Surabaya, Berita Nusantara 89. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman bersama Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani menyerahkan Bantuan Pangan Pemerintah kepada warga di Kelurahan Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya.
Penyerahan bantuan tersebut berlangsung pada Rabu (12/8/2026). Pemerintah memberikan bantuan beras untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang masuk dalam daftar Penerima Bantuan Pangan (PBP).
Menteri Pertanian mengatakan pemerintah menjalankan penyaluran Bantuan Pangan sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia. Pemerintah ingin memastikan masyarakat yang membutuhkan memperoleh dukungan pangan secara cepat dan tepat sasaran.
“Ini adalah arahan Bapak Presiden agar bantuan beras pemerintah dapat diterima oleh saudara-saudara kita yang membutuhkan di seluruh Indonesia. Targetnya bantuan ini dapat disalurkan secepatnya dan sampai kepada masyarakat. Dengan stok beras yang melimpah, ini merupakan bentuk kepedulian Bapak Presiden kepada rakyat Indonesia,” kata Amran di lokasi, Rabu (12/8/2026).
Menteri Pertanian Pastikan Bantuan Pangan Sampai ke Warga
Amran menegaskan pemerintah ingin memastikan program Bantuan Pangan berjalan sesuai dengan tujuan. Kehadiran pejabat pemerintah secara langsung di lapangan juga menjadi bagian dari upaya memantau proses penyaluran.
Surabaya menjadi lokasi kedua dalam rangkaian penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah. Sebelumnya, pemerintah melaksanakan program serupa di Alor, Nusa Tenggara Timur.
“Kehadiran pemerintah secara langsung di lapangan diharapkan dapat memastikan program berjalan sesuai dengan tujuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Amran.
Menurutnya, pemerintah membutuhkan kerja sama berbagai pihak agar bantuan dapat sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Ini menjadi bentuk nyata sinergi pemerintah dalam memastikan bantuan pangan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan sekaligus memastikan pelaksanaan program berjalan tepat sasaran dan tepat waktu,” lanjutnya.
BULOG Siap Salurkan Bantuan Beras
Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan BULOG siap menjalankan penugasan pemerintah dalam program Bantuan Pangan.
BULOG memiliki peran penting dalam memastikan ketersediaan beras hingga proses distribusi kepada masyarakat. Perusahaan juga mengelola berbagai kebutuhan logistik agar penyaluran berjalan sesuai dengan target pemerintah.
“Program Bantuan Pangan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi. Hari ini kami bersama Kepala Bapanas hadir langsung menyerahkan bantuan kepada masyarakat di Surabaya,” ujar Rizal.
Ia menambahkan, BULOG berkomitmen memastikan bantuan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” lanjutnya.
BULOG Kelola Stok hingga Distribusi Beras
Rizal menjelaskan BULOG menjalankan sejumlah tahapan dalam program Bantuan Pangan. Peran tersebut mencakup penyediaan stok, pengelolaan logistik, hingga pendistribusian beras kepada Penerima Bantuan Pangan.
BULOG memanfaatkan jaringan distribusi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia untuk mendukung pelaksanaan program. Menurut Rizal, stok beras nasional saat ini sangat memadai untuk mendukung penyaluran bantuan.
“Dengan stok beras nasional yang sangat memadai, BULOG siap mendukung penuh arahan Bapak Presiden agar bantuan pangan dapat segera disalurkan secara tepat sasaran dan tepat waktu kepada masyarakat di seluruh Indonesia,” tandasnya.
Ketersediaan stok menjadi salah satu faktor penting dalam pelaksanaan program. Pemerintah membutuhkan pasokan beras yang cukup agar penyaluran bantuan dapat berlangsung sesuai jadwal.
495 Warga Lidah Kulon Terima Beras
Dalam kegiatan tersebut, Amran menyerahkan bantuan beras secara langsung kepada Penerima Bantuan Pangan di Kantor Kelurahan Lidah Kulon.
Setiap Penerima Bantuan Pangan mendapatkan 30 kilogram beras. Jumlah tersebut merupakan alokasi bantuan selama tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026.
Pemerintah memberikan 10 kilogram beras setiap bulan kepada masing-masing penerima.
Khusus Kelurahan Lidah Kulon, terdapat 495 Penerima Bantuan Pangan. Dengan jumlah tersebut, total beras yang pemerintah salurkan mencapai 14.850 kilogram.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan keluarga selama tiga bulan.
Ratusan Ribu Penerima di Kota Surabaya
Program Bantuan Pangan tidak hanya menyasar warga Kelurahan Lidah Kulon. Pemerintah juga menyalurkan bantuan kepada masyarakat di berbagai wilayah Kota Surabaya.
Jumlah Penerima Bantuan Pangan di Kota Surabaya mencapai 184.313 orang. Dengan jumlah penerima tersebut, penyaluran bantuan beras di Surabaya menjadi bagian dari program pemerintah dalam menjaga akses masyarakat terhadap kebutuhan pangan.
Pemerintah juga melaksanakan program yang sama di berbagai daerah lain di Jawa Timur.
Menteri Pertanian : 5,69 Juta Penerima di Jawa Timur
Pada tingkat Provinsi Jawa Timur, jumlah Penerima Bantuan Pangan mencapai 5.690.353 orang. Setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras per bulan selama tiga bulan. Dengan demikian, masing-masing penerima mendapatkan total 30 kilogram beras dalam satu rangkaian penyaluran.
Jumlah penerima yang mencapai jutaan orang menunjukkan skala program Bantuan Pangan di Jawa Timur. Pemerintah bersama BULOG perlu mengelola distribusi secara terkoordinasi agar bantuan dapat menjangkau seluruh penerima sesuai data.
Bantuan Beras Menjangkau 33,24 Juta Penerima
Secara nasional, pemerintah mengalokasikan Bantuan Pangan beras kepada sekitar 33,24 juta Penerima Bantuan Pangan. Total beras yang pemerintah siapkan mencapai sekitar 997,2 ribu ton. Setiap penerima mendapatkan 10 kilogram beras setiap bulan selama tiga bulan.
Program tersebut mencakup alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Dengan cakupan penerima yang sangat besar, BULOG menjalankan peran penting dalam menjaga ketersediaan stok serta mengatur distribusi beras ke berbagai wilayah.
Pemerintah juga perlu memastikan proses distribusi berjalan tepat waktu agar masyarakat dapat segera memanfaatkan bantuan.
Pemerintah Perkuat Pengawasan Penyaluran
Kehadiran Amran dan Rizal dalam penyerahan bantuan di Surabaya menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pelaksanaan program di lapangan.
Pemerintah tidak hanya menyiapkan bantuan beras, tetapi juga memantau proses penyalurannya. Langkah tersebut bertujuan memastikan bantuan sampai kepada masyarakat sesuai sasaran. BULOG kemudian menjalankan fungsi operasional mulai dari pengelolaan stok hingga distribusi.
Sinergi antara pemerintah pusat, Bapanas, BULOG, pemerintah daerah, dan jajaran di tingkat kelurahan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program.
Menteri Pertanian : Bantuan Beras untuk Jaga Kebutuhan Pangan
Bantuan beras pemerintah memberikan dukungan langsung kepada masyarakat penerima. Setiap keluarga penerima dapat menggunakan beras tersebut untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Program tersebut juga membantu masyarakat mengurangi sebagian pengeluaran untuk membeli beras selama periode bantuan. Pemerintah berharap penyaluran berjalan lancar sehingga masyarakat dapat menerima bantuan sesuai alokasi.
Di sisi lain, BULOG terus memastikan ketersediaan stok agar kebutuhan distribusi tetap terpenuhi. Penyaluran Bantuan Pangan di Surabaya menjadi lokasi kedua dalam rangkaian kegiatan pemerintah. Sebelumnya, pemerintah menjalankan penyaluran bantuan serupa di Alor, Nusa Tenggara Timur.
Setelah Surabaya, pemerintah akan melanjutkan penyaluran ke wilayah lain sesuai dengan jadwal dan data penerima. Program tersebut menunjukkan upaya pemerintah memperluas jangkauan bantuan pangan kepada masyarakat di berbagai daerah.
Bantuan Pangan Diharapkan Tepat Sasaran
Pemerintah menargetkan Bantuan Pangan dapat sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, proses pendataan penerima dan distribusi menjadi bagian penting dalam program.
Di Kelurahan Lidah Kulon, sebanyak 495 penerima masuk dalam daftar penerima bantuan. Mereka masing-masing mendapatkan 30 kilogram beras untuk alokasi tiga bulan.
Sementara itu, jumlah penerima di Kota Surabaya mencapai 184.313 orang. Di Jawa Timur, pemerintah mencatat 5.690.353 Penerima Bantuan Pangan.
Secara nasional, sekitar 33,24 juta penerima memperoleh bantuan beras dengan total alokasi sekitar 997,2 ribu ton.
Melalui kerja sama antara pemerintah dan BULOG, program Bantuan Pangan diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus memperkuat dukungan pemerintah terhadap ketahanan pangan nasional.













