Madiun, Berita Nusantara 89. SMKN 1 Madiun kembali menunjukkan daya tariknya di dunia pendidikan. Dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Lebih jauh, sekolah kejuruan tersebut mencatat jumlah pendaftar tertinggi di Kota Madiun.
Tingginya minat calon peserta didik terlihat sejak tahapan pengambilan PIN dan verifikasi data yang berlangsung beberapa hari terakhir. Antusiasme masyarakat yang terus meningkat membuat pihak sekolah optimistis kuota penerimaan tahun ini dapat terpenuhi.
Kepala SMKN 1 Madiun, Septa Krisdiyanto, mengungkapkan bahwa jumlah siswa yang mengurus PIN dan melakukan verifikasi data telah menembus lebih dari 200 orang dalam satu hari.
“Animo masyarakat untuk SPMB di SMKN 1 Madiun sangat tinggi. Terbukti hari ini ada lebih dari 200 siswa yang melakukan pengambilan PIN dan verifikasi,” kata Septa, Jumat (5/6/2026).
Menurutnya, perkembangan pendaftaran tahun ini menunjukkan tren positif dari periode sebelumnya. Bahkan, berdasarkan data sementara, progres pendaftaran di sekolahnya menjadi yang tertinggi di wilayah Kota Madiun.
SMKN 1 Madiun : Teknik Mesin Masih Jadi Primadona
Dari sejumlah program keahlian yang tersedia, Teknik Pemesinan masih menjadi jurusan yang paling banyak menarik minat calon siswa. Program tersebut memiliki prospek kerja yang luas serta dukungan fasilitas pembelajaran yang memadai.
Selain itu, kebutuhan tenaga terampil di sektor industri masih cukup tinggi sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi para lulusan SMP yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang vokasi.
Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap SMKN 1 Madiun terus meningkat. Reputasi sekolah, kualitas pembelajaran, serta peluang kerja bagi lulusan menjadi faktor utama yang mendorong minat calon siswa.
Dengan capaian tersebut, SMKN 1 Madiun semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu sekolah vokasi favorit di Kota Madiun. Tingginya animo masyarakat dalam SPMB tahun ini menjadi bukti bahwa sekolah ini masih menjadi pilihan utama bagi banyak calon peserta didik dan orang tua.
Dari tujuh kompetensi keahlian atau jurusan, jurusan Teknik Pemesinan (TPM) menjadi program studi yang paling banyak calon siswa minati. “Jurusan yang paling tinggi favoritnya adalah Teknik Pemesinan,” kata Septa.
Untuk tahun ajaran 2026/2027, SMKN 1 Madiun menyediakan kuota sebanyak 648 siswa yang terbagi dalam 18 rombongan belajar (rombel) dengan setiap rombelnya akan ada 36 siswa.
SPMB Lancar
Selanjutnya dengan peminat yang terus meningkat, pelaksanaan SPMB masih berjalan lancar. Kendala lebih banyak terkait dengan administrasi dari sekolah asal, keterlambatan terbitnya surat keputusan dan verifikasi nilai siswa.
“Kendalanya normatif. Verifikasi nilai SMP ada yang baru terbit, beberapa pendaftar harus mengulang proses verifikasi. Selain itu tidak ada yang signifikan, Alhamdulillah semuanya lancar,” jelas Septa.
Sementara secara teknis, ia memastikan tidak ada hambatan dalam sistem aplikasi maupun insfrastruktur pendukung. Lebih jauhh, hal ini memudahkan operator melayani calon siswa.
“Terkait teknis aplikasi, internet, dan infrastruktur semuanya lancar. Feasible semuanya dan mudah dalam aplikasi oleh operator SPMB,” imbuhnya.
Dengan tingginya antusiasme calon peserta didik yang mendaftar ke SMKN 1 Madiun, Septa optimistis kuota yang tersedia dapat terpenuhi.














