Madiun, Berita Nusantara 89. Timnas Argentina memastikan langkah ke final Piala Dunia FIFA 2026 setelah menyingkirkan Inggris pada laga semifinal. Laga Argentina vs Inggris yang berakhir dengan skor 2-1 ini yang berlangsung di AT&T Stadium, Arlington, Amerika Serikat, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini sekaligus membuka peluang bagi Lionel Messi untuk membawa La Albiceleste mempertahankan gelar juara dunia pada edisi 2022.
Pertemuan Argentina dan Inggris kembali menghadirkan rivalitas klasik yang sarat sejarah. Selain persaingan di lapangan hijau, duel kedua negara selalu terkait dengan konflik Perang Malvinas (Falkland) pada 1982. Namun kali ini, Argentina kembali unggul lewat permainan efektif dengan komando sang kapten, Lionel Messi.
Argentina vs Inggris Minim Peluang di Babak Pertama
Kedua tim tampil ngotot sejak menit awal, permainan cepat Argentina mampu Inggris Inggris imbangi dengan baik. Berdasarkan statistiik FIFA, laga babak pertama ini sama sekali tidak mencatatkan tembakan tepat sasaran sama sekali. Alhasil, total tembakan juga sangat minim dengan Inggris satu dan Argentina dua tembakan.
Tempo permainan yang tinggi sejak awal dengan saling serang dan duel sengit dari kedua tim. Duel lini tengah yang terjadi membuktikan alotnya laga Argentina vs Inggris ini, total tercipta 19 fouls, 12 oleh pemain Argentina. Inggris berhasil meengatasi tekanan Argentina melalui permainan dari liini belakang. Hingga turun minum tidak ada gol tercipta untuk kedua tim.
Inggris Cetak Gol Pertama
Memasuki babak kedua, pelatih Inggris melakukan sejumlah perubahan untuk meningkatkan intensitas serangan. Jual beli serangan masih terjadi di menit awal babak kedua.
Hingga akhirnya gol pertama tercipta di menit 55 melalui Morgan Rogers yang memberikan assist dari sayap kanan. Bola lambung sukses menjebol gawang Emiliano Martines dari kaki Anthony Gordon yang tidak terkawal di depan gawang, skor 1-0.
Kemudian setelah gol pertama, Inggris sedikit mengendurkan serangan, yang kemudian Argentina mencoba memanfaatkan menekan pertahanan Inggris.
Peluang bergantian melalui Messi (58) dan Enzo Fernandez (61) yang belum membuahkan hasil. Upaya Enzo yang sudah dalam posisi one on one dengan kiper Pickford gagal setelah teekel bersih bek Inggris.
Inggris juga tak kalah melalui Declan Rice dan Harry Kane yang juga masih gagal menggandakan keunggulan untuk Three Lions. Selanjutnya giliran tendangan Niko Gonzalez di depan gawang, namun Pickford lagi-lagi melakukan save sempurna.
Kemudian di menit 76, Argentina mendapatkan dua peluang emas. Sayangnya tendangan MacAllistere satu membentur mistar dan satu mendarat tepat di kiper Inggris.
Argentina Membalas di Menit Akhir Pertandingan
Usai jeda, tekanan Argentina semakin intens dan menguasai pertahanan Inggris. Melalui tendangan keras de Paul dari luar kotak penalti, peluang emas ini gagal usai blok dari Pickford sukses menempis bola.
Hingga akhirnya menit 85 Messi berhasil memberikan assist dari depan kanan kotak penalti Inggris yang berhasil terkonversi sempurna dengan tendangan Enzo Fernandez, skor 1-1.
Argentina semakin menekan di 9 menit injury time, peluang kembali datang di menit 90+2 namun sepakan datar Mac Allister membentur tiang gawang.
Belum berhenti, bola kemudian berhasil mendarat di Messi di kanan yang kemudian melepaskan umpang silang ke gawang Inggris. Lautaro Martinez yang masuk di babak kedua sukses menyundul bola meskipun dalam tekanan dua bek Inggris. Skor Argentina vs Inggris menjadi 2-1.
Selanjutnya hingga wasit meniup peluit akhir pertandingan, tidak ada lagi gol tercipta, Skor Argentina vs Inggris 2-1.
Argentina vs Inggris : 2 Assist Messi Antar Argentina ke Final
Kemenangan atas Inggris membawa Argentina kembali ke partai puncak Piala Dunia 2026 sekaligus menjaga peluang mempertahankan gelar juara dunia. Lionel Messi kembali menjadi pemain paling berpengaruh dengan torehan satu gol dan satu assist yang memastikan langkah La Albiceleste ke final.
Sementara itu, Inggris harus kembali mengubur mimpi mengakhiri penantian panjang meraih gelar Piala Dunia sejak terakhir kali menjadi juara pada 1966.
Kredit terbesar untuk Messi yang berhasil memimpin pasukannya untuk melakukan comeback setelah tertinggal satu gol di menit 55. Messi suksen mencetak dua assit, dengan pertama pada gol di menit akhir 85 dan pada gol di injury time menit 90+2.
Pada partai final, Argentina akan menghadapi Spanyol yang lebih dulu memastikan tiket usai menyingkirkan Prancis di semifinal. Duel final tersebut diprediksi menjadi salah satu pertandingan terbesar di Piala Dunia 2026 karena mempertemukan dua tim dengan performa paling konsisten sepanjang turnamen.

















