Kabupaten Madiun : Penyaluran Bantuan Pangan se-Jawa Timur

Berita, Daerah598 Dilihat

Jakarta, Berita Nusantara 89. Pemerintah Kabupaten Madiun bersama Perum Bulog mulai menyalurkan bantuan pangan untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Penyaluran perdana berlangsung di Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Senin (10/8/2026).

Bupati Madiun Hari Wuryanto hadir bersama jajaran pemerintah daerah, Perum Bulog, Forkopimcam Kebonsari, kepala desa, serta masyarakat penerima bantuan.

107.231 Warga Kabupaten Madiun Terima Bantuan Beras

Sementara itu, Kepala Cabang Bulog Madiun Agung Sarianto mengatakan sasaran program bantuan pangan kali ini. Agung mengungkap program menyasar 107.231 penerima di Kabupaten Madiun.

Setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras untuk satu alokasi. Karena pemerintah menyalurkan tiga alokasi sekaligus, setiap penerima menerima total 30 kilogram beras.

“Sasaran program untuk 107.231 warga Kabupaten Madiun. Selanjutnya setiap penerima akan memperoleh 10 kilogram beras per alokasi atau total 30 kilogram,” jelas Agung.

Secara keseluruhan, Bulog menyalurkan 3.216.930 kilogram beras kepada masyarakat Kabupaten Madiun. Agung juga menjelaskan program bantuan pangan menjadi bagian dari jaring pengaman sosial pemerintah. Program tersebut bertujuan menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pangan.

Selain itu, bantuan pangan turut mendukung upaya pemerintah menjaga stabilitas pangan nasional. Bulog juga memastikan kualitas dan kuantitas beras memenuhi ketentuan sebelum menyalurkannya kepada masyarakat.

“Penyaluran kali ini menjadi penyaluran perdana bantuan pangan se-Provinsi Jawa Timur,” kata Agung.

Beras bantuan untuk Kabupaten Madiun
Beras bantuan untuk Kabupaten Madiun

Bupati Madiun: Bantuan Bentuk Kehadiran Pemerintah

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengapresiasi pemerintah pusat melalui Perum Bulog atas bantuan pangan tersebut.

Menurut Hari, bantuan pangan menunjukkan kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Program itu juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesejahteraan masyarakat.

“Ini bentuk kehadiran pemerintah Kabupaten Madiun untuk membantu masyarakat, supaya masyarakat tetap sejahtera, supaya tidak sampai kekurangan,” tutur Bupati.

Hari berharap masyarakat memanfaatkan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Bupati Ajak Warga Jaga Guyub Rukun

Selain membahas bantuan pangan, Hari mengajak masyarakat terus menjaga guyub rukun dan semangat gotong royong.

Memasuki bulan kemerdekaan, Bupati juga mengimbau masyarakat memasang bendera Merah Putih di lingkungan masing-masing. Menurutnya, pemasangan bendera menjadi salah satu bentuk penghormatan kepada para pahlawan.

Pemkab Madiun, lanjut Hari, akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui sinergi seluruh jajaran pemerintahan.

Penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Madiun diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan beras sekaligus menjaga daya beli di tengah kebutuhan pokok yang terus menjadi perhatian pemerintah.

Tinggalkan Balasan