Sidoarjo, Berita Nusantara 89. Penanganan laporan masyarakat terkait dugaan judi sabung ayam di Desa Klurak, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, masih menyisakan polemik. Sementara, sejumlah warga mempertanyakan hasil pengecekan lapangan oleh aparat karena belum sepenuhnya menjawab substansi laporan yang berkembang di masyarakat.
Berdasarkan informasi yang terhimpun media ini, petugas sebelumnya mendatangi lokasi sekitar pukul 17.30 WIB untuk menindaklanjuti laporan warga. Dalam hasil pengecekan yang beredar di masyarakat, petugas tersebut tidak menemukan aktivitas yang mengarah pada praktik perjudian. Bahhkan tidak ada kerumunan massa, maupun barang bukti lain yang relevan. Saat pengecekan berlangsung, pemeeriksaan lokasi tersebut dalam keadaan sepi dan kondusif.
Namun, hasil tersebut belum sepenuhnya meredakan pertanyaan warga. Sejumlah masyarakat menduga petugas memeriksa titik lokasi berbeda dengan lokasi yang selama ini mereka laporkan. Alhasil aparat tidak menemukan dugaan judi sabung ayam dalam pemeriksaan.
“Kalau hasil pemeriksaan menyatakan tidak ketemu apa-apa, tentu kami menghormati kewenangan APH. Tetapi yang menjadi pertanyaan, apakah titik benar-benar sama dengan lokasi yang selama ini warga laporkan.” Ujar seorang warga kepada media ini, sembari meminta identitasnya tidak masuk berita.
Dugaan Judi Sabung Ayam : Warga Ragu Lokasi Pemeriksaan Beda
Keraguan warga menguat setelah beredarnya dokumentasi hasil pengecekan lapangan dan foto pada Selasa petang sekitar pukul 17.43 WIB. Sejumlah warga menilai dokumentasi tersebut perlu pencocokan kembali dengan titik lokasi yang mereka maksud dalam laporan.
Menurut mereka, perbedaan titik lokasi, meski hanya berjarak beberapa meter, dapat memengaruhi akurasi hasil pengecekan lapangan. Sehingga akan memunculkan tafsir berbeda di tengah masyarakat.
Pandangan serupa juga dari seorang perwakilan organisasi masyarakat yang ikut memantau persoalan tersebut. Ia menilai verifikasi ulang perlu secara cermat dan menyeluruh agar polemik tidak terus berkembang. Menurutnya, langkah itu penting untuk memastikan apakah pemeriksaan lokasi sebelumnya benar-benar identik dengan titik yang warga laporkan.
Media ini menegaskan, dokumentasi maupun foto yang beredar belum dapat termaknai sebagai bukti adanya tindak pidana. Informasi yang berkembang masih memerlukan verifikasi lanjutan, baik terkait kesesuaian lokasi, waktu pengambilan dokumentasi, identitas pihak yang terekam, maupun konteks peristiwa yang sebenarnya.
Atas dasar itu, warga meminta APH melakukan verifikasi ulang secara terbuka, cermat, dan menyeluruh terhadap titik lokasi yang tersebut dalam laporan masyarakat. Langkah tersebut sangat penting untuk memastikan kejelasan fakta di lapangan sekaligus menghindari munculnya polemik berkepanjangan di ruang publik.
Hingga berita ini turun, media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak-pihak terkait, termasuk aparat yang melakukan pengecekan lapangan. Apabila terdapat penjelasan resmi, klarifikasi, maupun hak jawab dari pihak terkait, media ini akan memuatnya secara proporsional sesuai prinsip keberimbangan, akurasi, dan etika jurnalistik.















