Final Piala Dunia 2026 : Duel Juara Eropa dan Juara Amerika Latin

Berita, Olahraga369 Dilihat

Madiun, Berita Nusantara 89. Final Piala Dunia 2026 menghadirkan laga untuk pecinta sepak bola dunia. Spanyol akan menghadapi Argentina dalam pertandingan yang mempertemukan juara Eropa dengan juara bertahan Piala Dunia. Selain menjadi duel dua raksasa sepak bola, partai puncak ini juga menyajikan pertarungan dua generasi, yakni Lamine Yamal dan Lionel Messi.

Spanyol melangkah ke final usai menyingkirkan Prancis dengan skor 2-0 di semifinal. Sementara itu, Argentina memastikan tiket ke laga puncak setelah bangkit mengalahkan Inggris 2-1. Kedua tim sama-sama tampil impresif sepanjang turnamen sehingga prediksi laga final akan berlangsung sengit.

Jelang Final Piala Dunia 2026 : Statistik Mentereng Juara Eropa

Rekor pertemuan kedua negara cukup seimbang, keduanya telah melakoni 14 pertandingan dengan masing-masing menang enam kali dan dua imbang.

Di ajang Piala Dunia, pertemuan terakhir keduanya terjadi pada fase grup edisi 1966 dengan Argentina keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1. Final Piala Dunia 2026 menjadi pertemuan pertama Spanyol dan Argentina di partai puncak turnamen sepak bola terbesar di dunia.

La Furia Roja tampil konsisten sepanjang turnamen dan belum terkalahkan hingga final. Bahkan mereka memecahkan rekor rentetan cleansheet terpanjang yang sudah bertahan 36 tahun. Rekor 517 menit cleansheet milik Walter Zenga di Piala Dunia 1990, tumbang oleh kiper Spanyol Unai Simon.

Sayangnya rekor tersebut terhenti saat laga perempat final Spanyol vs Belgia. Adalah Charles De Ketelaere yang berhasil mematahkan rekor Simon di menit 41 kala duel Spanyol vs Belgia di babak 8 besar Piala Dunia. Sehingga kini rekor cleansheet terpanjang resmi menjadi milik Unai Simon dengan 650 menit tanpa kebobolan.

Selanjutnya gol Belgia itu masih menjadi satu-satunya gol ke gawang Spanyol hingga laga Semifinal Piala Dunia 2026. Lamine Yamal sendiri belum terkalahkan dalam 7 laga, hanya imbang tanpa gol vs Cape Verde di laga pembuka Grup H.

Timas Spanyol di Final Piala Dunia 2026
Timas Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Rekor 37 Laga Tanpa Kekalahan Spanyol

Selanjutnya, tim matador juga mencatatkan rekor fantastis dengan 37 laga tanpa kekalahan di semua jadwal resmi FIFA. Rangkaian ini mulai sejak 26 Maret 2024 saat imbang dalam laga persahabatan melawan Brasil. Sebelumnya, rekor laga kekalahan terpanjang masih ada di tangan Italia (37 laga), namun Spanyol masih memiliki laga final Piala Dunia 2026 yang mungkin memperpanjang rekor tersebut.

Spanyol berhasil membukukan 29 kemenangan dan 8 laga imbang dalam rentetan laga tersebut. Hanya Belanda yang mampu menahan imbang Spanyol dalam dua laga UEFA Nation League 2025. Sementara Portugal, meskipun bermain imbang pada final Nation League melawan Spanyol, Ronaldo keluar sebagai juara setelah menang penalti.

Sebelumnya, Spanyol bahkan berhasil memenangkan trofi Euro 2024 setelah mengalahkan Inggris di final, 15 Juli 2024. Trofi ini menjadikan tim Matador sebagai negara paling sukses di Eropa dengan empat gelar juara Euro. Sebelumnya gelar pertama di tahun 1964, selanjutnya gelar beruntun 2008 dan 2012 (2010 Juara Piala Dunia).

Era 2008 hingga 2012 menjadi masa kemasan Spanyol dengan dua gelar Juara Eropa dan sekali juara Dunia dalam 4 tahun. Filosofi tiki taka dengan mayoritas punggawa Barcelona dan Real Madrid mengisi line up Spanyol yang sangat mendominasi.

Jelang Final Piala Dunia 2026 : Juara Amerika Latin

Tim asuhan Lionel Scaloni juga menunjukkan performa luar biasa, Messi cs menyapu bersih seluruh laga sepanjang turnamen dengan kemenangan. Laga terberat mereka lalui saat melawan Cape Verde dengan gol kemenangan di babak perpanjangan waktu.

Selanjutnya Messi melakukan comeback luar biasa saat tertinggal 2 gol dari Mesir di babak 16 besar untuk menang 3-2. Kemudian Argentina mengulangi lagi comeback dramatis di Semifinal setelah tertinggal 1 gol sebelum menang 2-1 atas Inggris.

Statistik juga menunjukkan dahsyatnya Argentina, mengemas 19 gol dan menjadi tim paling produktif. Sementara sang legenda, Messi, masih memuncaki top skor turnamen dengan 8 gol dan 4 assist.

Messi cs melepaskan total 113 tembakan ke gawang dengan 46 upaya tepa sasaran, 65 tembakan dari kotak penalti dan 22 upaya sundulan. Statistik ini hanya kalah dari Spanyol dari gol kebobolan, Argentina telah 7 kali kebobolan berbanding Spanyol 1 kebobolan.

Timnas Argentina di Piala Dunia 2026
Timnas Argentina di Piala Dunia 2026

Rekor Laga Tanpa Kalah di Piala Dunia

Statistik ini semakin mentereng dengan raihan 14 laga beruntun di Piala Dunia tanpa kekalahan. Sebelumnya Argentina juga mencatatkan 7 laga tanpa kekalahan di Piala Dunia 2022. Hanya Belanda (2-2) dan Prancis (3-3) yang berhasil menahan imbang Argentina di turnamen tersebut.

Namun keduanya kalah akhirnya dalam babak adu penalti. Selanjutnya Argentina menjadi juara dan Messi akhirnya meraih kepingan puzzle terakhirnya, yaitu trofi Piala Dunia.

Sementara di kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL, Argentina kokoh di puncak klasemen dengan 38 poin dari 18 kali main, 12 menang, 2 imbang dan 4 kalah. Kolombia menjadi tim yang tidak pernah kalah dari Argentina (1 menang, 1 imbang).

Sementara Paraguay, Uruguay dan Ekuador juga berhasil mencuri kemenangan, selanjutnya Venezuela juga berhasil menahan imbang. Namun tim kuat Brasil harus takluk dua kali di kaki Argentina dengan skor 0-1 dan 1-4.

Kemudian pada Copa Amerika 2024, Argentina berhasil membawa pulang trofi juara dengan mengkandaskan Kolombia di final, skor 1-0. Selama turnamen Argentina hanya sekali imbang (1-1) saat bertemu Ekuador di babak perempat final dan melaju setelah menang adu penalti.

Duel Senior Junior Lamasia : Messi vs Yamal

Selain pertarungan antardua negara, Final Piala Dunia 2026 juga menjadi panggung duel dua generasi. Lionel Messi yang telah berusia 39 tahun masih menjadi motor serangan Argentina, sedangkan Lamine Yamal hadir sebagai bintang muda yang sedang bersinar bersama Spanyol.

Menariknya, keduanya sama-sama menjadi pemain paling berpengaruh bagi timnya sepanjang turnamen. Messi memimpin daftar top skor sementara dengan delapan gol dan empat assist. Di sisi lain, Yamal menjadi kreator utama permainan Spanyol melalui kecepatan, kreativitas, dan kemampuannya membuka ruang di lini pertahanan lawan.

Oleh karena itu, duel keduanya diprediksi menjadi salah satu faktor penentu hasil pertandingan. Apabila Messi mampu membawa Argentina mempertahankan gelar, ia akan semakin mengukuhkan statusnya sebagai pemain terbaik sepanjang sejarah. Sebaliknya, jika Yamal berhasil mengantar Spanyol menjadi juara, namanya dipastikan masuk jajaran bintang terbesar sepak bola dunia di usia yang masih sangat muda.

Prediksi Susunan Pemain Laga Final Piala Dunia 2026

Secara statistik, kedua tim memiliki keunggulan yang berbeda. Spanyol unggul dalam organisasi permainan dan pertahanan dengan hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen. Sebaliknya, Argentina tampil jauh lebih tajam di lini depan dengan torehan 19 gol dan menjadi tim paling produktif di Piala Dunia 2026.

Di samping itu, pengalaman para pemain Argentina dalam pertandingan besar menjadi modal penting. Namun demikian, Spanyol memiliki kedalaman skuad, penguasaan bola, serta lini tengah yang sangat dominan sehingga mampu mengontrol tempo pertandingan.

Karena itu, laga diperkirakan berlangsung ketat dan kemungkinan ditentukan oleh efektivitas penyelesaian akhir maupun momen-momen krusial di babak kedua.

Spanyol (4-3-3)

Kiper: Unai Simón

Bek: Pedro Porro, Aymeric Laporte, Pau Cubarsí, Marc Cucurella

Gelandang: Rodri, Pedri, Dani Olmo

Penyerang: Lamine Yamal, Mikel Oyarzabal, Álex Baena

Argentina (4-3-3)

Kiper: Emiliano Martínez

Bek: Nahuel Molina, Cristian Romero, Nicolás Otamendi, Nicolás Tagliafico

Gelandang: Rodrigo De Paul, Enzo Fernández, Alexis Mac Allister

Penyerang: Lionel Messi, Julián Álvarez, Thiago Almada

Tinggalkan Balasan