Jakarta, Berita Nusantara 89. Polda Metro Jaya memperkirakan sekitar 500 orang akan mengikuti aksi Demo 27 Agustus 2026 di Jakarta. Konsentrasi massa akan berada di kawasan Gedung DPR/MPR RI. Kepolisian menyiapkan pengamanan bersama Kodam Jaya dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menjaga aksi tetap tertib sekaligus memastikan aktivitas masyarakat berjalan normal.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan estimasi tersebut masih dapat berubah karena pihak kepolisian masih menerima informasi mengenai elemen masyarakat yang akan mengikuti aksi.
“Kalau kita berbicara estimasi sejauh ini masih sekitar 500 massa aksi. (Terpusat) di DPR,” kata Budi, Rabu (26/8/2026).
Polisi Siapkan Pengamanan Demo 27 Agustus
Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya dan Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan pengamanan di sejumlah titik yang berpotensi terdampak kegiatan Demo 27 Agustus.
Pengamanan tidak hanya terfokuskan pada kawasan Gedung DPR/MPR RI. Polisi juga memperhatikan jalur dan pusat aktivitas masyarakat, termasuk kawasan Bundaran Hotel Indonesia hingga arah Istana.
Menurut Budi, jumlah personel yang terjun tidak dapat dibandingkan secara langsung dengan jumlah peserta aksi. Personel kepolisian juga memiliki tugas mengatur lalu lintas, menjaga fasilitas publik, serta memastikan masyarakat yang tidak mengikuti Demo 27 Agustus tetap dapat beraktivitas.
Transportasi Publik dan Aktivitas Masyarakat Jadi Perhatian
Kawasan sekitar Gedung DPR merupakan salah satu wilayah dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi. Karena itu, pengamanan juga mempertimbangkan keberlangsungan transportasi publik.
Sejumlah moda transportasi seperti MRT, LRT, dan TransJakarta menjadi perhatian aparat. Selain itu, aktivitas sekolah, pusat perbelanjaan, kegiatan ekonomi, hotel, serta masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi maupun layanan transportasi daring juga perlu tetap berjalan.
Budi memastikan situasi Jakarta hingga Rabu (26/8/2026) masih aman dan kondusif jelang Demo 27 Agustus. Aktivitas masyarakat juga akan berjalan seperti biasa.
Demo 27 Agustus, AMPB Siapkan Dua Tuntutan
Salah satu kelompok yang memastikan akan mengikuti aksi Demo 27 Agustus adalah Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).
Koordinator AMPB Supriyono alias Botok menyatakan kelompoknya akan menyampaikan dua tuntutan utama, yakni mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset dan mendorong penerapan hukuman mati bagi koruptor. AMPB juga menegaskan aksi tersebut akan berjalan secara damai dan tidak bertujuan membuat kerusuhan.
Persiapan aksi telah berjalan, AMPB bahkan telah menyiapkan mobil komando dan kebutuhan logistik bagi massa yang datang dari berbagai daerah. Namun, jumlah peserta yang akan hadir menurut pihak AMPB belum pasti karena gerakan tersebut bersifat organik.
Dengan demikian, terdapat perbedaan antara estimasi sementara kepolisian sekitar 500 orang dan pernyataan AMPB yang belum dapat memastikan jumlah massa secara keseluruhan.
Polisi Ingatkan Peserta Menjaga Ketertiban
Polda Metro Jaya mengimbau seluruh masyarakat yang hendak menyampaikan pendapat agar tetap menjaga ketertiban dan menghormati hak masyarakat lainnya.
Kepolisian menyatakan tetap memberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi. Namun, peserta aksi agar tidak melakukan perusakan fasilitas umum serta memperhatikan aktivitas warga yang tetap berlangsung di sekitar lokasi Demo 27 Agustus.
Imbauan tersebut penting mengingat kawasan DPR dan sejumlah ruas jalan di sekitarnya merupakan bagian dari jalur mobilitas masyarakat Jakarta.
Budi juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan kondusivitas selama penyampaian aspirasi.
Hak Menyampaikan Pendapat dan Tanggung Jawab
Demonstrasi merupakan salah satu bentuk penyampaian pendapat di muka umum. Namun, kebebasan tersebut tetap harus berjalan dengan memperhatikan ketentuan hukum, ketertiban umum, serta hak masyarakat lainnya.
Karena itu, peserta aksi memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan tuntutan secara tertib, tidak melakukan kekerasan, serta tidak merusak fasilitas publik.
Di sisi lain, aparat juga memiliki tanggung jawab memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dengan aman sekaligus melindungi kepentingan masyarakat yang tidak terlibat dalam aksi.
Situasi Jakarta Menjelang Demo 27 Agustus
Hingga Rabu (26/8/2026), Polda Metro Jaya menyebut situasi Jakarta masih kondusif. Persiapan pengamanan terus berjalan dengan memperhatikan kemungkinan perubahan jumlah massa dan perkembangan pemberitahuan aksi.
Sementara itu, AMPB memastikan aksi mereka tetap dilaksanakan pada Kamis (27/8/2026). Pihak AMPB juga menyatakan tidak memiliki niat untuk membuat kerusuhan dan akan membawa tuntutan yang berkaitan dengan pemberantasan korupsi.
Dengan adanya persiapan dari berbagai pihak, masyarakat diharapkan tetap tenang dan memperoleh informasi dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan. Peserta aksi maupun aparat diharapkan mengedepankan komunikasi, ketertiban, dan keselamatan bersama sehingga penyampaian aspirasi dapat berlangsung secara damai.













