Surabaya, Berita Nusantara 89. Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Squad Nusantara Jatim menegaskan bahwa organisasinya tidak memiliki keterikatan maupun afiliasi dengan partai politik mana pun. Penegasan tersebut dalam penyampaian Ketua DPW Squad Nusantara Jatim, Kemas Elfiansyah Baky, di Surabaya, Sabtu (1/8/2026).
Pernyataan ini sebagai respons atas berkembangnya berbagai informasi di tengah masyarakat yang berpotensi menimbulkan persepsi keliru mengenai posisi organisasi. Menurut Kemas, Squad Nusantara merupakan ormas yang independen dengan fokus kegiatan sosial, pengabdian masyarakat, serta penguatan nilai-nilai hukum dan kebangsaan.
“Squad Nusantara DPW Jawa Timur tidak terikat, tidak berafiliasi, dan tidak bernaung di bawah partai politik mana pun. Seluruh program organisasi dijalankan demi kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan politik praktis,” tegas Kemas Elfiansyah Baky.
Ia menjelaskan bahwa seluruh arah perjuangan organisasi berorientasi pada pelayanan sosial, advokasi kemasyarakatan, edukasi hukum, serta pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, setiap program kerja tersusun secara mandiri tanpa campur tangan maupun kepentingan politik praktis.
Tiga Prinsip Dasar Squad Nusantara Jawa Timur
Dalam pernyataannya, DPW Squad Nusantara Jatim menegaskan tiga prinsip utama yang menjadi pedoman organisasi, yaitu:
- Squad Nusantara merupakan wadah aspirasi sosial kemasyarakatan yang berorientasi pada pelayanan publik.
- Organisasi bersifat netral, independen, serta tidak memiliki hubungan afiliasi dengan partai politik mana pun.
- Seluruh garis perjuangan, kebijakan, dan program kerja secara mandiri tanpa intervensi kepentingan politik praktis.
Menurut Kemas, prinsip-prinsip tersebut menjadi landasan agar organisasi tetap mampu menjalankan fungsi sosial secara objektif dan profesional dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.
Fokus pada Pelayanan Sosial dan Advokasi Masyarakat
Kemas menambahkan, selama ini Squad Nusantara Jatim aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pendampingan masyarakat, advokasi hukum, hingga edukasi mengenai hak-hak warga negara. Seluruh kegiatan tersebut dengan semangat gotong royong dan tanpa memandang latar belakang politik, suku, agama, maupun golongan.
Ia menilai independensi organisasi merupakan modal penting untuk menjaga kepercayaan publik. Dengan tetap berada di posisi netral, Squad Nusantara dapat menjalankan perannya sebagai mitra masyarakat dalam menyampaikan aspirasi maupun membantu penyelesaian berbagai persoalan sosial.
Imbau Pengurus dan Anggota Jaga Netralitas
DPW Squad Nusantara Jatim juga mengimbau seluruh pengurus, anggota, dan simpatisan agar senantiasa menjaga sikap organisasi. Terlebih dengan tidak mengaitkan aktivitas Squad Nusantara dengan kepentingan partai politik tertentu.
Menurut Kemas, agar setiap anggota menjunjung tinggi etika organisasi dan tidak menggunakan atribut dan nama organisasi untuk kepentingan politik praktis.
“Netralitas adalah bagian dari komitmen kami dalam menjaga marwah organisasi. Karena itu, seluruh anggota agar tetap fokus pada kegiatan sosial, kemanusiaan, serta pelayanan kepada masyarakat sesuai tujuan organisasi,” ujarnya.
DPW Squad Nusantara Jatim berharap penegasan tersebut dapat menjadi acuan bagi seluruh pihak dalam memahami posisi organisasi sebagai ormas yang independen, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Organisasi juga berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen lainnya dalam mendukung terciptanya kehidupan sosial yang harmonis, tertib, dan berkeadilan.
Melalui sikap independen tersebut, Squad Nusantara menegaskan akan tetap konsisten menjalankan fungsi sosial kemasyarakatan, advokasi, serta pemberdayaan masyarakat tanpa kepentingan politik praktis.



















