Jakarta, Berita Nusantara 89. Nadiem Makarim kini mendapat perhatian media internasional. Sejumlah media asing menyoroti dugaan penyalahgunaan wewenang dalam perkara yang sedang berproses di Pengadilan Tipikor ini.
Pemberitaan tersebut membuat kasus Nadiem menjadi sorotan global. Media luar negeri mulai mengikuti perkembangan persidangan dan berbagai tuduhan kepada mantan Menteri Pendidikan itu.
New York Times Mengangkat Kasus Nadiem
Salah satu media dari Amerika Serikat, The New York Times mengangkat tulisan mengenai kasus mantan bos Gojek itu. Media tersebut menilai kasus Nadiem ini memunculkan kekhawatiran penyalahgunaan kekuasan. Lebih jauh adanya potensi otoriter dalam proses penegakan hukum di Indonesia.
Dalam artikelnya, “A Tech Tycoon’s Prosecution Raises Fears of Authoritarian Overreach”, media tersebut menyoroti latar belakang Nadiem. Nadiem sebagai pendiri perusahaan teknologi yang kemudian masuk ke pemerintahan sebelum menghadapi tuntutan hukum.
Sorotan media internasional itu setelah Jaksa Penuntut Umum menuntut Nadiem hukuman 18 tahun penjara di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026). Jaksa juga menuntut denda 1 miliar serta uang pengganti sebesar 5,6 triliun.
Sejumlah Publik Figur Ikut Bersuara
Selanjutnya sejumlah publik figur juga ikut menyuarakan keprihatinannya atas tuntutan 18 tahun dalam kasus. Sosok Maudy Ayunda, Raymond Chin, Ferry IIrwandi, Raline Shah dan Jerome Polin bersuara.
“My heart breaks for Indonesia and its well-meaning, talented people,” tulis Maudy di Instagram storynya. Kemudian Jerome Polin menyoroti bahwa ke depan sosok berintegrotas akan meras tidak aman jika terlibat dalam pemerintahan.
Sedangkan Raymond Chin, menulis, “Rekor tuntutan terbrutal untuk mantan menteri era reformasi. What a show. what a fcked up show.”
Kemudian ada Ferry Irwandi menyatakan bahwa proses ada ketidakbenaran dalam hukum ini. “Saya termasuk keras mengkritik kebijakan Pak Nadiem saat menjabat menteri, tapi melihat bagaimana proses hukum Pak Nadiem terjadi, jelas itu tidak bisa dibenarkan atau diwajarkan,” ungkapnya.
Sedangkan Raline Shah menjadi nama yang ikut ramai seetelah turut memberikan atensi kasus mantan Mendikbudristek di media sosial.
Proses hukum terhadap Nadiem masih terus berjalan dan memasuki tahap penting di pengadilan. Jaksa dan tim kuasa hukum sama-sama bersiap menyampaikan argumentasi mereka dalam sidang lanjutan.
Sementara itu, sorotan media asing akan terus berlanjut hingga majelis hakim mengeluarkan putusan akhir terkait kasus yang menyita perhatian publik tersebut.


















