London, Berita Nusantara 89. Arsenal meraih kemenangan penting saat menghadapi West Ham United Premier League 2025/2026. Bermain di London Stadium, Meriam London menang tipis 1-0 dengan permainan intens dan ketat selama laga. Drama VAR pada masa injury time juga ikut mewarnai.
Hasil ini membuat Arsenal semakin kokoh dalam persaingan perebutan gelar Premier League musim 2025/2026. Sementara itu, West Ham harus kecewa setelah wasit menganulir gol penyeimbang mereka menjelang laga berakhir.
Di papan klasemen, Arsenal menjauh dari kejaran poin Manchester City (79-74), namun City masih memiliki satu laga tunda. Haaland cs akan menjamu Crystal Pallace pada 14 Mei untuk menjaga kans juara.
Arsenal tampil dominan dalam penguasaan bola, namun West Ham mampu memberikan perlawanan disiplin di depan pendukungnya sendiri. Hasil imbang di babak pertama membuat persaingan menuju kemenangan masih terbuka lebar.
Babak I : Arsenal Dominan, West Ham Bertahan Solid
Sejak peluit awal berbunyi, The Gunners langsung mengambil inisiatif serangan. Tim asuhan Mikel Arteta beberapa kali menciptakan peluang melalui kombinasi lini tengah dan serangan cepat dari sisi sayap.
Leandro Trossard hampir membuka keunggulan lebih cepat. Namun, peluangnya masih membentur mistar gawang. Di sisi lain, West Ham mencoba bertahan rapat sambil mengandalkan serangan balik cepat.
Namun, lini pertahanan West Ham tampil cukup disiplin dalam meredam tekanan Arsenal. Tuan rumah juga sesekali melancarkan serangan balik yang mampu merepotkan barisan belakang The Gunners.
Beberapa peluang emas tercipta di sepanjang babak pertama, tetapi belum ada yang mampu dikonversi menjadi gol. Penampilan kedua penjaga gawang juga cukup solid dalam menjaga gawang masing-masing.
Situasi sempat berubah ketika Arsenal kehilangan Ben White akibat cedera pada babak pertama. Pergantian itu membuat keseimbangan permainan tim tamu sedikit terganggu.
West Ham kemudian mulai menemukan ritme permainan. Tuan rumah bahkan nyaris mencetak gol menjelang turun minum. Akan tetapi, David Raya mampu melakukan penyelamatan penting untuk menjaga skor tetap imbang.
Atmosfer pertandingan berlangsung panas karena kedua tim sama-sama membutuhkan poin penting pada fase akhir musim.
Babak II : Gol Trossard Menangkan Arsenal
Arsenal datang ke laga ini dengan target meraih tiga poin penuh demi menjaga peluang juara Premier League. Persaingan ketat dengan Manchester City membuat setiap pertandingan menjadi sangat menentukan.
Memasuki babak kedua, Arsenal kembali meningkatkan intensitas serangan. Mikel Arteta melakukan penyesuaian taktik agar lini tengah kembali stabil.
The Gunners terus berusaha membongkar pertahanan West Ham melalui permainan cepat dan umpan pendek. Namun, hingga babak pertama usai, kebuntuan masih belum terpecahkan.
West Ham sendiri tampak lebih fokus menjaga keseimbangan permainan sambil mencari kesempatan lewat serangan balik cepat. Strategi tersebut cukup efektif menahan agresivitas Arsenal.
Upaya Arsenal akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-83. Leandro Trossard sukses mencetak gol usai memanfaatkan peluang di kotak penalti. Bola sempat berubah arah setelah mengenai pemain lawan sehingga sulit dihentikan penjaga gawang West Ham.
Gol tersebut membuat Arsenal unggul 1-0 dan meningkatkan tekanan terhadap tim tuan rumah.
Drama VAR Injury Time
Ketegangan memuncak pada masa tambahan waktu. West Ham sempat bersorak setelah Callum Wilson mencetak gol penyeimbang melalui kemelut di depan gawang Arsenal.
Namun, wasit menunda pengesahan gol karena VAR melakukan pemeriksaan. Setelah peninjauan cukup panjang, gol tersebut akhirnya dianulir karena dianggap terjadi pelanggaran terhadap David Raya sebelum bola masuk ke gawang.
Keputusan itu memicu protes dari pemain dan pendukung West Ham. Meski demikian, wasit tetap mempertahankan keputusan VAR dan Arsenal berhasil mempertahankan keunggulan hingga laga selesai.
Kemenangan atas West Ham menjadi modal besar bagi Arsenal dalam perebutan trofi Liga Inggris musim ini. Tambahan tiga poin membuat The Gunners semakin percaya diri menghadapi sisa pertandingan.
Sebaliknya, hasil ini menjadi pukulan bagi West Ham yang masih berjuang menjauh dari zona degradasi. Kekalahan dramatis tersebut membuat tekanan kepada tim semakin besar menjelang akhir musim.

















