
City sendiri wajib menang di tiga laga terakhir musim ini. Sementara Gunners juga harus sapu bersih, untuk mengamankan gelar juara Premier League sebelum fokus ke final Liga Champions. Arsenal masih berjuang mewujudkan gelar juara Liga Champions pertama mereka. Laga final melawan PSG ini setelah mereka menunggu 20 tahun, final terakhir mereka.
The Gunners akan bertandang ke West Ham (10/5/2026), kemudian menjamu Burnley (18/5/2026). Sementara City akan menjamu Crystal Pallace (13/5/2026) dan bertandang ke Bournemouth (19/5/2026).
Selanjutnya laga terakhir pada 24 Mei, City akan menjamu Aston Villa sedangkan Arsenal akan bertandang ke markas Pallace.
Sapu Bersih Tiga Laga, Gunners Juara !!!
Jika malam nanti Arsenal berhasil menekuk West Ham, maka selisih poin akan melebar menjadi 5 poin. Namun City masih memiliki laga melawn Pallace tiga hari berselang untuk menjaga kans juara.
Kemudian apabila kedua tim berhasil sapu bersih maka Arsenal akan menjadi kampiun dengan selisih dua poin dari City (85-83).
Jika The Gunners Gagal Sapu Bersih Laga
Jika Arsenal imbang di satu pertandingan sedangkan City mampu sapu bersih, maka poin akhir akan sama (83). Sehingga kemudian selisih gol akan menentukan juaranya. Saat ini, Arsenal unggul tipis dari City dalam selisih gol (41-40), artinya setiap gol masuk dan kebobolan akan sangat menentukan.
Namun apabila ternyata selisih gol juga sama, penentuan juara dari produktivitas gol. City kali ini lebih unggul dari The Gunners, hingga pekan ke 36 ini City masih menjadi tim paling produktif (72 gol). Sementara meriam London membayangi di posisi kedua (67 gol). Keduanya juga merupakan tim dengan kebobolan terendah, Arsenal (26) dan City (32).
Kemudian apabila produktivitas gol masih sama, maka penentuan juara dengan melihat Head to Head kedua tim. Sayangnya, The Gunners kalah Head to Head lawan City. Dalam laga pertama di kandang City, Arsenal menyerah 2-1. Sementara pada laga kedua di kandang, Arsenal hanya bermain imbang 1-1.
Sebenarnya masih ada satu cara penentuan juara apabila semua masih identik, yaitu Play-Off. Laga penentuan di tempat netral hingga menemukan pemenang terakhir liga.
Namun, dengan statistik produktivitas dan head to head saja, kemungkinan terburuk penentuan juara adalah dengan melihat selisih gol kedua tim. Selisih produktivitas 5 gol dan kalah head to head akan mewajibkan tim Mikel Arteta ini untuk sapu bersih. Sementara City yang juga wajib sapu bersih sambil menunggu Arsenal terpeleset.
Peluang juara, dengan melihat pertandingan dan progres, Arsenal masih memimpin di depan City.

















