E-Sport Kapolri Cup 2026 Bidik Talenta Muda Digital

Berita, Olahraga109 Dilihat

Jakarta, Berita Nusantara 89. Gelaran E-Sport Kapolri Cup 2026 resmi menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan generasi muda di era digital. Selanjutnya, peenyelenggaraan turnamen ini dalam rangkaian Musyawarah Nasional IESPA 2026 di Jakarta, Sabtu (6/6/2026.)

Turnamen tersebut akan menjadi sarana bagi anak muda untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan karakter positif melalui kompetisi yang sehat. Selain menghadirkan persaingan olahraga elektronik, kegiatan ini juga membawa pesan edukatif terkait keamanan digital dan pembentukan karakter generasi muda.

Selanjutnya, Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Jhonny Edizzon Isir mersama Direktur Tipidsiber Bareskrim Polri, Brigjen Pol Adex Yudiswan membuka secara resmi Kapolri Cup 2026.

Kapolri Cup 2026 Dorong Talenta Digital Berprestasi

Turnamen ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mendekatkan institusi kepolisian dengan generasi muda melalui ruang digital yang semakin berkembang. Ketua pelaksana kegiatan, Brigjen Pol. Adex Yudiswan, menjelaskan bahwa kompetisi tersebut untuk memberikan ruang positif bagi anak muda dalam mengasah kemampuan sekaligus menyalurkan minat mereka secara produktif.

“Melalui E-Sport Kapolri Cup 2026, kami ingin menghadirkan wadah yang positif bagi anak-anak muda untuk mengembangkan bakat dan kemampuan mereka. E-sport saat ini telah menjadi bagian dari perkembangan teknologi dan kreativitas generasi muda yang perlu didukung secara konstruktif,” ujar Brigjen Pol. Adex Yudiswan kepada wartawan.

Menurutnya, perkembangan teknologi telah menjadikan e-sport sebagai bagian dari gaya hidup generasi muda dan perlu mendukung dan mengarahkan secara konstruktif.

Tak Hanya Kompetisi, Ada Edukasi Digital

Selain menghadirkan pertandingan, Kapolri Cup 2026 juga mengusung berbagai pesan edukatif. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, pencegahan perundungan siber, hingga pentingnya menjaga keamanan data pribadi di dunia digital.

Sementara itu, penyelenggara berharap ruang digital tidak hanya menjadi tempat berekspresi, tetapi juga menjadi lingkungan yang aman, sehat, dan produktif bagi generasi muda Indonesia.

Brigjen Pol. Adex Yudiswan menegaskan bahwa kompetisi ini tidak semata-mata mencari pemenang. Menurutnya, kegiatan tersebut juga bertujuan membangun karakter, menanamkan sportivitas, serta meningkatkan kesadaran digital yang baik di kalangan peserta.

Ia berharap ajang ini mampu melahirkan talenta-talenta terbaik yang dapat membawa nama Indonesia bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Kami berharap kompetisi ini dapat menjadi sarana membangun karakter, sportivitas, dan kesadaran digital yang baik. Pada saat yang sama, kami ingin menjaring talenta-talenta terbaik yang nantinya mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah e-sport nasional maupun internasional,” katanya.

Format Berjenjang hingga Tingkat Nasional

Pada kesempatan tersebut, Polri turut memperkenalkan logo dan tema resmi Kapolri Cup 2026 bertajuk “Dream to Become”. Tema tersebut mencerminkan semangat anak muda untuk berani bermimpi dan mewujudkan potensi menjadi prestasi nyata.

Kompetisi akan berlangsung secara bertahap mulai tingkat Polres, kemudian berlanjut ke tingkat Polda, hingga babak nasional yang akan berlangsung di Mabes Polri pada Juli 2026.

Beberapa kategori meliputi Mobile Legends: Bang Bang, lomba defile, cosplay, hingga kompetisi bagi Key Opinion Leader (KOL) dan influencer.

Melalui Kapolri Cup 2026, Polri menegaskan komitmennya dalam mendukung perkembangan industri e-sport nasional sekaligus membina generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi. Kehadiran turnamen ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem digital yang sehat serta membuka peluang lahirnya atlet e-sport Indonesia berprestasi di masa depan.

Tinggalkan Balasan